Tidak ada pemberian gelar kepada Anies Baswedan. Foto yang diunggah sumber adalah ketika Anies menghadiri acara Festival Pecinan Cap Go Meh di Grogol, Jakarta Barat, Sabtu 3 Maret 2018. Aksara mandarin yang dipegang Anies berbunyi “Feng Tiao Yu Shun”. Kalimat itu berisi pribahasa yang berarti “Angin dan Hujan Cocok untuk Pertumbuhan Tanaman”, ini bisa merujuk pada makna perdamaian dunia.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Satire / Konten yang Menyesatkan
=============================================
Akun Joe Paijoe (fb.com/stefanus.robbie.3) menunggah sebuah gambar dengan narasi :
“Haiiiyaaa…Selamat kpd Wan Abud atas gelar Kehormatannya & punya nama Tiong Hoa: “LIEM AY BON”
Panggilannya Engkong Ay Bon
#LemAiBon.”
Serta narasi dalam gambar :
“Anies Diberi Gelar Kehormatan oleh Perkumpulan Tiong Hoa dg Nama Liem Ay Bon”
Di dalam gambar tersebut, tampak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sedang mengangkat semacam kain merah. Kain merah itu bertuliskan aksara mandarin.
Sumber : https://perma.cc/33MZ-9NW4 (Arsip) – Sudah dibagikan 169 kali saat tangkapan layar diambil.
=============================================
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Medcom.id, foto Anies mengangkat kain merah bertuliskan aksara mandarin diambil saat acara Festival Pecinan Cap Go Meh di Grogol, Jakarta Barat, Sabtu 3 Maret 2018.
Foto identik ditemukan pada beberapa situs berita, seperti tayang di Inews.id melalui artikel berjudul “Anies-Sandi Pakai Baju Cheongsam Warna Emas di Festival Cap Go Meh”. Foto serupa juga ditemukan di IDN Times lewat artikel berjudul “Festival Pecinan Cap Go Meh”.
Pada versi foto utuh, tak hanya Anies, mantan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno juga hadir dalam acara tersebut. Terlihat, Sandi juga memegang kain merah bertuliskan aksara mandarin.
Aksara mandarin yang dipegang Anies berbunyi “Feng Tiao Yu Shun”. Kalimat itu berisi pribahasa yang berarti “Angin dan Hujan Cocok untuk Pertumbuhan Tanaman”, ini bisa merujuk pada makna perdamaian dunia.
Sementara itu, aksara mandarin yang dipegang Sandi berbunyi “Guo Tai Min An”. Kalimat ini bermakna “Negara Damai, Rakyat Bahagia”.
Foto Anies memegang kain bertuliskan aksara mandarin adalah benar. Namun, klaim yang menyertai foto tersebut bahwa Anies mendapat gelar kehormatan dan diberi nama tionghoa ‘Liem Ai Bon’ adalah hoaks.
Kabar bohong tersebut masuk dalam kategori satire atau parodi. Konten hoaks jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.

REFERENSI :
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/RkjzLAQk-dapat-gelar-kehormatan-anies-diberi-nama-tionghoa-liem-ay-bon-ini-fakta
https://www.idntimes.com/news/indonesia/helmi/yang-dijanjikan-anies-di-festival-pecinan-cap-go-meh-1/full
https://www.inews.id/news/megapolitan/anies-sandi-pakai-baju-cheongsam-warna-emas-di-festival-cap-go-meh
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif6 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya














