Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2021–2024. Bima Arya terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional Apeksi yang diselenggarakan di Plataran Senayan, Jakarta, Kamis (11/2).
Usai terpilih dan mendapat ucapan selamat dari para anggota Apeksi yang hadir secara langsung maupun secara daring atau online, Bima Arya kemudian dikukuhkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang hadir secara daring, sebagai Ketua Dewan Pengurus Apeksi periode 2021–2024.
Munas IV Apeksi dibuka Presiden Joko Widodo yang hadir secara daring dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/2) pagi dan dihadiri sekitar secara langsung oleh sekitar 40 wali kota dari 98 wali kota anggota Apeksi. Munas berlangsung relatif cepat.
Pada pemilihan pengurus baru, sempat muncul tiga nama kandidat ketua Dewan Pengurus Apeksi. Yakni Wali Kota Bogor, Wali Kota Gorontalo, dan Wali Kota Jambi. Namun forum kemudian menyetujui Wali Kota Bogor Bima Arya secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Apeksi.
Pada kepengurusan Apeksi periode 2016–2020, Bima Arya duduk sebagai anggota dewan pengawas bersama enam wali kota lainnya.
Ketua Apeksi periode 2016–2020, Airin Rachmi Diany pada pembukaan Munas IV Apeksi mengatakan, Munas Apeksi IV itu, semula dijadwalkan dilaksanakan pada Juni 2020 di Tangerang Selatan. Namun karena ada pandemi Covid-19 menjadi tertunda dan baru terlaksana pada hari ini (11/2).
Airin menegaskan, Munas Apeksi tetap harus dilaksanakan. Sebab, sesuai amanah AD/ART Apeksi ada periodesasi kepengurusan. Pengurus periode 2016–2020 itu sudah berakhir masa jabatannya. Pertimbangan lain, kata dia, ada beberapa pengurus yang masa jabatannya sebagai wali kota sudah berakhir. (jp/kts)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport7 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi












