Connect with us

Lifestyle

Gaya Hidup Sedentari Masyarakat Kota Bisa Picu Diabetes

Gaya hidup sedentari, alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan, atau hobi main game tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari.

Jika Anda salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat membahayakan karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2.

Gaya hidup sedentari adalah salah satu faktor risiko diabetes

Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuhan Anda? Selain itu, tilik juga, berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini?

Ya, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau.

Advertisement

Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? Minimnya aktivitas fisik karena gaya hidup ini membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2.

Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga jadi salah satu dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan.

posisi duduk

Gaya hidup sedentari picu resistensi insulin 

Malas gerak akibat gaya hidup sedentari bisa menyebabkan Anda mengalami resistensi insulin. Resistensi insulin sendiri merupakan kondisi ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya. Jika sudah mengalami resistensi insulin, tubuh Anda tidak bisa  menyerap dengan baik gula yang ada di dalam darah ke dalam sel-sel organ Anda. Akibatnya, kadar gula darah semakin meningkat di dalam darah dan Anda pun berisiko tinggi terkena diabetes.

Advertisement

Kondisi ini bisa semakin parah jika Anda merokok, sering minum alkohol, dan menerapkan pola makan tidak sehat seperti tinggi gula, garam, dan lemak. Sayangnya, resistensi insulin biasanya tidak memiliki gejala yang jelas. Anda bisa saja mengalami kondisi ini selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya. Kalau sudah parah, resistensi insulin bisa menyebabkan komplikasi serius yang membahayakan kesehatan Anda.

Cara mudah mencegah gaya hidup sedentari

Bagi masyarakat kota, mengubah gaya hidup sedentari mungkin tak mudah. Kabar baiknya, ada sejumlah tips dan rutinitas sederhana yang bisa membuat Anda lebih aktif bergerak.

Salah satu aktivitas fisik yang memungkinkan Anda bergerak lebih banyak adalah jalan kaki. Tak hanya murah meriah, jalan kaki juga bisa jadi alternatif paling mudah bagi Anda yang tidak memiliki waktu atau energi lebih untuk berolahraga.

Nah, agar terbiasa untuk jalan kaki, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Advertisement

1. Naik-turun tangga

Mulai sekarang, cobalah untuk memilih naik tangga ketimbang naik lift atau eskalator sebagai upaya mencegah gaya hidup sedentari. Jika tempat yang Anda tuju berada di lantai yang tinggi, Anda bisa naik lift terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan naik tangga.

2. Parkir di tempat yang jauh

Selain itu, parkirkan kendaraan Anda di tempat yang jauh dari biasanya, dan berjalan kakilah menuju tempat tujuan Anda. Hal ini juga bisa diterapkan ketika Anda menggunakan angkutan umum. Turunlah satu halte sebelum tempat tujuan, sehingga Anda memiliki banyak kesempatan untuk lebih banyak berjalan dan menghindari gaya hidup sedentari.

3. Cari inspirasi di luar ruangan

Bagi pekerja kantoran, Anda juga bisa menghalau rasa bosan atau sekadar mencari inspirasi dengan berjalan kaki mengitari gedung kantor selama beberapa menit. Namun, pastikan Anda menggunakan tangga, ya! Tujuannya tentu agar Anda terhindar dari gaya hidup sedentari.

4. Pakai meja kerja berdiri

Jika sudah kelamaan duduk di kursi, Anda bisa kerja sambil berdiri. Agar nyaman, gunakan standing desk atau meja yang cukup tinggi supaya Anda bisa bekerja sambil berdiri. Anda juga bisa mengajak rekan kerja mengobrol atau meeting sambil berdiri.

Advertisement

5. Belanja di pusat perbelanjaan

Potongan harga yang diberikan situs belanja online memang menggoda, tapi sekali-kali belanjalah barang-barang yang Anda butuhkan langsung ke pasar atau pusat perbelanjaan. Selain bisa melihat kualitas produk yang Anda beli secara langsung, pergi ke pusat perbelanjaan juga memungkinkan Anda untuk lebih banyak bergerak. Misalnya untuk sekadar mencari-cari barang dari satu rak ke rak lainnya.

6. Beres-beres rumah

Aktivitas sederhana seperti bersih-bersih rumah ternyata juga bisa membuat Anda lebih aktif bergerak. Menyapu, mengepel lantai, atau mencuci pakaian dengan tangan dapat membantu membakar kalori yang menumpuk di dalam tubuh Anda.

Ingat, gaya hidup sedentari adalah kebiasaan buruk yang harus segera Anda ubah. Jangan tunggu nanti atau sampai menjadi penyakit diabetes, tapi mulailah sekarang juga sebelum terlambat.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan56 menit ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport11 jam ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport18 jam ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport18 jam ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport18 jam ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport19 jam ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan3 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan3 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional3 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional3 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional4 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional4 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan4 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan4 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan4 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Sport3 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport3 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional5 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport6 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport3 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional3 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Nasional2 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Populer