Kabartangsel.com – Tren minum kopi saat ini sudah menjadi gaya hidup. Hal ini terlihat dari semakin menjamurnya bisnis kedai kopi di berbagai daerah di Indonesia. Terutama di kota-kota besar, budaya nongkrong di kedai kopi sudah erat merekat sebagai bagian dari keseharian masyarakat. Seiring dengan kian digandrunginya budaya ngopi, cara penyeduhan kopi ini pun semakin canggih. Menyeruput kopi dengan teknik manual brewing pun menjadi bagian dari tren atau gaya hidup tersendiri.
“Pengolahan dengan mesin menghasilkan kopi yang kental dan agak sedikit keras. Melalui manual brewing, kopi yang dihasilkan lebih lembut dan memiliki cita rasa yang khas,” ungkap Natanael Charis (Co-Owner MG & Co Eatery) di sela-sela workshop Coffee Journey bagi para penggiat bisnis kopi di Kota Bandung yang digelar oleh Ralali.com, Sabtu (11/11/2017).
Bahkan, setiap kedai kopi yang kekinian tak afdol rasanya apabila tidak menyajikan menu kopi manual brewing. Sesuai namanya, manual brewing adalah teknik menyeduh kopi yang dioperasikan secara manual oleh barista. Oleh karena itu, cita rasa dari seduhan kopi tersebut sepenuhnya tergantung pada racikan tangan sang barista. (fid)
Banten1 hari agoDownload SPTJM SPMB Banten 2026
Bisnis7 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis7 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten7 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional7 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis7 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis7 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Banten1 hari agoJuknis SPMB Banten 2026














