Ciputat
Hamdan Zoelva: HMI Banyak Lahirkan Tokoh Bangsa
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, Hamdan Zoelva menyatakan dirinya sangat berhutang budi kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Sebab, di organisasi mahasiswa yang berbasis ke-Islaman dan ke-Indonesiaan tersebut dirinya banyak belajar tentang berbagai hal.
“Saya terkenang lagi masa-masa di HMI, dan saya merasa bagian terbesar yang berkontribusi dalam karir saya diperoleh dari HMI,” ujarnya saat menjadi narasumber di LK-II HMI Cabang Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/10/2015).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, Hamdan Zoelva menyatakan dirinya sangat berhutang budi kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Sebab, di organisasi mahasiswa yang berbasis ke-Islaman dan ke-Indonesiaan tersebut dirinya banyak belajar tentang berbagai hal.
“Saya terkenang lagi masa-masa di HMI, dan saya merasa bagian terbesar yang berkontribusi dalam karir saya diperoleh dari HMI,” ujarnya saat menjadi narasumber di LK-II HMI Cabang Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/10/2015).
Menurutnya, ada dua ciri khas yang melekat dan identik dengan HMI. “Tradisi di HMI tidak pernah lepas dari kekuatannya, yaitu ke-Islaman dan ke-Indonesiaan,” tegasnya.
Atas dasar dua ciri khas yang ditanamkan di HMI tersebut, Hamdan berpendapat, HMI terbukti telah menjadi produsen atas lahirnya para pemimpin bangsa.
“Adik-adik adalah anggota Himpunan yang akan dikader dan akan memimpin bangsa di kemudian hari,” ungkapnya.
Ketua Umum HMI Ciputat, Ramdhany menuturkan, menghadirkan tokoh nasional dalam setiap Latihan Kader merupakan suatu hal yang sangat penting.
“Yang harus kita contoh dari beliau adalah semangat perjuangan ketika berproses di HMI, dan merupakan satu kebanggaan tersendiri ketika kami tahu banyak tokoh bangsa yang itu adalah kader HMI,” tuturnya. (dan/fid/kts)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi



































