Connect with us

Lifestyle

Cara Mengatasi dan Menngobati Diare di Rumah yang Aman

Bolak-balik BAB lebih dari tiga kali sehari dengan feses yang encer adalah tanda Anda kena diare. Selain itu, gejala lainnya bisa berupa badan lemas, kram perut, dan kembung meski tidak makan. Diare bisa terjadi pada siapa saja, dari anak-anak sampai lansia dewasa sekalipun. Lalu, adakah cara mengatasi diare yang aman di rumah?

Cara mengatasi dan mengobati diare di rumah

1. Minum banyak cairan

Minum banyak cairan menjadi cara mengatasi diare secara alami yang terbukti aman.  

Asupan air diperlukan oleh tubuh selama diare karena gejalanya dapat membuat Anda dehidrasi dan kekurangan cairan. Apabila saat diare Anda sampai terkena dehidrasi, akibatnya bisa berisiko parah.

Advertisement

Cara ini penting bagi semua orang yang kena diare, namun perlu lebih ditekankan pada bayi dan anak kecil serta lansia. Bayi, anak kecil, dan lansia adalah kelompok orang yang rentan mengalami dehidrasi.

Sumber cairan terbaik selama Anda sedang sakit diare adalah air putih. Namun, Anda juga bisa minum minuman elektrolit atau cairan oralit yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Cara mengatasi diare dengan oralit bahkan dikatakan lebih efektif daripada minum air saja.

Jika tidak bisa pergi ke luar rumah, Anda bisa membuat cairan elektrolit sendiri dari campuran air, gula, dan garam. larutan ini dapat membantu usus lebih efisien menyerap kelebihan cairan dalam feses. Alhasil, tekstur feses akan lebih padat dan dapat dikeluarkan lebih teratur.

Cairan elektrolit juga penting untuk meningkatkan aktivitas otak saraf, kontraksi otot, dan pembuatan jaringan baru di dalam tubuh Anda. 

Advertisement

Selama masih diare, hindari minum minuman yang dapat semakin mengiritasi saluran pencernaan, seperti:

  • Minuman berkafein seperti kopi atau teh
  • Alkohol 
  • Minuman berkarbonasi atau minuman bersoda
  • Minuman yang sangat panas

2. Makan makanan sehat rendah serat

Saat diare menyerang, ada baiknya mengonsumsi makanan berkarbohidrat yang rendah serat dengan rasa tawar (hambar; tidak terlalu berbumbu). Ini supaya perut Anda terpicu untuk mual atau mulas akibat rasa yang tawar. Makanan ini juga disarankan karena dapat memberikan energi dan membantu memadatkan tinja.

Cara mengobati diare lewat pola makan yang seperti ini disebut dengan diet BRAT. Diet BRAT dapat membantu menghasilkan lebih banyak feses yang padat. Anda hanya perlu makan:

  • Banana atau  pisang
  • Rice atau nasi (nasi merah atau nasi putih)
  • Apple sauce atau saus apel
  • Toast atau roti tawar panggang (tanpa olesan)

Selain empat jenis makanan di atas, ada pilihan makan berserat lain yang mudah didapat dan diolah sebagai cara mengatasi diare di rumah, seperti:

  • Kentang
  • Selai kacang
  • Daging ayam tanpa kulit

Diet BRAT harus dilakukan dengan benar. Cara mengatasi diare dengan diet BRAT hanya boleh dilakukan untuk 2-3 hari saja sampai frekuensi BAB Anda lebih baik. 

Diet ini tidak boleh dilakukan terlalu lama karena tidak mengandung nutrisi yang cukup dan seimbang untuk tubuh.

3. Mengonsumsi minuman, makanan, atau suplemen probiotik

Mengonsumsi makanan atau minuman probiotik dapat menjadi cara alami untuk mengatasi diare. 

Advertisement

Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Probiotik berguna mendukung kontraksi usus dan membantu melawan infeksi pada saluran pencernaan.

Probiotik dapat Anda temukan dalam yogurt atau makanan fermentasi lainnya, seperti tape atau kimchi dari Korea.

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen probiotik yang dijual di toko obat atau secara online untuk membantu mengobati diare.

4. Hindari makanan yang membuat diare makin parah

Cara mengobati diare agar tidak semakin parah adalah dengan menghindari makanan tertentu.

Advertisement

Makanan yang harus dihindari adalah makanan yang pedas, digoreng, berminyak, dan yang mengandung pemanis buatan (permen, minuman kemasan, dsb). Makanan-makanan ini umumnya tidak bisa dicerna dan diserap dengan baik jika Anda sedang diare. Kopi serta susu dan produk olahannya seperti es krim juga perlu dihindari sampai diarenya sembuh.

Anda juga harus menghindari buah-buahan dan sayuran yang dapat memicu kembung, seperti:

  • Kacang polong
  • Beri 
  • Brokoli
  • Kubis 
  • Kol bunga
  • Buncis 
  • Jagung
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang polong
  • Paprika 

5. Minum teh chamomile

Minum teh chamomile bisa menjadi cara alami untuk mengobati diare yang bisa Anda coba di rumah, ungkap sebuah penelitian dari India.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Medicine Reports ini menunjukkan chamomile dapat membantu mengatasi kembung, sakit perut, dan mual akibat diare. Teh chamomile juga diyakini dapat mempercepat proses penyembuhan diare.

6. Makan dalam porsi kecil

Saat terserang diare, jangan makan dengan porsi yang terlalu banyak. Makan dengan porsi kecil tapi sering menjadi cara mengatasi diare yang aman.

Advertisement

Pasalnya, usus Anda terus dipaksa bekerja ekstra keras selama diare. Apabila Anda menambah beban kerja usus dengan langsung makan banyak, yang ada diare jadi lama sembuhnya. 

7. Ke dokter

Cara paling terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mengobati diare jika tidak sembuh-sembuh adalah ke dokter. Ketika diare berlangsung lebih dari dua hari, jangan segan-segan untuk langsung berobat ke dokter. Apalagi jika Anda sering kena diare.

Diare yang berlangsung lama atau sering kambuh bisa menjadi salah satu gejala dari kondisi penyakit tertentu. Cara dokter mengatasi diare Anda bisa dengan obat antibiotik atau cairan elektrolit, tergantung dari apa penyebab diarenya.

Perlu diperhatikan, Anda jangan sembarangan minum obat diare. Pasalnya, ada beberapa kasus diare yang sebetulnya berfungsi untuk membersihkan tubuh dari bakteri dan virus jahat di pencernaan. Satu-satunya cara untuk mengeluarkan virus dan bakteri tersebut adalah dengan buang air besar cair yang berlebih. 

Advertisement

Maka sebaiknya konsultasi dulu ke dokter sebelum minum obat apa pun.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport8 menit ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport13 menit ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport57 menit ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport1 jam ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport1 jam ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport7 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport7 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport7 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport7 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer