Sport
Hasil Honduras U-17 vs Timnas Indonesia U-17 1-2

Tim Nasional Indonesia U-17 berhasil meraih kemenangan krusial dalam laga penutup Grup H Piala Dunia U-17 2025 setelah menumbangkan wakil dari Concacaf, Honduras U-17, dengan skor akhir 2-1. Pertandingan yang berlangsung sengit di Aspire Zone – Pitch 2, Doha, pada Senin (10/11) malam WIB ini menjadi penentu nasib Garuda Muda untuk menjaga asa lolos ke babak gugur.
Babak Pertama Tanpa Gol, Evandra Pecah Kebuntuan
Timnas Indonesia U-17, yang diasuh oleh Nova Arianto, langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Meskipun mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, lini depan Garuda Muda sempat kesulitan menembus pertahanan kokoh Honduras yang dikawal apik oleh kiper Noel Valladares. Hingga peluit tanda jeda babak pertama dibunyikan, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Pada menit ke-63, wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang Honduras. Evandra Florasta yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Indonesia unggul 1-0.
Gol Roket Fadly Alberto Jadi Pembeda
Keunggulan Indonesia hanya bertahan sesaat. Honduras yang tak ingin menyerah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol balasan mereka pada menit ke-67.
Namun, semangat juang Timnas U-17 kembali membara. Hanya berselang beberapa menit, tepatnya di menit ke-72, penyerang andalan Indonesia, Fadly Alberto Hengga, mencetak gol spektakuler. Tendangan roketnya dari luar kotak penalti menghujam gawang Honduras dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Indonesia.
Skor 2-1 ini berhasil dipertahankan oleh Mike Rajasa dkk. hingga peluit akhir dibunyikan, mengamankan tiga poin pertama Indonesia di turnamen ini.
Peluang Lolos Masih Terbuka
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia U-17 menempati posisi ketiga di Grup H. Dengan koleksi tiga poin, peluang Garuda Muda untuk melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik masih terbuka.
Indonesia U-17 kini harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain untuk memastikan apakah poin tiga dan selisih gol yang dimiliki (-5, setelah sebelumnya -6 dan mencetak dua gol serta kebobolan satu) cukup untuk masuk ke dalam jajaran delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak lolos. Kemenangan ini setidaknya menjadi modal penting dan pelecut semangat untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Nasional6 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport7 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport5 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis6 hari agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM





































