Lifestyle
Bahan Kimia Sunscreen Dapat Menyerap ke Kulit, Berbahayakah?

Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa menyebabkan sunburn. Kasus terburuknya, bahkan dapat memicu terjadinya kanker kulit. Itulah sebabnya, Anda perlu memakai sunscreen (tabir surya). Namun, studi baru-baru ini melaporkan jika bahan kimia pada sunscreen dapat masuk ke kulit dan mengalir dalam darah. Lantas, apakah ini berbahaya untuk kesehatan?
Studi: bahan kimia sunscreen dapat masuk ke darah
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of American Medical Association (JAMA) tahun 2019 menemukan fakta baru mengenai tabir surya. Beberapa bahan kimia dari losion tersebut diketahui dapat menyerap ke dalam kulit, di antaranya:
- Avobenzone
- Oxybenzon
- Octocrylene
- Ecamsule
Peneliti mengamati sampel data dari 24 orang dewasa yang diminta memakai sunscreen sebanyak 4 kali sehari selama 4 hari. Tabir surya yang digunakan tersedia dalam berbagai bentuk, lotion, krim, atau semprot.
Tujuannya, untuk mengetahui seberapa banyak bahan kimia sunscreen yang diserap kulit dan bagaimana bahan kimia tersebut dapat bergerak dalam aliran darah selama losion digunakan.
Hasilnya menunjukkan bahwa konsentrasi bahan kimia meningkat dari hari pertama hingga hari keempat pemakaian tabir surya. Ada juga beberapa bahan kimia yang terus berada dalam darah, meski penggunaan tabir surya sudah dihentikan.
“Ya, semua tabir surya, dapat masuk dan menyerap ke dalam kulit pada tingkatan tertentu,” ujar Richard Tirbek, seorang ahli kulit di Advance Dermatology, seperti dikutip dari laman Health Line.
Ia kemudian menambahkan, “Bahan kimia penghalang sinar UV cenderung bersifat aditif, yang memungkinkan zat menyebar ke dalam kulit lebih mudah. Begitu juga dengan alkohol dalam bentuk losion atau semprotan aerosol akan mudah masuk ke dalam kulit jika digunakan pada kulit yang panas, berkeringat, atau sedang iritasi.”

Lantas, apakah ini berbahaya?
Beredarnya hasil studi ini tentu meresahkan masyarakat. Untuk itu, dr. Tanya Nino, dokter kulit dari Rumah Sakit St. Joseph di California berpendapat bahwa para pengguna tabir surya tidak perlu panik.
Menurutnya, penelitian baru tersebut belum sempurna dan perlu diuji lebih lanjut. Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan yang berbasis di Amerika (FDA) juga belum menetapkan bahwa ada efek berbahaya yang dihasilkan oleh bahan kimia dari tabir surya.
Penelitian baru tersebut juga dianggap masih memiliki kekurangan, yaitu:
- Penelitian tidak dirancang untuk menguji perbedaan penyerapan bahan kimia sunscreen pada jenis kulit dan usia tertentu.
- Selama penggunaan tabir surya, peserta tidak terpapar sama sekali dengan panas, sinar matahari, maupun kelembapan. Padahal ketiga faktor tersebut dipercaya dapat mengubah tingkat penyerapan bahan kimia pada kulit.
Jadi, apakah pakai sunscreen itu aman?
Meski studi menemukan bahwa bahan kimia dapat menyerap ke dalam kulit dan mengalir di aliran darah, American Association of Dermatology menyebutkan bahwa pemakaian tabir surya masih tetap aman.
Sunscreen bahkan menjadi kunci untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Bila Anda menggunakan tabir surya dengan kandungan SPF-30 atau lebih tinggi, Anda juga akan mendapatkan manfaat lain, yaitu:
- Mengurangi risiko terjadinya kanker kulit yang disebabkan oleh paparan sinar UV yang berlebihan.
- Mencegah kulit terbakar atau penurunan warna kulit (hiperpigmentasi).
- Mengurangi timbulnya tanda-tanda penuaan pada kulit, seperti bintik hitam dan kerutan
Yang perlu Anda perhatikan adalah kandungan dari sunscreen. FDA menyebutkan bahwa bahan titanium dioksida dan zink oksida sangat aman untuk dipilih. Sementara itu, hindari sunscreen yang mengandung PABA (Para-aminobenzoic acid) atau tolamin salisilat.
Kabartangsel.com
Hukum3 hari agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Sport5 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman
Sport5 hari agoPersita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick
Banten6 hari agoPelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif
Nasional6 hari agoFISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif
Sport4 hari agoHasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini











































