Connect with us

Lifestyle

Implan Glaukoma, Pengobatan untuk Mencegah Kebutaan

Glaukoma merupakan salah satu gangguan penglihatan yang dapat menyebabkan kebutaan. Untuk mencegah kebutaan, terdapat beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan, salah satunya implan glaukoma. Lantas, bagaimana prosedur ini dilakukan?

Implan glaukoma, alternatif mengatasi kasus sulit glaukoma

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Riskesdas Kementerian Kesehatan (KEMENKES RI) pada tahun 2007, jumlah pasien pengidap glaukoma mencapai hingga 4,6 per 1.000 penduduk. 

Penyakit yang menyerang penglihatan ini disebabkan oleh adanya peningkatan tekanan pada bola mata. Hal ini terjadi karena adanya penumpukan cairan di dalam mata, yang berujung pada kerusakan saraf mata.

Kerusakan ini bersifat permanen, sehingga penyakit glaukoma tidak dapat disembuhkan secara sempurna dan berakhir pada kebutaan. 

Advertisement

Meski glaukoma tidak dapat disembuhkan, penyebab dari kondisi ini bisa dikontrol sehingga dapat mengurangi risiko kebutaan. Glaukoma umumnya dapat diatasi hanya dengan penggunaan obat-obatan jika kondisinya belum parah.

Tetapi, jika berbagai jenis pengobatan glaukoma tidak berhasil membuat kondisi pasien membaik, dokter akan menyarankan operasi. Salah satu operasi yang dapat dilakukan adalah operasi implan glaukoma.

Implan glaukoma, disebut juga sebagai alat drainase glaukoma, digunakan untuk menghambat atau bahkan menghentikan progres dari penyakit glaukoma. Usaha ini dilakukan agar kondisi pasien tidak berujung pada kebutaan. 

Implan glaukoma dianggap sebagai pilihan pengobatan terakhir jika berbagai jenis pengobatan lain tidak berhasil menurunkan tekanan intraokular, yaitu penyebab utama timbulnya glaukoma. 

Advertisement

Fakta penting mengenai penggunaan implan glaukoma

mencegah glaukoma

Ketika ditemui tim Hello Sehat dalam acara peluncuran produk Virna Glaucoma Implant di Aula IMERI FKUI (26/6), Dr. dr. Virna Dwi Oktariana, Sp.M (K) menguak fakta tentang penggunaan implan glaukoma. 

Ia menyatakan bahwa meski penglihatan pasien dengan glaukoma tidak akan pulih 100%, setidaknya kondisi pasien dapat kembali hingga 80%.

“Implan bisa dipasang pada mata pasien yang sudah kehilangan penglihatan secara menyeluruh, namun bukan untuk mengembalikan penglihatan. Tujuan pemasangan implan hanya untuk mengurangi tekanan pada bola mata,” ujar dr. Virna.

Advertisement

Selain menggunakan implan, pasien yang sudah telanjur buta juga dapat menurunkan tekanan bola mata dengan menggunakan laser. 

Lebih lanjut, dr. Virna juga mengungkapkan bahwa setelah mata pasien glaukoma dipasangi implan, bukan berarti pasien terbebas dari penggunaan obat untuk mengatasi penyakit ini. Semua tetap tergantung pada kondisi pasien.

Ada beberapa kasus yang membutuhkan pengobatan tambahan. Namun, jika tekanan bola mata sudah teratasi dengan baik hanya dengan penggunaan implan, pasien tidak perlu mengonsumsi obat-obatan atau melakukan perawatan pendamping lain.

Siapa saja yang memerlukan implan glaukoma?

glaukoma akibat kortikosteroid

glaukoma akibat kortikosteroid

Dokter yang juga menjabat sebagai sebagai Kepala Divisi Glaukoma Departemen Mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ini mengatakan bahwa implan tidak dipakai untuk menangani kasus glaukoma yang masih ringan. 

Advertisement

Implan ini ditujukan untuk pasien dengan kasus-kasus sulit. Contohnya, pasien mengalami kegagalan operasi trabekulektomi atau obat-obatan tidak mampu membantu secara maksimal.

Selain itu, kondisi glaukoma akibat tekanan darah tinggi, diabetes, dan operasi di bagian mata tertentu, seperti retina dan kornea, juga termasuk kasus yang bisa ditangani dengan implan. 

Kasus lain di mana kondisi pasien sudah diduga akan mengalami gagal operasi sejak awal, merupakan kasus sulit lain yang hanya bisa ditangani dengan implan glaukoma. Umumnya, glaukoma yang terjadi akibat trauma pasca kecelakaan adalah kasus yang akan mengalami kegagalan operasi. 

Apa yang perlu diperhatikan untuk pemasangan implan glaukoma?

penyebab glaukoma

penyebab glaukoma

Sebelum memutuskan apakah seorang pasien memerlukan implan glaukoma atau tidak, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang dokter, antara lain: 

Advertisement

Melihat kondisi pasien

Tidak semua pasien membutuhkan implan, itu sebabnya seorang dokter akan menentukan apakah pasien membutuhkan implan glaukoma atau tidak.

Contohnya, pasien glaukoma bawaan lahir mungkin akan membutuhkan prosedur ini. Dokter akan terlebih dulu menyarankan pengobatan lain sebelum memutuskan menggunakan metode implan. 

Uji klinis

Dokter harus melakukan tahapan ini untuk meningkatkan persentase keberhasilan operasi implan. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah kondisi konjungtiva pasien, apakah memungkinkan untuk diselipkan implan.

“Jika konjungtiva pasien sudah rusak, maka pemasangan implan ini tidak bisa dilakukan,” jelas dr. Virna. 

Advertisement

Pemilihan implan glaukoma

Bahan yang digunakan untuk implan bisa berbeda antara satu dengan yang lain. Umumnya, bahan tertentu cenderung lebih murah dibandingkan bahan lainnya.

Selain itu, ukuran dan bentuk dari implan glaukoma pun bisa jadi berbeda-beda. Dokter harus dapat menentukan ukuran dan bentuk implan yang sesuai dengan kondisi pasien. 

Cara kerja implan glaukoma

Implan glaukoma bekerja dengan cara mengeluarkan cairan dari bola mata. Dengan demikian, tekanan pada bola mata pun dapat berkurang.

Implan ini akan diletakkan atau diselipkan pada lapisan luar mata. Tepatnya di bawah konjungtiva atau lapisan tipis jaringan yang menutupi seluruh bagian, mata selain kornea.

Advertisement

Setelah itu, selang kecil akan dipasangkan ke dalam bola mata melalui implan ini sehingga cairan yang menumpuk di bola mata akan keluar.

Cairan bola mata akan dialirkan melalui selang kecil tersebut ke area mata yang berada di belakang implan. Cairan ini kemudian diserap kembali oleh tubuh sehingga mengurangi tekanan pada bola mata akibat adanya penumpukan cairan. 

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer