Pada bagian lain pidatonya saat membuka Kompas100 CEO Forum Tahun 2018, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (27/11) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, setelah tahapan besar insfratruktur plus hilirisasi industrialisasi, tahapan besar yang kedua yang akan dilakukan pemerintah adalah pembangunan dan penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
“Kita sedang mendorong pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan kerja. Tapi bukan hanya itu saja, saya ingin di mulai 2019 secara besar-besaran bagaimana kita merubah mindset, merubah pola pikir dari yang konsumtif ke yang produktif,” kata Presiden Jokowi.
Menurut Presiden, perlu penguatan kapasitas pimpinan dari tingkat desa, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, kota, provinsi sampai di pusat dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
“Kita harus bersama-sama melihat ini sebagai sebuah keutuhan, enggak bisa kita berpikir sektor-sektor, sektor-sektor. Enggak akan, sampai kapanpun tidak akan bisa melompat maju kalau cara berpikir kita masih sektoral seperti sekarang yang kita lihat,” tegas Presiden.
Untuk itu, menurut Presiden, kita harus banyak membangun agen-agen transformasi karena perubahan ini begitu sangat cepatnya. “Yang paling penting memang memperbanyak agen-agen transformasi baik di tingkat desa yang bisa kepala desa atau bisa di bawahnya, bisa di tingkat kecamatan, bisa di tingkat provinsi, bisa di tingkat kabupaten kota, semuanya,” kata Presiden saat menjawab wartawan usai acara pembukaan.
Selain itu, lanjut Presiden, agen-agen transformasi itu bisa di perusahaan-perusahaan swasta, bisa di perusahaan BUMN dan juga di tingkat nasional. Bisa juga dari serikat pekerja agar kita memandang negara ini tidak sektoral, tapi utuh dalam sebuah kepentingan besar, yaitu bangsa dan negara, akan kita bawa ke sana.
“Termasuk dalam hal ini, menginjeksi agar skill bisa naik, kulaitas keterampilan bisa naik. Saya kira arahnya ke sana,” sambung Presiden.
Kepemimpinan-kepemimpinan baik yang di level terbawah sampai ke level yang paling atas, lanjut Presiden, menjadi agen-agen transformasi sehingga itu yang diharapkan bisa membawa angin perubahan besar. (sk/fid)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi












