Connect with us

Lifestyle

Efek Trauma Masa Lalu Pada Hubungan Asmara Saat Dewasa

Pacar terlalu cemburuan hingga rasanya Anda bikin gerah dan naik pitam? Tunggu. Tahan dulu amarah Anda. Besar kemungkinan ada alasan tertentu di balik semua sifat dan karakter si dia yang Anda anggap menyebalkan. Bisa jadi segala kelakuannya itu merupakan cerminan dari efek trauma masa lalu. Bagaimana efek trauma masa lalu bisa memengaruhi hubungan asmara saat dewasa?

Efek trauma masa lalu pada hubungan asmara saat dewasa

Efek pernah menjadi korban kekerasan rumah tangga (KDRT) atau trauma masa lalu lainnya, seperti menjadi anak broken home sejak usia sangat belia, tidak hanya sebatas berdampak pada kestabilan emosi si anak tersebut.

Meski sudah bertahun-tahun lamanya, ternyata ingatan akan pengalaman buruk tersebut tidak lantas hilang begitu saja dari memori. Mungkin ada potongan ingatan yang sangat membekas dan terpatri dalam benak, yang kemudian terwujud pada kemunculan karakter atau sifat tertentu.

Advertisement

Dilansir dari Psychology Today, orang yang punya trauma masa kecil cenderung menyembunyikan perasaan, minderan, hingga sulit mengendalikan emosi. Para ahli berpendapat, trauma pengalaman buruk semasa kecil khususnya juga dapat membuat seseorang jadi sulit percaya pada orang lain.

Dampaknya pun bisa merambat pada kemampuan si anak tersebut untuk menjalin hubungan asmara di masa mendatang. Hal ini bukan hanya akan memengaruhi diri sendiri, tapi juga akhirnya pada hubungan asmara Anda dan pasangan kelak. Kenapa?

Trauma masa kecil membuat seseorang mudah cemburuan atau malah posesif

mengatasi pasangan suka mengekang

mengatasi pasangan suka mengekang

Pakar berpendapat bahwa orang yang memiliki trauma hebat semasa kecilnya cenderung selalu merasa insecure. Insecure itu sendiri diartikan sebagai rasa takut berlebihan dan tidak wajar yang menghantui diri sendiri.

Nah, maksud dari rasa insecure dalam hubungan asmara adalah lebih kepada rasa takut akan kehilangan atau ditinggalkan pasangan. Maka, orang-orang yang insecure bisa menjadi sangat protektif atau posesif karena mereka takut kehilangan orang yang dicintainya. Kecenderungan ini mungkin berdasar pada pengalamannya dulu sebagai anak broken home dari orangtua yang bercerai karena perselingkuhan.

Advertisement

Mungkin juga orang tersebut jadi sebaliknya. Efek trauma masa lalu mungkin membuat dirinya jadi seseorang yang pasif, atau malah memiliki kecenderungan main kasar; entah itu secara fisik, psikologis, atau verbal.

Efek trauma masa lalu dirinya pun lama-lama akan memengaruhi kejiwaan pasangannya kelak. Ketika Anda memiliki pasangan yang posesif karena punya trauma (diketahui atau tidak), tentu Anda akan merasa capek sendiri menghadapinya, bukan?

Semua efek negatif akibat trauma masa kecil ini akan menular pada pasangan dan hubungan asmara yang sedang dijalaninya. Akibatnya, akan sulit bagi dirinya untuk mempertahankan sebuah hubungan.

Oleh sebab itu, trauma masa kecil tidak bisa dibiarkan begitu saja dan perlu ditangani agar hubungan asmara Anda juga tak kena imbasnya.

Advertisement

Lantas, apa yang harus dilakukan?

membantu pasangan depresi

membantu pasangan depresi

Untuk mengatasi trauma pada diri sendiri sampai tuntas, Anda butuh bantuan pihak ketiga yang dalam hal ini psikolog atau psikiater.

Tak perlu khawatir karena sekelam apa pun ingatan tersebut, efek trauma masa lalu bisa dihilangkan. Meski luka di masa kecil telah mengubah Anda, masih ada kemungkinan untuk memperbaikinya. Mungkin Anda tidak bisa 100 persen sembuh, tetapi setidaknya bisa mengurangi beban di hati Anda selama ini

Mengubah cara berpikir dengan lewat terapi misalnya sedikit banyak bisa membantu diri Anda untuk pulih dari trauma. Ketika trauma masa kecil dipulihkan, secara perlahan Anda juga bisa mulai membangun hubungan asmara yang lebih sehat dan bahagia.

Namun, Anda juga perlu jujur menceritakan pengalaman semasa kecil Anda pada pasangan. Tidak perlu langsung menjabarkan secara detil. Di awal mungkin akan sulit untuk menceritakan trauma yang selama ini Anda kubur dalam-dalam.

Advertisement

Meski begitu, ingatlah bahwa pasangan berhak tahu pengalaman trauma masa kecil Anda demi sana-sama berusaha mempertahankan hubungan asmara yang dijalani.

Terlebih ketika pasangan tahu apa pemicu sifat Anda, dirinya juga akan tahu bagaimana caranya bersikap dan menghadapi Anda dengan bijak. Tidak menutup kemungkinan dirinya pun akan membantu Anda dengan caranya sendiri.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport1 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer