Connect with us

Lifestyle

Cara Mengatasi Inkontinensia Urin, Ketika Anda Tidak Bisa Menahan Pipis

Inkontinensia urin adalah kondisi di mana Anda tidak dapat menahan pipis, sehingga urin keluar tiba-tiba. Meski kondisi ini membuat pengidapnya malu, tapi inkontinensia urin adalah masalah yang umum terjadi pada siapapun, entah itu wanita atau pria. Nah, supaya tidak terus-terusan malu akibat hal ini, Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mengatasi inkontinensia urin dan mencegahnya terjadi lagi.

Bagaimana cara mengatasi inkontinensia urin?

Inkontinensia urin adalah hilangnya kontrol kandung kemih yang menyebabkan kebocoran urin. Berikut cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala dari kondisi ini.

1. Senam kegel

Mungkin Anda sudah sedikit familiar dengan senam yang satu ini. Senam Kegel dapat memperkuat otot panggul yang menopang organ-organ di area tersebut, meningkatkan kontrol kandung kemih, dan mencegah kebocoran urin.

Advertisement

Nah, jika Anda punya otot panggul yang lemah, saat Anda batuk, tertawa, atau bahkan bersin, urin akan keluar tiba-tiba, sehingga tanpa disadari celana Anda sudah basah.

Sebuah penelitian dari University of Otago di Selandia Baru menunjukkan bahwa orang yang melakukan senam kegel rutin, nyatanya 17 kali lebih cepat sembuh dari inkotinensia urin.

Selain itu, senam kegel juga telah terbukti dapat mengatasi inkontinensia urin yang kerap terjadi pada wanita yang memasuki usia menopause.

Cara melakukan senam Kegel

Senam Kegel bisa dilakukan sambil berbaring, duduk, berdiri, atau berjalan kaki. Namun Anda baru pertama kali melakukannya, lebih baik lakukan sambil berbaring dengan menekukkan kedua lutut Anda.

Advertisement
  • Carilah otot panggul bawah Anda terlebih dahulu. Untuk mengetahuinya, Anda dapat mencoba seolah-olah menghentikan keluarnya urine saat buang air kecil. Otot yang dapat menahan urine itu yang disebut dengan otot panggul bawah.
  • Sempurnakan teknik Anda. Kencangkan otot panggul bawah Anda, tahan kontraksi selama lima detik, lalu rileks selama lima detik. Cobalah empat atau lima kali berturut-turut. Berlatihlah agar otot dapat berkontraksi selama 10 detik sekaligus, kemudian rileks selama 10 detik.
  • Usahakan fokus mengencangkan otot dasar panggul Anda untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • Selama mengencangkan otot panggul, jangan menahan napas dan jangan mengencangkan otot perut, paha, dan pantat.
  • Lemaskan kembali otot panggul bawah selama 3 detik.
  • Ulangi tiga kali sehari, dan usahakan untuk melakukan 3 set dan 10 repetisi.

2. Buat catatan kecil

Buatlah catatan dalam buku kecil yang bisa Anda bawa kemana-mana. Buku ini bertujuan untuk mencatat waktu Anda buang air kecil, apakah Anda benar-benar sudah mengosongkan kandung kemih Anda, jarak waktu setiap pergi ke kamar mandi, dan informasi terkait lainnya.

Hal ini bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala dan mengatasi inkontinensia urin.

Selain itu, dalam buku kecil tersebut tulis beberapa hal seperti:

  • Jadwalkan waktu untuk ke kamar mandi. Ini bertujuan mengurangi waktu buang air kecil setiap harinya.
  • Amati jarak waktu Anda ke kamar mandi, secara bertahap perpanjang durasinya.
  • Tunda buang air kecil. Jika Anda merasa ingin buang air kecil, cobalah untuk menahannya sekitar 5 menit. Perlahan-lahan terus menunda rasa ingin pipis sampai Anda bisa mendapatkan durasi waktu ke kamar mandi 3-4 jam.

3. Pertahankan berat badan ideal

Bila Anda punya berat badan berlebihan, maka Anda lebih berisiko mengalami inkontinensia urin. Sebuah penelitian yang menyertakan wanita yang berusia di atas 70 tahun menemukan bahwa wanita dengan berat badan dan indeks massa tubuh ideal memiliki risiko 2 kali lebih rendah untuk terkena inkontinensia urin, ketimbang wanita yang berbadan gemuk.

Nah, supaya indeks massa tubuh tetap ideal, Anda harus menjalani pola hidup sehat, seperti:

  • jalan cepat selama 30 menit pada 5 hari dalam seminggu
  • mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi
  • perbanyak makan buah dan sayur
  • menghindari camilan manis
  • mengurangi lemak jenuh
  • hindari makanan olahan

Jika memang Anda memiliki masalah dengan berat badan, Anda bisa konsultasi dengan ahli gizi supaya bisa dibuatkan perencanaan diet yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

4. Batasi alkohol dan kafein

Minuman beralkohol dan berkafein dapat meningkatkan produksi urin. Jadi,  jika Anda terlalu sering atau banyak minum alkohol dan kafein, kantong kemih akan cepat penuh dan sangat mungkin urin keluar tiba-tiba.

Advertisement

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Urology melaporkan bahwa minum dua cangkir kopi per hari bisa meningkatkan risiko inkontinensia urin pada pria. Dari penelitian tersebut juga diketahui bahwa pria yang mengonsumsi lebih dari 234 miligram kafein setiap hari, berpeluang sebesar 72 persen terkena kondisi ini.

Sementara dari penelitian lain ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi kafein sebanyak 204 miligram atau lebih per hari, berisiko tinggi mengalami gangguan kemih ini.

5. Yoga

Nyatanya, gerakan-gerakan yoga tak hanya baik untuk otot tubuh, tapi juga otot-otot di sekitar kandung kemih. Tentu, jika otot kandung kemih kuat, Anda akan bisa mengendalikan rasa ingin buang air kecil.

Selain menguatkan otot, yoga juga baik untuk Anda yang mudah stres dan tertekan. Dengan cara ini, tubuh akan lebih rileks dan pengelolaan stres jadi lebih baik.

Advertisement

Hal ini ternyata berkaitan dengan masalah kandung kemih ini. Inkontinensia urin disebut-sebut dapat terjadi juga akibat tubuh yang terlalu stres, rasa cemas yang tinggi, dan depresi.

Maka itu, yoga cara yang cukup ampuh untuk mengatasi inkontinensia urin akibat stres.

Jika Anda sudah mencoba berbagai cara di atas, tapi masih belum berhasil, sebaiknya Anda konsultasi ke dokter spesialis urologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat baik dengan obat-obatan maupun tindakan operasi.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Nasional16 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional16 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional1 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer