Serba-Serbi
Diskusi Masa Depan Mamminasata, Begini Usulan IKA Teknik PWK Unhas


Kabartangsel.com, MAKASSAR — Kawasan Metropolitan Mamminasata telah direncanakan bertahun-tahun silam. Namun, sejauh ini belum menunjukkan hal yang signifikan. Malahan, sejumlah problem baru mulai bermunculan.
Hal ini terungkap dalam Diskusi Publik IKA Teknik PWK Unhas di Ruang Redaksi Harian FAJAR, Sabtu (4 Mei 2019). Hadir sebagai pembicara Wakil Ketua IKA Teknik PWK Unhas, Rimba Arief S.T.,M.Eng, Nurhikmah Paddiyatu, S.T., M.T (Dosen Arsitektur Unismuh Makassar), Fitrawan Umar, S.T., M.Sc. (Departement Environmental and Disaster Mitigation, Indonesian Urban and Regional Research Center), dan Gafar Lakatupa, S.T., M.T (Department Urban and Regional Economis, Indonesian Urban and Regional Research Center).
Dari paparan materi diskusi, IKA Teknik PWK Unhas memberi beberapa saran kepada pemerintah sebagai bentuk kontribusi dalam pembangunan: 1) Pengembangan kota-kota baru di pinggiran Makassar berdasarkan kearifan lingkungan di sekitarnya, 2) Penyediaan kawasan permukiman terpadu di Mamminasata yang terjangkau bagi masyarakat, 3) Penanganan banjir Mamminasata secara terintegrasi, 4) Penegasan batas administrasi di lingkup kawasan Mamminasata, 5) Penelitian ulang tentang lokasi TPA Mamminasata, 6) Penanganan krisis air bersih di Mamminasata, dan 7) Pengelolaan DAS Jeneberang secara terpadu di Mamminasata.
Muttaqin Azikin, selaku pengurus Ikatan Ahli Perencana (IAP) Sulsel, yang hadir sebagai peserta diskusi mengapresiasi kegiatan diskusi IKA Teknik PWK Unhas yang mengangkat tema Mamminasata.
“Jauh sebelum Perpres 55/2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata, wacana tentang aglomerasi perkotaan Makassar dan sekitarnya telah dibahas sekitar 40 tahun yang lalu. Dan sekarang terkesan dilupakan,” katanya.
Fitrawan Umar yang mewakili Indonesian Urban and Regional Research Center mengatakan bahwa Mamminasata tidak boleh mengulang kegagalan yang telah terjadi di Jabodetabek.
Sementara, menurut Wakil Ketua IKA Teknik PWK Unhas, Rimba Arief, hasil diskusi akan ditindaklanjuti agar dapat menjadi perhatian pemerintah Sulawesi Selatan dan pemda terkait. (fo)
Tangerang Selatan4 hari agoIndah Kiat Tangerang Santuni Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
Lifestyle6 hari ago7 Alasan Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Songkran Festival
Otomotif6 hari agoMotor Suzuki Nex II, Pilihan Matic 115cc Terbaik yang Awet dan Nyaman untuk Aktivitas Harian
Bisnis4 hari agoPromo Sunscreen Biore Selama Diskon Ramadhan di Blibli
Pemerintahan5 hari agoRamadan, Pilar Saga Ichsan: Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Pemerintahan2 hari agoPilar Saga Ichsan Lepas Ekspor Perdana Bumbu Masak PT Niaga Citra Mandiri ke Arab Saudi
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Buka Bazar Ramadan 1447 H di Pondok Aren, 11.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga


















