Connect with us

Lifestyle

Berbagai Penyakit yang Timbul Akibat Komplikasi Kanker Hati

Bagi para penderita kanker hati, mengalami gejala-gejalanya saja sudah menyakitkan, apalagi terkena komplikasinya. Komplikasi yang disebabkan oleh kanker hati dapat terjadi sebelum dan sesudah operasi. Nah, agar Anda lebih waspada, berikut ini berbagai risiko yang bisa Anda alami ketika menderita kanker hati.

Kanker hati merusak sebagian besar organ tubuh

Kanker hati terjadi ketika pertumbuhan sel-sel pada hati menjadi tidak normal. Penyakit ini jelas berbahaya.

Mengapa? Organ hati memegang peranan penting dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya lainnya. Nah, jika sel kanker berhasil menguasai liver, tentu saja kondisi ini membuka peluang terjadinya komplikasi kanker hati karena fungsi pembersihan racun tidak berjalan dengan baik.

Advertisement

Komplikasi kanker hati yang mungkin timbul

Seperti beberapa penyakit lainnya, kanker hati juga dapat menyebabkan komplikasi. Beberapa di antaranya yang tak bisa Anda sepelekan, antara lain:

1. Anemia

anemia defisiensi vitamin adalah

anemia defisiensi vitamin adalah

Komplikasi yang paling umum terjadi akibat kanker hati adalah anemia. Sel darah merah yang menurun drastis pada penderita kanker hati terjadi akibat perdarahan karena kurangnya darah yang membeku.

Gejala awal yang ditimbulkan oleh anemia bisa berupa sulit bernapas, demam, nyeri di dada, hingga pembengkakan pada tangan dan kaki.

Jika Anda seorang penderita kanker hati dan mengalami gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda untuk perawatan lebih lanjut

Advertisement

2. Saluran empedu rusak

menjaga kesehatan empedu

menjaga kesehatan empedu

Sebagai penghasil cairan empedu, sel kanker yang ada di hati tentu akan memengaruhi empedu pada tubuh Anda. Saluran empedu terletak dekat dengan hati, sehingga tidak menutup kemungkinan sel-sel jahat kanker juga turut merusak jalur empedu ke kantung empedu.

Berikut ini adalah gejala yang menandakan bahwa saluran empedu Anda rusak.

  • Mual dan muntah
  • Sering mengalami nyeri pada perut bagian kanan atas.
  • Penyakit kuning
  • Gatal-gatal

Berkonsultasilah ke dokter apabila Anda mengalami tanda-tanda di atas. Komplikasi akibat kanker hati yang stau ini juga perlu mendapatkan perhatian yang serius.

3. Hipertensi portal

mencegah hipertensi tekanan darah tinggi

mencegah hipertensi tekanan darah tinggi

Salah satu komplikasi dari kanker hati adalah hipertensi portal. Hipertensi portal terjadi ketika darah sulit mengalir melalui pembuluh darah kecil menuju pembuluh darah besar.

Kondisi ini menyebabkan adanya tekanan pada pembuluh vena dan pembuluh darah lainnya, seperti yang ada di kerongkongan.

Advertisement

Terkadang, hipertensi portal menyebabkan perdarahan hebat hingga membuat penderita kanker hati muntah darah atau darahnya mengalir lewat usus mereka.

Itu sebabnya, hipertensi portal memerlukan pengobatan yang cepat dan tepat.

4. Hiperkalsemia

Selain mengalami komplikasi berupa hipertensi, penderita kanker hati juga rentan kelebihan kalsium di dalam tubuh mereka (hiperkalsemia). Kondisi ini ternyata bisa disebabkan oleh beberapa hal yang terkait kanker, yaitu:

  • Sel kanker telah menyebar ke tulang dan membuatnya menjadi terurai sehingga terjadi peningkatan kalsium dalam darah.
  • Terpengaruhnya kerja ginjal yang terbiasa membuang kalsium yang berlebih di dalam darah.
  • Tumor memproduksi protein yang perannya hampir mirip dengan hormon paratiroid, yaitu hormon yang bertugas melepaskan kalsium ke dalam darah.

Gejala hiperkalsemia akibat komplikasi kanker hati yang mungkin Anda rasakan antara lain sering mual dan muntah, lemah otot, hingga kematian bila tidak ditangani dengan cepat.

5. Sindrom hepatorenal

Sindrom Hepatorenal adalah

Sindrom Hepatorenal adalah

Sindrom hepatorenal adalah penyakit yang disebabkan oleh gagal ginjal dan gangguan hati tingkat lanjut. Komplikasi yang dapat muncul dari kanker hati ini harus segera ditangani karena dapat membahayakan nyawa Anda.

Advertisement

Sindrom ini terjadi karena adanya perubahan pembuluh darah dan berkurangnya pasokan darah menuju ginjal. Sebanyak 40% orang yang menderita kanker hati biasanya juga mengalami sindrom hepatorenal.

6. Ensefalopati hepatik

Ensefalopati Hepatik adalah

Ensefalopati Hepatik adalah

Terjadinya perubahan kepribadian, psikologis, dan sistem saraf ternyata juga bisa muncul akibat komplikasi kanker hati. Kondisi yang disebut ensefalopati hepatik ini dipicu oleh tingginya kadar amonia yang ada di tubuh.

Kadar amonia yang tinggi disebabkan oleh hilangnya fungsi hati sebagai pemecah amonia, sehingga membuatnya masuk ke dalam darah menuju otak. Oleh karena itu, penderita kanker hati bisa menderita gangguan otak.

Gejala penyakit ini biasanya berupa bingung dan pikun, suasana hati berubah-ubah, bau mulut, pembengkakan pada kaki dan perut, hingga penurunan kesadaran.

Advertisement

Umumnya, penyakit ini bisa diobati, tetapi tingkat kesembuhannya tergantung pada seberapa jauh sel kanker menyebar.

Pengobatan kanker hati yang bisa menimbulkan komplikasi

Siapa yang tak ingin mendapatkan kesembuhan setelah divonis? Itu sebabnya, penderita kanker rela menjalani berbagai pengobatan dan operasi untuk mengangkat tumor dan sel kanker di hati.

Meski bertujuan untuk mengobati, tetap ada risiko yang membayangi ketika operasi atau pengobatan selesai dilakukan. Beberapa komplikasi yang mungkin muncul setelah pengobatan kanker hati dilakukan, yaitu:

  • Infeksi dan perdarahan saat operasi berlangsung
  • Darah menggumpal di kaki Anda atau biasa disebut Deep Vein Thrombosis/DVT
  • Cairan empedu bocor dari hati. Biasanya, hal ini membutuhkan operasi lainnya untuk menghentikan kebocoran tersebut.
  • Penyakit kuning
  • Fungsi hati Anda tidak kembali berjalan normal (gagal hati).

Untuk mencegah berbagai komplikasi yang mungkin muncul akibat kanker hati, memeriksakan diri ke dokter secara rutin adalah salah satu solusinya. Begitu juga dengan menuruti pengobatan yang dianjurkan.

Dengan begitu, peluang terjadinya komplikasi bisa diminimalisir.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer