Connect with us

Lifestyle

Ajari Si Kecil Etika Naik Kendaraan Umum dengan 5 Cara Ini

Menggunakan transportasi umum tidak hanya sekadar mengutamakan keselamatan, tapi juga etika. Ya, selain memberi tahu anak mengenai aturan menggunakan kendaraan umum, orangtua juga perlu mengajarkan anak mengenai etika ketika menggunakan fasilitas tersebut. Apa saja etika naik kendaraan umum yang perlu Anda ajarkan pada anak? Lantas, bagaimana cara mengajarinya?

Cara mengajarkan anak etika naik kendaraan umum

Menggunakan kendaraan umum ketika bepergian bersama anak merupakan sebuah tantangan. Pasalnya, anak kerap kali membuat keributan di dalam kendaraan umum yang dapat mengganggu penumpang lain. Entah itu menangis kencang, berteriak, atau berlari ke sana kemari. Anda pun jadi tidak enak hati jika situasi ini terjadi, bukan?

Maka, Anda perlu mulai mengajarkan anak etika yang benar saat naik kendaraan umum sedini mungkin. Etika adalah pedoman untuk berperilaku, dalam konteks ini mengarah pada penggunaan transportasi umum. Supaya tidak bingung, Anda bisa melihat beberapa caranya berikut ini.

Advertisement

1. Pastikan anak memahami aturan menaiki kendaraan umum

Membicarakan etika naik kendaraan umum berarti ada sangkut pautnya dengan aturan yang berlaku pada setiap transportasi. Jadi, Anda perlu menjelaskan beberapa peraturan dasar yang berlaku sebelum mengajak anak naik kendaraan umum.

Misalnya, memberi tahu anak bahwa di dalam kereta ia tidak boleh makan, minum, membawa benda yang baunya menyengat, atau binatang peliharaan. Tidak hanya lewat kata-kata saja, Anda perlu mencontohkannya secara langsung pada anak.

Ajak anak untuk menaiki kereta, kemudian perlihatkan tanda larangan tersebut. “Coba kamu lihat tanda di atas sana. Gambar itu artinya kamu nggak boleh …” atau “Kamu lihat garis kuning di bawah ini? Ini adalah pembatas. Kamu harus berdiri di belakang garis kuning sementara menunggu kereta datang.”

Tegaskan bahwa aturan tersebut tidak boleh dilanggar karena akan ada konsekuensinya, seperti membayar denda atau ditegur oleh petugas.

Advertisement

2. Biasakan anak untuk tertib

Selain aturan, etika tertib naik kendaraan umum juga harus diajarkan sejak dini. Tujuannya tentu agar semua orang yang menggunakan transportasi umum selalu aman dan nyaman sampai tujuan.

Beberapa contoh tata cara menggunakan transportasi umum, yaitu membeli tiket terlebih dahulu sebelum masuk ke halte, mengantre sebelum memasuki halte, menunggu datangnya bus di area yang disediakan, dan membiarkan orang-orang keluar dari kendaraan dulu sebelum kita masuk.

Agar si kecil tahu tata cara ini, Anda perlu sesekali mengajaknya langsung untuk naik bus umum. Pengalamannya ini dijadikan anak sebagai latihan. Selain naik bus umum, membiasakan anak untuk tertib juga bisa Anda terapkan di tempat lain, seperti supermarket saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

3. Tegaskan padanya agar tidak merusak fasilitas dan mengganggu orang lain

Etika naik kendaraan umum lain yang perlu anak tahu adalah menjaga fasilitas yang ia gunakan dan tidak mengganggu orang lain. Jelaskan bahwa menjaga fasilitas adalah tanggung jawab semua orang. Pasalnya, jika fasilitas tersebut rusak dan tidak bisa digunakan akan merugikan banyak orang.

Advertisement

Contohnya, “Kalo kamu naik angkot, jangan corat-coret kaca atau kursinya, ya. Nanti kotor, kan bikin nggak nyaman. Adek nggak mau, ‘kan, naik angkot yang kotor?” Membuat dialog seperti ini bisa membuat anak memahami aturan dengan lebih baik.

Kemudian, ajari juga pada si kecil untuk menjaga sikapnya selama menaiki transportasi umum. Misalnya, tidak berteriak, bercanda, atau menaikkan kaki di kursi penumpang.

4. Ajari anak untuk memberi tempat duduk pada orang yang membutuhkan

Etika naik kendaraan umum ternyata juga melibatkan empati. Empati adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada posisi seseorang. Tujuannya untuk mengerti apa yang orang lain rasakan dan pikirkan. Kenapa ini diperlukan?

Walaupun fasilitas umum diperuntukkan oleh siapa saja. Namun, ada golongan orang yang diprioritaskan, seperti ibu hamil, lansia, ibu dengan bayinya, dan penyandang disabilitas.

Advertisement

Tunjukkan pada anak bahwa orang yang termasuk pada kriteria tersebut perlu diberi tempat duduk dan dipersilakan untuk naik dan turun dari transportasi umum lebih dahulu.

5. Jadilah model

Agar pembelajaran anak mengenai etika naik kendaraan umum lebih sempurna, ia perlu contoh nyata. Nah, pada saat inilah Anda perlu memerankan diri sebagai model.

Cobalah praktikkan perilaku mentaati aturan, tertib, dan seseorang yang berempati ketika menaiki kendaraan umum. Sosok seperti inilah yang akan dijadikan anak sebagai teladan.

Dengan mengajari anak hal ini, Anda tidak perlu lagi cemas jika ia akan mendapat masalah ketika harus menggunakan transportasi umum untuk pergi ke sekolah atau tempat lainnya sendiri.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional11 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional11 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional1 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer