Connect with us

Lifestyle

Antibiotik untuk Jerawat yang Biasa Diresepkan Dokter

Jerawat dapat mengurangi estetika wajah dan menurunkan kepercayaan diri. Selain itu, bengkak akibat jerawat juga kerap terasa sakit. Meski ada banyak cara mudah untuk menghilangkan jerawat, mungkin ceritanya sedikit berbeda jika jenis jerawat Anda parah. Untuk kasus yang parah, obat antibiotik bisa menjadi salah satu pilihan pengobatannya. Namun, apa saja antibiotik yang bisa digunakan untuk mengobati jerawat? Simak daftarnya berikut ini.

Daftar antibiotik untuk mengobati jerawat

Jerawat terbentuk karena pori-pori kulit yang tersumbat oleh kotoran, minyak (sebum), dan sel kulit mati. Kondisi ini bisa menimbulkan peradangan atau mengundang bakteri Propionibacterium acnes untuk menginfeksi kulit. Akhirnya, akan ada tonjolan di bawah permukaan kulit yang disertai kemerahan.

Nah, untuk menghentikan infeksi dari bakteri dan mengurangi kemerahan, Anda bisa menggunakan antibiotik. Obat ini tersedia dalam bentuk topikal dan oral.

Biasanya pengobatan ini direkomendasikan untuk mengatasi jerawat sedang maupun parah. Lebih jelasnya, mari bahas satu persatu antibiotik yang umumnya digunakan untuk mengobati jerawat. Di antaranya:

Advertisement

Antibiotik oles (topikal)

cuci muka dengan sabun mandi

Antibiotik ini digunakan dengan cara dioleskan ke area kulit yang berjerawat. Meski cukup ampuh, obat ini tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi jerawat. Anda perlu menerapkan obat lain, seperti benzoil peroksida dan retinoid agar lebih efektif dan mencegah terjadinya resisten antibiotik.

Melansir dari Mayo Clinic, antibiotik dengan obat lain tidak boleh digunakan secara bersamaan pada satu waktu. Anda perlu mengatur pemakaiannya, misal mengoleskan retinoid di pagi hari kemudian antibiotik di malam hari.

Berikut ada beberapa obat antibiotik topikal yang bisa Anda gunakan, seperti:

Advertisement

1. Clindamycin

Obat ini bekerja dengan membunuh bakteri yang terperangkap di pori-pori kulit. Dengan begitu, Anda bisa mencegah pertumbuhan jerawat baru yang mengganggu. Sebelum menggunakan antibiotik untuk jerawat ini, bersihkan wajah Anda lebih dahulu dengan sabun dan air hangat.

Kemudian, bilas hingga bersih dan keringkan dengan handuk lembut. Tunggu selama 30 menit, lalu oleskan pada area kulit yang berjerawat dan area sekitarnya untuk mencegah keluarnya jerawat baru.

Antibiotik ini mengandung alkohol, sehingga akan menimbulkan sensasi menyengat atau terbakar di kulit. Hindari pemakaian obat di dekat mata, lubang hidung, atau bibir.

Selama pemakaian clindamycin, Anda disarankan untuk tidak mencuci muka terlalu sering karena dapat mengeringkan kulit dan memperburuk jerawat.

Advertisement

2. Erythromycin

Cara kerja obat ini sama dengan antibiotik untuk jerawat lainnya, yakni membunuh bakteri penyebab jerawat. Selain itu, antibiotik ini dapat mengurangi peradangan sehingga gejalanya jadi lebih ringan.

Pada beberapa merek, erythromycin mengandung zink asetat yang membantu memulihkan kulit dari jerawat. Untuk mengobati jerawat, obat ini biasanya digunakan bersama dengan retinoid. Pada beberapa kasus, obat ini digunakan bersamaan dengan antibiotik oral.

Anda bisa menggunakan obat ini setelah membersihkan wajah. Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang berjerawat, namun hindari area dekat mata, lubang hidung, dan mulut. Bila kulit Anda sedang terkelupas, jangan pakai antibiotik ini. Jadi, biarkan kulit Anda pulih dan membaik selama beberapa hari.

Antibiotik minum (oral)

meminum-obat-batuk

meminum-obat-batuk

Obat ini umumnya berbentuk kapsul yang harus diminum sesuai dosis. Sebenarnya, obat yang telah disebutkan sebelumnya, yakni clindamycin dan erythromycin tersedia juga dalam bentuk oral. Namun, orang-orang lebih sering menggunakannya dalam bentuk topikal.

Advertisement

Penggunaan antibiotik oral biasanya diperuntukkan bagi orang yang mengalami efek samping fisik jika diaplikasikan ke kulit, contohnya sensasi panas yang muncul di kulit.

Berikut ini ada beberapa obat antibiotik oral yang bisa Anda gunakan untuk mengobati jerawat, seperti:

1. Tetracycline, termasuk minocycline atau doxycycline

Antibiotik ini bekerja dengan memperlambat pertumbuhan bakteri jerawat dan mengurangi peradangan. Biasanya, obat ini menjadi pilihan utama dibanding antibiotik oral lainnya untuk mengobati jerawat.

Jika tetracycline tidak ampuh, Anda bisa beralih ke antibiotik oral lain yang lebih kuat, seperti clindamycin dan erythromycin. Penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan dokter agar dosis yang diminum sesuai.

Advertisement

Dokter akan melihat kondisi jerawat Anda lebih dahulu, kemudian mempertimbangkan dosis dari 250 mg hingga 500 mg sebanyak 2 kali sehari. Dosis tinggi biasanya diresepkan untuk kondisi jerawat yang parah, kemudian dosisnya akan dikurangi setelah jerawat membaik.

Tetracycline biasanya diresepkan dengan obat topikal, seperti retinoid atau asam azelaic sehingga Anda tidak perlu meminumnya rutin setiap hari.

2. Azithromycin

Obat antibiotik ini menjadi alternatif tetracycline untuk mengobati jerawat. Kandungan antibakteri dan antiradangnya dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat sekaligus mengurangi keparahan gejala.

Studi pada World Journal of Plastic Surgery tahun 2019 menunjukkan efektivitas azithromycin dengan antibiotik lain dalam mengobati jerawat.

Advertisement

Periset menemukan penggunaan azithromycin oral dengan erythromycin topikal jauh lebih efektif mengobati jerawat ketimbang tetracycline dengan erythromycin topikal. Obat ini juga diketahui lebih efektif mengurangi peradangan ketimbang tetracycline.

Meskipun lebih efektif, antibiotik ini lebih umum dijadikan obat cadangan. Bila tetracycline tidak menunjukkan perubahan yang baik pada kulit berjerawat, Anda akan diresepkan antibiotik ini.

3. Trimethoprim-sulfamethoxazole

Pilihan antibiotik selanjutnya untuk mengobati jerawat adalah trimethoprim-sulfamethoxazole. Obat ini biasanya digunakan jika tetracycline maupun erythromycin tidak memberikan hasil yang efektif untuk mengobati kulit berjerawat.

Sama seperti antibiotik lainnya, obat ini bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat serta menghambat pertumbuhannya. Penggunaan trimethoprim tunggal diketahui kurang efektif mengatasi peradangan kulit akibat jerawat, sehingga perlu dikombinasikan dengan sulfamethoxazole agar lebih efektif.

Advertisement

Aturan pakai antibiotik untuk mengobati jerawat

pergi ke dokter kandungan

pergi ke dokter kandungan

Antibiotik memang efektif untuk mengobati jerawat. Namun, penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

Ketika Anda diberikan antibiotik untuk mengobati jerawat Anda, dokter akan meresepkannya untuk jangka waktu pemakaian sesingkat mungkin guna mencegah bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik.

Menggunakan antibiotik tanpa pengawasan dokter bisa meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Itu artinya, bakteri semakin kebal dengan antibiotik yang Anda gunakan sekarang sehingga harus diganti dengan antibiotik lain yang lebih kuat.

Di sisi lain, dokter biasanya juga dapat meresepkan obat-obatan lainnya untuk mendukung kerja antibiotik menghilangkan jerawat. Misalnya, benzoil peroksida atau gel adapalen yang seringkali ikut diresepkan bersama dengan antibiotik. Selalu beri tahu dokter jika Anda menggunakan obat lain untuk menghindari interaksi obat.

Advertisement

Agar dokter kulit dapat melihat apakah pengobatannya berhasil atau tidak, selalu tepati janji konsultasi lanjutan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport9 jam ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Jabodetabek14 jam ago

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Nonton Persib vs Garudayaksa FC di Pakansari Bogor

Sport17 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Selasa 27 Oktober: PSS Sleman vs Borneo FC Samarinda

Sport17 jam ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport17 jam ago

Persija vs Persik Kediri, Shin Tae-yong Bidik Tiga Poin di JIS

Sport17 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Senin 26 Oktober: Persebaya vs Madura United, Bhayangkara FC vs PSM Makassar, dan Persija vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Garudayaksa FC vs Persib Bandung 1-2

Sport2 hari ago

Arema FC Hajar Dewa United 4-0, Kekalahan Perdana Banten Warriors di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Hasil Arema vs Dewa United 4-0 di BRI Super League 2026/27 Pekan ke-7

Sport2 hari ago

Hasil Pertandingan Persita Tangerang Vs Bali United Berakhir 1-1

Nasional3 hari ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangerang Selatan3 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional3 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek3 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek4 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan5 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan5 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional5 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Jabodetabek4 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Populer