Connect with us

Bisnis

Google dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia

Google bersama Terralogiq kembali menggelar pertemuan eksklusif, pada awal Mei ini (5/5), di kantor Google Jakarta hari ini. Acara ini bukan sekadar perayaan dua dekade inovasi pemetaan (Google Map), melainkan sebuah eksplorasi mendalam mengenai bagaimana garis depan teknologi Geospatial AI dirancang khusus untuk memperkuat daya saing lanskap bisnis di Indonesia.

Dua puluh tahun lalu, Google Maps dimulai sebagai sebuah “lompatan” visi yang berani sebuah ambisi untuk memetakan dunia yang saat itu dianggap mustahil oleh banyak orang. Kini, evolusi tersebut telah membawa kita dari sekadar navigasi statis menuju versi bumi yang terdigitalisasi secara dinamis dan bertenaga AI.

Di Indonesia, transformasi ini terasa nyata. Indonesia telah beralih dari sekadar mencari penunjuk arah menjadi pemecah tantangan lokal yang kompleks, mulai dari optimasi logistik last-meter hingga peningkatan inklusi keuangan melalui kecerdasan lokasi.

Memasuki dekade baru, pasar Indonesia menghadapi peluang yang unik. Pertumbuhan masif di sektor perbankan (BFSI), ritel, hingga rantai pasok (supply chain) menuntut tingkat kepresisian yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dalam konteks inilah solusi Maps AI, seperti Agentic Maps dan Predictive Analytics, hadir sebagai kunci menuju keunggulan operasional bisnis.

Advertisement

Pada kesempatan ini, Thomas Hendy, CEO Terralogiq, menekankan pentingnya adaptasi teknologi ini bagi pelaku industri di Indonesia. “Merayakan 20 tahun Google Maps Platform bukan sekadar melihat kembali sejarah, tetapi merayakan bagaimana sebuah ‘lompatan’ visi telah mengubah cara kita bergerak dan berbisnis di Indonesia. Di Terralogiq, kami melihat bahwa masa depan bukan lagi tentang mencari lokasi, melainkan tentang membangun kecerdasan operasional. Melalui integrasi Geospatial AI dan kerangka kerja seperti Mapmaster.AI, kami berkomitmen mendampingi mitra industri untuk mengubah data spasial menjadi strategi bisnis yang prediktif dan transformatif,” paparnya.

Rangkaian acara kali ini menyajikan narasi masa depan yang komprehensif. Diawali dengan refleksi atas dua dekade evolusi pemetaan, tim Google Maps Platform memaparkan roadmap global yang mengusung semangat inovasi geospasial terbaru.

Memasuki sesi teknis, Farry Argoebie selaku CTO Terralogiq mengupas tuntas bagaimana AI kini mendefinisikan ulang fungsi peta dari sekadar alat navigasi menjadi mesin optimasi strategi bisnis yang presisi.

Diskusi semakin kaya melalui sesi fireside chat yang menghadirkan para pemimpin sektor BFSI dan ritel untuk berbagi kisah sukses dalam meningkatkan skala operasional menggunakan data geospasial.

Advertisement

Sebagai penutup, para peserta diajak melakukan deep dive ke dalam analisis spasial skala global melalui Places Insights dan Road Management, sebelum akhirnya mengeksplorasi masa depan pemetaan melalui kerangka kerja Agentic Maps dan Mapmaster.AI yang fokus pada solusi geocoding industri serta kapabilitas multi-modal.

“Di tahun ketiga, pertemuan eksklusif ini mendapat antusiasme yang tinggi sekali. Mereka datang dari berbagai industri, mulai dari logistik, konsumer, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), pemerintahan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, ada tiga analytics yang akan dimulai pada tahun ini yang akan diperkenalkan pada pertemuan kali ini. Pertama adalah places insight. Kedua adalah road management insight. Ketiga adalah imagery insight.

“Melalui places insight, kita bisa.mengetahui lebih dalam tentang informasi di suatu tempat, misalkan seperti restoran bukanya jam berapa, yang ramai di mana, dan berbagai informasi lainnya. Kedua, road management insight yang banyak dipakai pemerintahan atau seperti institusi yang yang membutuhkan update akurat dan real time untuk kondisi jalanan. Ketiga, melalui imagery insight, kita bisa mentranslate mulai dari mulai gambar street view sampai menjadi data yang bisa dianalisis secara imaging,” urai Thomas.

Advertisement

Sejatinya, kolaborasi antara Google dan Terralogiq ini menegaskan bahwa peta masa depan bukan lagi sekadar gambaran wilayah, melainkan fondasi kecerdasan yang akan menggerakkan efisiensi bisnis Indonesia menuju level berikutnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport3 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis6 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis6 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis6 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis6 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis6 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis6 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis6 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis6 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis6 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis6 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis6 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis6 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis6 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis6 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan7 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional7 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan8 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport8 jam ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer