Connect with us

Lifestyle

Hewan Peliharaan Sakit di Rumah? Mungkin Karena Tertular Anda!

Umumnya, hewanlah yang menjadi perantara penyebaran penyakit pada manusia. Misalnya, rabies, sapi gila, toksoplasmosis, dan infeksi lainnya. Namun nyatanya, peliharaan di rumah bisa ketularan penyakit yang Anda miliki. Lho, kok bisa hewan peliharaan sakit gara-gara kita?

Hewan peliharaan sakit akibat penyakit yang Anda tularkan

Selain berisiko menularkan pada sesama manusia, Anda ternyata juga bisa membuat hewan peliharaan sakit kalau penyakitnya tidak kunjung diobati. Kenapa?

Sejumlah penyakit yang umum menyerang manusia disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, jamur, dan mikroorganisme lainnya. Penyakit-penyakit ini bisa menular lewat udara, sentuhan, dan juga lewat partikel air/cairan yang berasal dari tubuh seperti ludah, air kencing, feses, dahak, air liur, dan darah.

Advertisement

Nah, besar kemungkinan Anda tetap mengurus dan bermain dengan si Manis meski Anda sedang sakit di rumah, bukan? Interaksi inilah yang bisa menyebabkan hewan peliharaan sakit juga. Dalam dunia medis, penularan infeksi dari manusia ke hewan disebut dengan reverse zoonosis.

Selain di rumah, kasus penularan penyakit dari manusia ke hewan juga rentan terjadi di taman margasatwa, kebun binatang, tempat adopsi hewan, hingga pusat penangkaran hewan liar.

Beberapa penyakit “langgganan” manusia yang bisa ditularkan ke hewan

Kasus hewan peliharaan sakit akibat tertular dari majikan manusianya termasuk jarang terjadi, tapi tidak mustahil. Jenis penyakit yang paling umum ditularkan dari manusia ke hewan umumnya adalah infeksi bakteri, seperti MRSA (infeksi bakteri yang resisten antibiotik), TBC, dan infeksi parasit Giardia duodenalis, khususnya pada anjing. Infeksi TB dari manusia bahkan bisa menular pada gajah.

Sementara itu, kucing khususnya dilaporkan berisiko tertular infeksi influenza dari majikan yang sudah telanjur kena flu biasa atau flu burung (H1N1). Komplikasi flu H1N1 pada kucing dapat berisiko menyebabkan pneumonia yang mematikan.

Advertisement

Namun dari semua hewan, gorila dan simpanse mungkin adalah kelompok hewan yang paling rentan terhadap penularan penyakit dari manusia. Pasalnya, dua hewan primata ini memiliki susunan genetik dan fisiologis yang serupa bahkan hampir identik dengan manusia. Gorila dan simpanse diketahui rentan terhadap sejumlah penyakit manusia, seperti campak, pneumonia, influenza, serta berbagai infeksi virus, bakteri, dan parasit umum lainnya.

Uniknya, hewan-hewan yang tertular penyakit tertentu akan menampakkan gejala penyakit yang sama dengan manusia. Misalnya saja kasus seekor anjing Yorkshire terrier yang tertular TBC dari majikannya. Anjing berusia tiga tahun tersebut mengalami tanda dan gejala TBC umum seperti penurunan nafsu makan yang berujung anoreksia, muntah-muntah, dan hingga masalah pernapasan seperti batuk terus-menerus.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan penyakit dari manusia ke hewan?

Hewan peliharaan sakit berpotensi menjadi perantara penyebaran penyakit yang makin meluas. Namun risiko ini bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri sendiri saat sakit (misalnya, menutup mulut saat batuk atau bersin, dan tidak membuang ludah sembarangan), meminimalisir kontak langsung baik dengan sesama manusia maupun hewan saat sakit, dan menjaga kebersihan serta kesehatan binatang peliharaan di rumah.

Selalu cuci tangan pakai sabun dan air mengalir ketika berinteraksi dengan hewan, baik itu sebelum dan setelah menyentuh mereka, setelah membersihkan feses dan kandangnya, juga sebelum dan setelah memberi makan.

Advertisement

Jangan lupa juga untuk rutin mendapatkan vaksin penyakit, baik untuk diri sendiri dan anggota keluarga di rumah serta vaksin khusus untuk binatang peliharaan di dokter hewan terdekat.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional1 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport1 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional4 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer