Connect with us

Lifestyle

Camilan untuk Anak Sebelum Tidur, Seperti Apa yang Sehat?

Wajar saja kalau anak sering merasa cepat lapar, padahal ia mungkin baru saja menyantap makan malamnya. Ini karena perut anak masih sangat kecil sehingga ia tidak mampu menampung banyak makanan sekaligus. Nah, di sinilah pentingnya peran para orangtua untuk memberikan camilan untuk anak di sela-sela jam makannya supaya anak tidak kelaparan, termasuk menjelang tidur.

Kenapa harus memberikan camilan untuk anak sebelum tidur?

Berikan si kecil kesempatan untuk ngemil sebelum tidur, sekalipun ia tidak memintanya. Pasalnya, camilan sehat yang diberikan sebelum tidur ternyata dapat membantu agar anak tidur nyenyak.

Di dalam tubuh anak terdapat hormon leptin dan ghrelin, dua hormon yang mengendalikan rasa lapar. Saat anak makan camilan di malam hari, hormon leptin akan mengirimkan sinyal ke tubuh untuk menekan hormon ghrelin alias hormon lapar sehingga si kecil merasa kenyang.

Advertisement

Sebaliknya, jika anak tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup di malam hari, hormon leptin akan melepaskan hormon ghrelin yang lebih banyak sehingga anak jadi merasa lapar. Akibatnya, anak akan sering terbangun di tengah malam dan sulit tidur nyenyak karena kelaparan.

Dikutip dari Today Parenting, memberikan camilan untuk anak sebelum tidur juga membuatnya lebih kooperatif di pagi hari. Kalau biasanya si kecil susah dibangunkan, sekarang Anda tak perlu tarik urat lagi saat membangunkannya. Anak pun akan lebih siap berangkat ke sekolah dengan hati yang ceria.

Tips menyediakan camilan sehat untuk anak sebelum tidur

camilan untuk anak

Meskipun memberikan camilan sehat sebelum tidur itu baik untuk kesehatan anak, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah memberikan camilan untuk anak dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak, lho.

Untuk menghindarinya, yuk ikuti panduan aman memberikan camilan untuk anak sebelum tidur berikut ini.

Advertisement

1. Berikan setelah anak makan malam

Jangan sesekali memberikan camilan untuk anak pada jam makan malamnya. Ini akan membuat anak lebih tertarik untuk ngemil dan kenyang duluan sebelum sempat makan. Biarkan perut anak mencerna makanannya terlebih dahulu, barulah 1 atau 2 jam setelahnya Anda boleh memberikan camilan untuk anak.

2. Hindari memberikan makanan manis

Banyak orangtua yang berpandangan bahwa camilan adalah makanan manis seperti permen, kue, cookies, dan sebagainya. Hal ini sebenarnya tidak tepat, karena makanan manis justru tidak memiliki nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan anak Anda.

Coba ingat-ingat lagi makanan apa saja yang sudah Anda berikan untuk si kecil hari ini. Apakah ia melewatkan makan buah saat siang hari? Jika iya, berikan buah-buahan sebagai camilan untuk anak sebelum tidur. Begitu pula jika si kecil kurang makan sayur, berikan wortel atau kentang rebus favorit anak sebagai camilannya.

3. Lakukan dengan konsisten

Untuk membentuk pola makan yang sehat dan teratur, buatlah jadwal ngemil yang konsisten untuk si kecil. Jika Anda terbiasa memberikan camilan satu jam setelah anak makan malam, lakukan hal yang sama di hari-hari berikutnya. Ini akan melatih tanggung jawab si kecil dan memberitahukannya kapan boleh ngemil dan kapan harus berhenti ngemil menjelang tidur.

Advertisement

Apa saja jenis camilan untuk anak yang cocok diberikan sebelum tidur?

camilan sehat untuk balita

Setelah mengetahui tips dan trik memberikan camilan untuk anak sebelum tidur, sekarang saatnya Anda memahami jenis camilan yang tepat untuk anak. Bukan cuma menjamin si kecil bisa tidur lebih nyenyak, Anda pun tak perlu khawatir anak akan berisiko obesitas karena kebanyakan ngemil.

Makanan tinggi karbohidrat, seperti kraker gandum dan roti, adalah jenis camilan untuk anak yang paling baik. Elizabeth Pantley, penulis The No-Cry Sleep Solution for Toddlers and Preschoolers, mengungkapkan bahwa makanan tinggi karbohidrat mengandung triptofan, zat kimia pemicu tidur yang dapat membuat tubuh anak jadi lebih rileks menjelang tidur.

Selain itu, makanan tinggi kalsium juga baik untuk diberikan sebagai camilan pengantar tidur. Tidak hanya membantu menguatkan tulang dan gigi anak, camilan ini juga dapat membantu anak Anda merasa kenyang dan siap untuk tidur. Berikan sepotong pisang keju, buah ceri, secangkir yogurt rendah gula, atau segelas susu yang tinggi kalsium sebagai camilan untuk anak sebelum tidur.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Nasional7 jam ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport2 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer