Bom bunuh diri di Mapolresta Solo membuat jajaran kepolisian di seluruh penjuru Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Tak terkecuali Polda Banten. Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri menginstruksikan jajarannya untuk lebih waspada terhadap setiap hal. Pasalnya, aksi di Solo jelas menjadikan aparat kepolisian sebagai target.
“Karena itu pengamanan di pos-pos polisi akan ditingkatkan, namun tetap tidak dilakukan secara berlebihan,” ujar Dofiri, Selasa (5/7).
Dofiri melanjutkan, terkait pengamanan sudah dilakukan pihaknya sejak jauh hari seperti melalui Operasi Ramadinya. Namun dengan kejadian di Solo tersebut pihaknya lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Selama ini untuk pengunjung kan tetap dikenai wajib lapor, nanti pun akan ada pemeriksaan, namun tidak berlebihan. Intinya kita tingkatkan kewaspadaan saja,” ujarnya. (fajar)
Banten7 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf













