Connect with us

Lifestyle

Faktor Risiko Diabetes Gestasional yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil

Anda memiliki kadar gula tinggi dan takut terdiagnosis diabetes gestasional? Sebenarnya, faktor risiko diabetes gestasional tidak hanya bisa ditemukan pada ibu hamil dengan kadar gula tinggi, tetapi juga pada ibu hamil yang kadar gula sebelumnya normal. Ada beberapa hal yang perlu dipahami seputar faktor risiko diabetes gestasional pada ibu hamil. Berikut ulasannya.

Bagaimana faktor risiko diabetes gestasional didiagnosis?

Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang dialami ibu hamil karena perubahan hormon.

Kebanyakan wanita yang memiliki faktor risiko diabetes gestasional dan didiagnosa positif diabetes, tidak pernah menderita diabetes sebelumnya.

Advertisement

Kondisi ini memang kerap muncul pada ibu hamil yang bahkan tak pernah memiliki riwayat diabetes. Kondisi diabetes gestasional akan sembuh dengan sendirinya setelah kelahiran bayi.

Meski begitu, bila di kehamilan pertama Anda sudah terkena diabetes gestasional, di kehamilan berikutnya kemungkinan Anda mengalami hal yang sama.

Bahkan, bila sudah terkena sebelumnya, risiko diabetes gestasional  bisa meningkat tujuh kali lipat.

Membedakan penyebab dan faktor risiko diabetes gestasional

Bagi sebagian orang, mungkin sulit membedakan antara penyebab dan faktor risiko. Perlu dipahami bahwa penyebab dan faktor risiko adalah dua hal yang berbeda tapi saling berkaitan.

Advertisement

Istilah faktor risiko bukan termasuk penyebab diabetes saat hamil. Faktor risiko hanya kondisi, kebiasaan, dan hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengidap diabetes gestasional.

Jadi, semakin banyak faktor risiko yang dimiliki, semakin besar peluang untuk terkena diabetes saat hamil. Oleh karena itu, periksakan diri secara rutin jika Anda memiliki faktor yang meningkatkan risikonya.

Faktor risiko diabetes gestasional

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk terkena diabetes saat hamil. Berikut daftarnya dilansir dari Everyday Health:

Wanita di atas 25 tahun

Menurut jurnal Diabetology and Metabolic Syndrome, wanita yang hamil di atas usia 25 tahun cenderung rentan terkena diabetes gestasional. Oleh karenanya, periksakan diri secara rutin jika Anda sedang hamil dan berusia di atas 25 tahun.

Advertisement

Kadar gula darah meningkat

Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah masalah utama dan menjadi faktor risiko diabetes saat hamil. Bila tidak ditangani dengan baik, ibu hamil rentan terkena diabetes gestasional.

Tekanan darah tinggi

Faktor lain yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil berikutnya adalah tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa memengaruhi sekresi insulin dari pankreas dan menuju kadar gula darah yang lebih tinggi. Hal ini tentu bisa meningkatkan risiko diabetes pada ibu hamil.

Memiliki kolesterol tinggi dan penyakit jantung

Apa hubungannya kolesterol dan penyakit jantung dengan faktor risiko diabetes gestasional? Kolesterol dipengaruhi tekanan darah dan glukosa dalam darah.

Bila kadar glukosa dalam darah dan tekanan darah tinggi, jumlah kolesterol akan meningkat. Hal inilah yang kemudian meningkatkan risiko ibu untuk terkena diabetes saat hamil.

Advertisement

Memiliki riwayat keluarga diabetes tipe 2

Faktor risiko diabetes gestasional lebih besar menimpa ibu hamil ketika Anda memiliki kondisi pradiabetes. Ini merupakan kondisi gula darah yang sedikit, tapi perlahan meningkat dan bisa sebabkan diabetes tipe dua. 

Ditambah keluarga Anda memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya, seperti orang tua, kakak adik, atau saudara kandung lain yang masih memiliki hubungan darah.

Anda juga berpotensi terkena diabetes gestasional ketika pernah mengalami hal yang sama di kehamilan sebelumnya. 

Ketidakseimbangan hormon

Bila Anda memiliki kondisi yang menyebabkan resistensi insulin yang menyebabkkan ketidakseimbangan hormon, itu merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil.

Advertisement

Dua kondisi yang menyebabkan resistensi insulin yaitu Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) dan gangguan kulit ancanthosis nigricans, menguntip dari Healthline.

Obesitas

Faktor risiko seseorang terkena diabetes gestasional adalah obesitas. Kelebihan berat badan pada ibu hamil sangat berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin, termasuk diabetes.

Selain meningkatkan risiko untuk terkena diabetes gestasional, obesitas juga berisiko ibu mengalami sleep apnea, preeklampsia, sampai kesulitan saat melahirkan.

Efek yang terjadi pada bayi bila ibu memiliki faktor risiko diabetes gestasional

Ketika ibu hamil memiliki salah satu atau bahkan beberapa poin dari faktor risiko yang telah disebutkan, ada efek samping yang akan diterima pada bayi. Berikut efek yang mungkin muncul pada bayi:

Advertisement

Melahirkan bayi dengan berat yang besar (fetal macrosomia)

Ketika Anda memiliki beberapa faktor yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil, kadar glukosa yang sangat tinggi akan mengalir melintasi plasenta.

Ini akan memicu pankreas bayi membuat insulin dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuat bayi tumbuh terlalu besar (makrosomia) dengan berat badan berlebih.

Dilansir dari Mayo Clinic, makrosomia artinya bobot bayi lebih dari 4 kilogram. Bila Anda tidak memeriksa kadar gula dalam darah secara berkala, bayi di dalam kandungan kemungkinan akan memiliki bahu yang lebar dan gemuk yang tidak normal.

Hal ini rentan terjadi bila dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak memiliki diabetes sebelumnya.

Advertisement

Persalinan prematur

Gula darah yang tinggi merupakan faktor yang meningkatkan risiko diabetes pada ibu hamil. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko persalinan dini sebelum tanggal kelahiran bayi (prematur).

Meski kelahirannya terjadi sebelum tanggal seharusnya, kemungkinan besar faktor lainnya adalah kondisi bayi yang besar atau berat badan berlebih.

Mengalami gangguan pernapasan

Ibu yang memiliki faktor risiko diabetes kehamilan kemungkinan akan melahirkan bayi dengan sindrom gangguan pernapasan meski mereka tidak lahir prematur. 

Gula darah rendah (hipoglikemia)

Ketika ibu memiliki faktor yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil, bayi yang di dalam kandungan justru berkemungkinan mengalami kadar gula darah rendah (hipoglikemia).

Advertisement

Ini terjadi karena produksi insulin mereka tinggi. Kalau keadaannya parah, gula darah rendah ini bisa memicu kejang pada bayi.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport9 jam ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Jabodetabek15 jam ago

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Nonton Persib vs Garudayaksa FC di Pakansari Bogor

Sport17 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Selasa 27 Oktober: PSS Sleman vs Borneo FC Samarinda

Sport17 jam ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport17 jam ago

Persija vs Persik Kediri, Shin Tae-yong Bidik Tiga Poin di JIS

Sport18 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Senin 26 Oktober: Persebaya vs Madura United, Bhayangkara FC vs PSM Makassar, dan Persija vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Garudayaksa FC vs Persib Bandung 1-2

Sport2 hari ago

Arema FC Hajar Dewa United 4-0, Kekalahan Perdana Banten Warriors di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Hasil Arema vs Dewa United 4-0 di BRI Super League 2026/27 Pekan ke-7

Sport2 hari ago

Hasil Pertandingan Persita Tangerang Vs Bali United Berakhir 1-1

Nasional3 hari ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangerang Selatan3 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional3 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek3 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek4 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan5 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan5 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional5 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Jabodetabek4 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Populer