Nasional
Hasil Quick Count Berbeda, Cermati Kredibilitas Lembaganya

Publik diimbau untuk mencermati lembaga survei yang telah mengumumkan hasil hitung cepat di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014. Pasalnya, hitung cepat dipandang sebagai bentuk pendidikan pengawasan dan penyeimbang dalam proses penyelenggaraan negara, termasuk di Pilpres kali ini. Oleh karena itu, kredibilitas lembaga survei harus jadi acuan utama.
Direktur Utama Konsep Indonesia (Konsepindo) Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman, mengatakan, tidak jarang lembaga survei yang tidak kredibel merilis hasil hitung cepat demi menyenangkan sang pemesan dan dijadikan alat untuk mempengaruhi opini publik.
“Melihat dari kredibilitas lembaga-lembaga yang menyelenggarakan Quick Count, saya kok lebih mempercayai lembaga-lembaga yang memenangkan Jokowi-JK,” kata Veri saat dihubungi, Rabu, (9/7).
Akan tetapi, yang paling penting, kata Veri, publik harus tetap menunggu hasil penghitungan manual yang di lakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Begitu juga dengan kedua pasangan capres-Cawapres (Prabowo-Hatta Rajasa dan Jokowi Jusuf Kalla-red), mereka harus menerima apapun keputusan akhir resmi dari KPU.
“Tentu yang bijak adalah menunggu hasil resmi KPU. Tapi nanti apapun hasil KPU semua wajib menerima dengan ikhlas,” imbau Veri.
Seperti diberitakan sebelumnya, tercatat ada enam lembaga survei yang telah merilis hasil hitung cepat pada Pilpres 2014 kali ini yang memenangkan Jokowi-JK. Jokowi menganggap enam lembagai survei tersebut selama ini sudah terbiasa melakukan survei dan menunjukkan hasil yang akurat serta bisa diterima semua pihak.
Keenam lembaga yang hasil hitung cepatnya dibacakan Jokowi adalah Center for Strategic and International Studies (CSIS) (Jokowi-JK 52 persen, Prabowo-Hatta 48 persen), Litbang Kompas (Jokowi-JK 52,3 persen, Prabowo-Hatta 47,6 persen), Saiful Mujani Research & Consulting (Jokowi-JK 52,8 persen, Prabowo-Hatta 47,2 persen), Indikator Politik (Jokowi-JK 52,6 persen, Prabowo-Hatta 47,3 persen), RRI (Jokowi-JK 52,5 persen, Prabowo-Hatta 47,5 persen), dan Lingkaran Survei Indonesia (Jokowi-JK 53,3 persen, Prabowo-Hatta 46,7 persen). (ris/kt)
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Nasional2 minggu agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober
Sport1 minggu agoDramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2
Jabodetabek4 hari agoWakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia
































