Connect with us

Lifestyle

Apakah Susu Rendah Laktosa Aman untuk Pengidap Intoleransi Laktosa?

Orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa tidak bisa mengonsumsi susu hewani karena tubuh mereka tidak bisa mencerna gula laktosa yang ada dalam susu. Maka itu, mengonsumsi susu maupun produk olahannya justru akan memicu berbagai gejala intoleransi, seperti sakit perut, kembung, diare, hingga mual dan muntah. Meski begitu, tidak dapat dipungkiri cukup sulit untuk benar-benar menghindari susu karena sangat umum diolah menjadi banyak macam hidangan. Lantas, apa bisa mengganti susu biasa dengan susu rendah laktosa?

Apa itu susu rendah laktosa (low lactose milk)?

Susu rendah laktosa adalah susu sapi yang kadar laktosanya lebih sedikit dari seharusnya. Susu ini diolah menggunakan proses hidrolisis untuk memecah sebagian besar molekul laktosa.

Kemudian susu akan ditambahkan enzim laktase dan dipasteurisasi. Enzim laktase tambahan itu nantinya akan memecah lebih banyak laktosa yang masih tersisa. Setelah proses ini selesai, susu akan disimpan selama dua puluh empat jam. Ketika laktosanya sudah berkurang cukup banyak, susu akan kembali melewati proses pasteurisasi untuk menghentikan aktivitas enzim laktase.

Advertisement

Hasil akhir dari susu ini setidaknya hanya mengandung 30% laktosa. Sementara itu versi lactose free milk 99% bebas laktosa. Susu bebas laktosa (lactose-free) diolah dengan prosedur yang sama, namun ditambahkan enzim laktase yang lebih banyak dan dipasteurisasi lebih lama sampai kandungan laktosanya habis.

Apakah susu rendah laktosa aman untuk orang intoleransi laktosa?

Tubuh orang yang memiliki intoleransi laktosa tidak bisa memproduksi cukup enzim laktase. Padahal, laktase diperlukan untuk mencerna keseluruhan laktosa dalam susu. Namun karena jumlah enzim dalam tubuhnya sedikit, konsumsi susu malah akan menimbulkan gangguan pencernaan.

Sejatinya, orang dengan intoleransi laktosa disarankan untuk membatasi dan bukan sama sekali menghindari susu atau produk olahannya. Pasalnya, nutrisi dalam susu tetap penting dan dibutuhkan oleh tubuh. 

Menurut penelitian dari jurnal Nutrients tahun 2018, orang yang intoleran dapat mengonsumsi susu rendah laktosa sebagai cara menyiasati masalah ini. Umumnya dokter pun akan menganjurkan Anda minum susu rendah laktosa.

Advertisement

Kadar laktosa dalam susu low lactose jauh lebih rendah dari susu sapi biasa sehingga akan lebih mudah dicerna tubuh. Orang dengan intoleransi laktosa rata-rata dapat mencerna 12-15 gram laktosa per hari. Ini adalah takaran laktosa dalam jumlah yang sangat sedikit.

Kandungan nutrisi dan vitamin dalam susu sapi biasa, susu rendah laktosa, maupun susu bebas laktosa pun sebetulnya tetap sama sehingga Anda tidak perlu khawatir kekurangan.

Selain susu rendah laktosa, susu apa lagi yang bisa dikonsumsi?

Jika Anda kesulitan menemukan susu rendah laktosa di area tempat tinggal Anda, susu olahan dari bahan nabati dapat menjadi alternatif pemenuhan gizi yang sama baiknya.

1. Susu almond

Susu almond adalah susu nabati rendah laktosa. Susu ini terbuat dari olahan kacang almond utuh, mentega almond, dan air.

Advertisement

Tekstur susunya lebih cair daripada susu sapi biasa, dan rasanya agak manis. Itu kenapa susu almond juga sering ditambahkan sebagai pemanis kopi atau teh, sebagai campuran smoothie.

Susu almond tergolong rendah kalori, protein, dan karbohidrat dibanding susu sapi. Satu cangkir susu almond seukuran 240 ml tanpa pemanis mengandung 30-35 kalori, 2,5 gram lemak, 1 gram protein dan 1-2 gram karbohidrat. Namun susu almond tinggi kandungan vitamin E yang dikenal sebagai penangkal radikal bebas.

Agar manfaatnya terasa lebih optimal, pilihlah susu yang terbuat dari 7-15% kacang almond murni.

2. Susu kedelai

Susu kedelai juga dapat menggantikan susu sapi yang rendah laktosa. Kandungan protein dalam susu kedelai dinilai setara dengan susu sapi. Kandungan kalsiumnya juga cukup tinggi, sekitar 500 mg kalsium per satu gelas sajian.

Advertisement

Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, mengonsumsi protein kedelai setiap hari dapat menurunkan kolesterol jahat LDL sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang punya kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

Uniknya lagi, susu kedelai mengandung antioksidan jenis isoflavon yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh dan berpotensi membantu mencegah kanker. 

3.  Susu oat (gandum)

Susu oat alias susu gandum dapat menjadi alternatif dari susu rendah laktosa. Rasa susu oat rata-rata lebih manis dan ringan di lidah. Sama seperti susu lainnya, Anda bisa memakai susu ini untuk campuran sereal atau smoothie.

Susu ini pada dasarnya terbuat dari campuran gandum dan air. Namun, beberapa produsen susu oat mungkin menambahkan minyak, garam, dan buah kurma untuk menghasilkan rasa dan tekstur susu yang diinginkan. 

Advertisement

Satu gelas susu oat yang setara 240 ml mengandung 140-170 kalori, 4,5–5 gram lemak, 2,5–5 gram protein dan 19–29 gram karbohidrat. Dilihat dari jumlahnya, kalori dalam susu gandum sama dengan susu sapi. Namun, kandungan karbohidratnya 2 kali lipat dari susu sapi. 

Ingat, selain dari susu rendah laktosa, Anda juga disarankan mengonsumsi makanan lainnya untuk mempermudah kerja pencernaan mencerna dan menyerap laktosa.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer