Connect with us

Lifestyle

Gejala Sakit Ginjal yang Harus Segera Anda Periksakan ke Dokter

Banyak orang yang mengabaikan gejala sakit ginjal karena menganggapnya bukan masalah serius. Padahal, ginjal adalah salah satu organ tubuh penting yang berfungsi untuk menyaring kotoran dan racun dalam darah. Nah, kotoran dan racun tersebut akan dibuang bersamaan dengan urin. Lalu apa saja gejala penyakit ginjal yang tak boleh sampai Anda lewatkan?

Apa bahayanya jika sakit ginjal dibiarkan?

Ginjal bekerja menyaring kelebihan air dan limbah dari darah untuk kemudian dikeluarkan sebagai urine. Ginjal juga membantu mengontrol tekanan darah. Penyakit ginjal terjadi ketika ginjal mengalami kerusakan sehingga tidak dapat lagi menyaring darah seperti semestinya. Kerusakan ini dapat menyebabkan limbah racun menumpuk dalam tubuh.

Awalnya fungsi ginjal akan perlahan menurun, sampai lambat laun akan berdampak besar bagi aktivitas sehari-hari Anda. Pada jangka panjang, penyakit ginjal dapat menyebabkan masalah lain yang membahayakan kesehatan Anda. Ketidakmampuan ginjal untuk membuang racun dapat menyebabkan irama jantung jadi tidak normal dan bahkan menyebabkan kematian mendadak.

Advertisement

Kita umumnya terlahir memiliki dua buah ginjal, tapi bila ada satu saja yang rusak fungsi tubuh secara keseluruhan akan ikut terganggu. Meski begitu, Anda masih bisa hidup normal dengan satu ginjal atau menerima transplantasi (donor) ginjal. Bila keduanya rusak, Anda mungkin diharuskan untuk rutin cuci darah.  

Ciri dan gejala sakit ginjal yang harus diwaspadai

Lebih baik mencegah daripada mengobati, tapi sayangnya gejala awal sakit ginjal sering tidak disadari.

Nah, sebelum terlambat ada baiknya Anda kenali beberapa ciri dan gejala sakit ginjal paling umum ini:

1. Warna urine berubah

Gejala sakit ginjal yang biasanya muncul dan dirasakan paling awal adalah perubahan warna urine menjadi lebih keruh dari biasanya.

Advertisement

Selain itu, kebiasaan buang air kecil Anda juga bisa berubah; entah jadi lebih sering atau lebih jarang pipis. Anda biasanya jadi lebih sering buang air kecil di malam hari.  

Anda juga mungkin merasa nyeri saat buang air kecil. Jika Anda mengidap gagal ginjal akut, ada kemungkinan air kencing keluar beserta bercak darah. Dalam beberapa kasus, kencing berbusa juga bisa jadi gejala sakit ginjal,

2. Badan jadi gampang capek

Ginjal sehat akan terus memproduksi hormon eritropoietin secara teratur untuk meningkatkan produksi sel darah merah baru.

Ketika ginjal mengalami kerusakan, produksi hormon eritropoetin menjadi menurun. Akibatnya, produksi sel darah merah yang membawa oksigen pun menurun. Ini membuat tubuh jadi mudah capek.

Advertisement

3. Beberapa bagian tubuh akan membengkak

Ginjal yang sudah rusak tidak bisa lagi menyaring limbah kotoran sebaik dulu sehingga ada banyak protein yang terbuang ke dalam urin.

Kurangnya protein dalam darah dapat menyebabkan tungkai tangan dan kaki membengkak. Orang yang punya masalah ginjal juga mungkin mengalami pembengkakan pada wajah dan kedua mata.

4. Gatal-gatal

Terganggunya kerja ginjal membuat kotoran sisa metabolisme menumpuk. Hal ini akan berdampak buruk pada kulit.

Penyakit ginjal dapat menimbulkan rasa gatal, ruam kemerahan, serta kulit kering. Jika gatal tersebut terus digaruk bisa timbul luka atau pendarahan ringan. Sayangnya, rasa gatal karena gejala sakit ginjal seringkali diabaikan. 

Advertisement

Meski krim kulit dan salep memang dapat membantu mengurangi gejala sakit ginjal yang timbul pada kulit, tetapi hal ini tidak menyembuhkan masalah pada ginjal Anda.

5. Selalu mual dan ingin muntah

Sakit ginjal yang sudah akut atau jika sudah sampai tahap gagal ginjal sering disebut juga sebagai silent killer. Disebut demikian karena gejalanya yang sulit dideteksi, seperti mual dan muntah. Banyak sekali penyakit ringan yang gejalanya ditunjukkan dengan mual dan muntah, contohnya sakit maag. 

Namun dalam kasus penyakit ginjal, gejala mual dan muntah muncul karena tumpukan limbah dan kotoran dalam darah tidak berhasil dikeluarkan. Hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya pusat refleks muntah di otak dan sistem pencernaan, sehingga terjadilah mual dan muntah. 

6. Sesak napas

Tidak berfungsinya ginjal membuat cairan masuk ke dalam paru-paru melalui darah. Hal ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup di dalam tubuh, terutama paru-paru.

Advertisement

Kurangnya oksigen dalam darah membuat tubuh Anda sulit berfungsi maksimal sehingga menyebabkan napas menjadi terengah-engah dan memburu.

7. Sakit pinggang

Bagi yang suka sakit pada bagian pinggang, baik kanan ataupun kiri, baiknya Anda waspada. Gejala sakit ini bisa saja disebabkan oleh batu ginjal.

Kadang, gejala dari adanya batu ginjal tidak terlalu kelihatan jelas tapi kemungkinan besar akan menimbulkan nyeri pada pinggang akibat terjepitnya batu ginjal dalam ureter.  

8. Kurang konsentrasi dan pusing

Ketika ginjal Anda tidak dapat bekerja dengan baik, oksigen akan sulit disuplai ke seluruh tubuh, terutama ke otak.

Advertisement

Kurangnya suplai oksigen ke otak memicu terjadinya pusing, kurang konsentrasi, daya ingat yang lemah, dan kepala yang terasa kliyengan.

Penting untuk Anda pahami

Bila dirasa Anda mengalami gejala sakit ginjal seperti yang disebutkan di atas, Anda harus waspada dan segera konsultasikan ke dokter mengenai beberapa keluhan yang dirasakan. 

Tanda-tanda dan gejala sakit ginjal seringnya tidak spesifik. Pasalnya gejala sakit ginjal seringkali disalahpahami sebagai penyakit lain. Selain itu, dalam banyak kasus tanda-tanda dan gejala penyakit ginjal mungkin tidak muncul sampai kerusakan telah terjadi parah.

Oleh sebab itu, buatlah janji dengan dokter jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala penyakit ginjal.

Advertisement

Siapa yang berisiko kena penyakit ginjal?

Orang-orang yang paling berisiko terkena penyakit ginjal adalah:

  • Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal
  • Usia di atas 65 tahun
  • Kegemukan alias obesitas
  • Kolesterol tinggi
  • Merokok

Sementara itu, hampir sebagian besar gagal ginjal akut selalu berkaitan dengan kondisi medis lain. Kondisi yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal akut adalah:

  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Gagal jantung
  • Penyakit hati
  • Penyumbatan pada pembuluh darah di lengan atau kaki (penyakit arteri perifer)
  • Dirawat di rumah sakit, terutama untuk kondisi serius yang memerlukan perawatan intensif.

Bila Anda memiliki faktor risiko artinya Anda lebih mungkin untuk menderita suatu masalah kesehatan daripada seseorang yang tidak memiliki faktor risiko. Namun, itu tidak berarti bahwa Anda pasti akan memiliki penyakit tersebut.

Bagaimana cara mendiagnosis penyakit ginjal?

Penyakit ginjal pada tahap awal biasanya tidak memiliki tanda-tanda atau gejala mudah diamati dan rasakan. Dalam banyak kasus, penyakit ginjal baru terdeteksi ketika sudah sampai tahap kerusakan yang parah.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mengatahui bagaimana kondisi ginjal Anda yang sebenarnya adalah dengan memeriksakan diri ke rumah sakit. Terutama jika Anda memiliki berisiko karena mengidap penyakit tertentu, misalnya diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Beberapa tes yang dapat dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit ginjal adalah:

Advertisement
  • Tes urin. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa albumin dalam urin Anda. Albumin merupakan protein yang dapat mengalir ke dalam urin bila ada ginjal yang rusak.
  • Tes darah. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa GFR Anda, yang memberi tahu seberapa baik ginjal Anda melakukan penyaringan. GFR singkatan dari laju filtrasi glomerulus.

Selain itu, dokter juga mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan tes ginjal jika diketahui Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ginjal.

Untuk diagnosis yang lebih spesifik, dokter mungkin membutuhkan pemeriksaan ultrasound (USG) guna melihat struktur dan ukuran ginjal Anda. Tes pencitraan seperti CT Scan ginjal juga dapat digunakan dalam beberapa kasus.

Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan biopsi ginjal untuk mengambil contoh jaringan ginjal. Biopsi ginjal sering dilakukan dengan bius lokal menggunakan jarum tipis dan panjang yang dimasukkan melalui kulit dan masuk ke ginjal Anda. Sampel biopsi dikirim ke laboratorium untuk pengujian dan membantu menentukan apa yang menyebabkan ginjal Anda bermasalah.

Anda mungkin juga akan diminta untuk rajin memeriksaan tekanan darah Anda. Pasalnya, tekanan darah yang tinggi bisa menjadi tanda dan gejala sakit ginjal. Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk selalu menjaga tekanan darah Anda di bawah target yang ditetapkan oleh penyedia layanan kesehatan Anda. Bagi kebanyakan orang, target tekanan darah normal berada dalam kisaran kurang dari 140/90 mm Hg.

Semakin cepat penyakit ginjal terdeteksi, semakin cepat Anda bisa mendapatkan pengobatan untuk membantu memperlambat atau mencegah gagal ginjal. Jika Anda memiliki diabetes, rajin-rajinlah untuk melakukan medical check up setiap tahun. Jika Anda memiliki faktor risiko lain, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau riwayat keluarga gagal ginjal, bicarkan  dengan dokter tentang seberapa sering Anda harus checkup.

Advertisement

Berbagai cara mencegah agar tidak terkena penyakit ginjal

Penyakit ginjal bisa terjadi pada siapa pun di usia berapa pun. Anak-anak dan orang dewasa hingga lansia sama-sama berisiko mengalami penyakit ini.

Bahkan penyakit ginjal bisa saja terjadi pada orang yang memiliki ginjal sehat atau pada seseorang yang sudah memiliki masalah ginjal sebelumnya.

Beberapa faktor risiko, seperti usia atau riwayat keluarga, memang berada di luar kendali Anda. Akan tetapi, Anda masih bisa mengontrol faktor risiko penyakit ginjal lainnya yang mungkin dapat membantu memperlambat atau bahkan mencegah penyakit ini.

Berikut beberapa perubahan gaya hidup sehat yang dapat Anda dan keluarga Anda lakukan untuk mencegah penyakit ginjal:

Advertisement
  • Menjaga tekanan darah agar selalu berada dalam kisaran normal dapat membantu ginjal Anda bekerja lebih optimal. Bagi kebanyakan orang, target tekanan darah kurang dari 140/90 mm Hg. Selain itu, aturlah agar kadar sodium kurang dari 2.300 miligram (mg) setiap hari.
  • Jika Anda memiliki diabetes, kontrollah kadar glukosa darah Anda. Gula darah yang terkontrol dengan baik dapat membantu mencegah atau menunda komplikasi diabetes, termasuk penyakit ginjal.
  • Perhatikan asupan makanan Anda. Perbanyaklah mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan purin, seperti jeroan. Makanan yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi ginjal. Bila Anda ingin mengonsumsi susu, keju atau produk sejenisnya, pilihlah yang rendah lemak.
  • Olahraga secara teratur. Olahraga dapat menjaga berat badan Anda stabil dan menurunkan tekanan darah, sehingga menurunkan risiko terkena penyakit ginjal dan bahkan penyakit kronis lainnya.
  • Selalu berhati-hati ketika ingin mengonsumsi obat-obatan, termasuk suplemen, herbal, dan vitamin. Beberapa suplemen mengandung asam amino tinggi yang dapat mengganggu kerja ginjal. Bila ingin mengonsumsi suplemen, konsumsilah sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan. Pastikan pula obat-obatan yang Anda minum aman. Terutama bila Anda meminum obat herbal apalagi yang berupa racikan, pastikan obat tersebut terdaftar di BPOM.
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda dengan banyak minum. Kebutuhan air bervariasi pada setiap orang. Patokan umumnya adalah minum setiap kali Anda merasa haus sehingga kebutuhan air Anda terpenuhi. Konsumsi air yang terlalu banyak, tanpa disertai penambahan keseimbangan asupan garam baik dari makanan dan minuman, akan menurunkan konsentrasi garam dalam darah.
  • Selain air, Anda juga dapat mencukupi kebutuhan cairan dari makanan seperti sup dan sayur serta buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Bila Anda termasuk aktif berolahraga, cukupi kebutuhan cairan dalam jumlah yang lebih banyak. Namun bila Anda terlanjur mengalami penyakit ginjal, patuhi batasan konsumsi cairan harian yang telah ditetapkan dokter.
  • Hindari rokok karena dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah anda. Tekanan darah yang meningkat dapat menyebabkan terganggunya fungsi ginjal.
  • Hindari stres. Anda dapat menghindari stres dengan melakukan hal-hal yang dapat membuat Anda senang, seperti berolahraga, mendengarkan musik, menonton film, atau bahkan mengobrol dengan teman.

Kabartangsel.com

Source

Nasional13 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport14 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport15 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport21 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer