Connect with us

Lifestyle

Anak-anak Berantem di Rumah, Begini Cara Menghadapinya

Semua orangtua tentu mengharapkan buah hatinya dapat hidup dengan rukun. Namun, kenyataannya banyak orangtua yang kewalahan menghadapi anak-anaknya yang sering berantem. Agar kakak adik tidak bertengkar lagi, apa yang harus dilakukan orangtua? Haruskah mereka dimarahi dan dihukum supaya akur lagi? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Kenapa adik kakak sering bertengkar?

Sungguh senang bukan melihat kakak adik yang hidup rukun? Mereka bermain bersama, makan bersama, dan mengerjakan pekerjaan rumah juga bersama. Meskipun dibesarkan dalam lingkungan yang sama, tidak semua anak dan saudaranya dapat hidup dengan rukun.

Anda mungkin sering memergoki mereka saling pukul atau salah satu di antaranya sudah menangis kencang karena berkelahi berebut mainan. Namun, tahukah Anda apa yang membuat anak dan saudaranya berantem?

Melansir dari laman Kids Health, ada beberapa alasan kenapa kakak adik bertengkar, di antaranya:

Advertisement
  • Bagian dari tumbuh berkembang. Seiring bertumbuh besarnya anak, ia semakin memiliki insting untuk melindung apa yang mereka miliki. Selain itu, mereka juga sedang belajar untuk menegaskan keinginan mereka sehingga cenderung menjadi agresif.
  • Tingkat emosi anak. Suasana hati dan kemampuan beradaptasi memainkan peran besar pada perilaku anak. Contohnya, sang kakak yang merasa iri dengan adiknya yang terlihat lebih disayang. Biasanya, ini rentan dialami kakak adik yang selisih usianya tidak berbeda jauh.
  • Mencontoh orang di lingkungannya. Orangtua yang sering bertengkar membuat anak melakukan hal yang sama untuk menyelesaikan masalah dan perselisihan.

Tips menghadapi anak-anak yang berantem

Hubungan dengan saudara memberi peluang bagi anak untuk membela diri, mengasah kemampuan dan potensi dalam diri, serta bergaul dengan orang lain. Namun, hubungan ini tidak akan selalu berjalan mulus, ada kalanya mereka bersaing dan bertengkar.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa cara Anda menghadapi anak-anak yang berantem di rumah rupanya bisa memicu mereka bertengkar lebih sering jika keliru? Contohnya, anak yang kurang perhatian orangtua akan menggunakan perkelahian sebagai cara mendapatkan perhatian orangtua.

Bila orangtua tidak mengubah sikapnya, anak akan semakin terpacu untuk membuat masalah. Tidak hanya bertengkar dengan saudaranya, tapi juga dengan teman lainnya di rumah maupun di sekolah.

Supaya tidak salah langkah dalam menghadapi anak-anak yang berantem, ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

1. Lihat situasinya, jangan langsung terlibat

Advertisement

anak kurang vitamin kekurangan vitamin pada anak

Saat anak berantem, jangan langsung bergegas melerai anak. Tidak semua pertengkaran berakhir dengan aksi saling pukul, jambak, atau gigit. Ada kalanya, Anda perlu memberi waktu bagi anak untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Namun, bila salah satunya mulai terlihat agresif, keberadaan Anda sangat dibutuhkan sebagai pemisah supaya pertengkaran tidak bertambah parah.

2. Jangan biarkan anak saling berkata kasar

penyebab anak nakal

penyebab anak nakal

Saat bertengkar, si kecil mungkin akan beradu mulut, ia bahkan bisa saja mengejek satu sama lain, dengan kata-kata yang kasar.

Keluarnya perkataan yang tidak baik ini bisa memperkeruh suasana dan membuat amarah anak semakin bergejolak.

Advertisement

Ketika hal ini terjadi, fokuslah pada perasaan yang mungkin anak Anda rasakan dibandingkan memarahinya karena menggunakan kata-kata yang kasar. Misalkan Anda mendengar sang adik mengejek sang kakak “jahat” karena tak meminjamkan mainannya. Anda bisa berkata, “Adek bosan ya main sendirian?” dibandingkan memarahinya karena menggunakan kata “jahat”.

Membantu anak mengekspresikan apa yang ia rasakan juga bisa membantu saudaranya untuk mengerti satu sama lain lebih baik. Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak memang masih sulit untuk memahami sesuatu yang dirasakan oleh orang lain sehingga perlu dibantu dalam menyampaikannya.

Tak hanya itu, menunjukkan bahwa Anda memahami apa yang mereka rasakan juga dapat membuat mereka merasa lebih baik dan tenang.

3. Pisahkan jika anak sudah mulai “main” fisik

Sumber: Freepik

Saat Anda mendapati anak-anak yang berantem mulai melakukan penyerangan fisik, inilah saatnya Anda memisahkan salah satunya dari ruangan tersebut. Biarkan mereka berada di ruangan berbeda hingga mereka tenang.

Advertisement

Setelah suasananya mereda, jangan fokus mencari tahu kesalahan apa yang dilakukan anak. Justru, mintalah sang anak untuk saling memaafkan satu sama lain.

Terapkan metode “win-win solution” sehingga anak harus bekerja sama untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tidak mudah memang menghadapi anak-anak yang bertengkar. Namun, cara Anda menghadapinya ternyata berimbas pada perilaku anak di masa depan. Pasalnya, tindakan Anda akan memberi mereka contoh dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. 

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer