Connect with us

Lifestyle

Hidrosefalus Pada Anak Itu Bahaya, Kenali Berbagai Faktor Risikonya

Hidrosefalus adalah kondisi yang ditandai oleh ukuran kepala bayi yang membesar secara tidak normal akibat adanya penumpukan cairan di dalam rongga ventrikel otak. National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) melaporkan bahwa sekitar dua dari 1000 bayi yang lahir di dunia mengalami hidrosefalus. Sementara itu, kasus hidrosefalus di Indonesia rata-rata bisa mencapai 4 per seribu kelahiran. Lantas, apa saja faktor risiko terjadinya hidrosefalus pada anak?

Beragam faktor risiko hidrosefalus pada anak

Otak normalnya mengandung cairan bening yang diproduksi dalam rongga ventrikel otak. Cairan ini disebut dengan cairan serebrospinal. Cairan serebrospinal mengalir dari sumsum tulang belakang ke seluruh otak untuk menunjang berbagai fungsi otak.

Namun ketika jumlahnya berlebihan, ini justru akan mengakibatkan kerusakan permanen jaringan otak yang menyebabkan terganggunya perkembangan fisik dan intelektual anak.

Sumber: Mom Junction

Pembesaran ukuran kepala terjadi karena jumlah produksi cairan serebrospinal berlebih sehingga menekan tengkorak, atau karena cairan serebrospinalnya tidak dapat mengalir dengan baik di dalam otak.

Advertisement

Sebagian besar kasus hidrosefalus pada anak terjadi sejak lahir (cacat lahir bawaan/kelainan kongenital). Selain itu ada beberapa kondisi yang memperbesar peluang terjadinya hidrosefalus pada bayi baru lahir, seperti:

  • Sistem saraf pusat tidak berkembang dengan normal sehingga menghalangi aliran cairan serebrospinal.
  • Adanya perdarahan di dalam ventrikel otak, yang memicu kemungkinan bayi lahir prematur.
  • Ibu mengalami infeksi yang menyerang rahim selama kehamilannya, sehingga timbul peradangan di jaringan otak janin. Misalnya infeksi rubella, toksoplasma, gondok atau cacar air.

Pada kasus hidrosefalus yang baru terjadi setelah anak tumbuh besar, faktor risikonya termasuk cedera pada kepala yang mengenai otak, atau:

  • Tumbuh tumor di otak atau sumsum tulang belakang.
  • Infeksi pada otak atau sumsum tulang belakang.
  • Perdarahan di pembuluh darah otak.
  • Operasi kepala.

Tanda dan gejala anak mengalami hidrosefalus

Hidrosefalus dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada otak dan rongga kepala anak. Itu sebabnya penting untuk mengenali tanda dan gejala apa saja yang mungkin terjadi bila anak Anda mengalami hidrosefalus, agar bisa sesegera mungkin mencari pertolongan medis.

Gejala hidrosefalus pada bayi baru lahir

  • Muncul benjolan lunak tidak normal di bagian atas kepala
  • Perubahan cepat lingkar kepala
  • Ukuran besar kepala tidak normal
  • Pandangan mata ke bawah
  • Mudah rewel
  • Menolak makan
  • Mudah mengantuk
  • Otot melemah
  • Pertumbuhan terhambat

Gejala hidrosefalus pada anak-anak

  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur atau mata juling
  • Perubahan struktur wajah
  • Pertumbuhan terhambat
  • Mudah mengantuk
  • Susah makan
  • Keseimbangan tubuh tidak stabil
  • Kehilangan koordinasi otot
  • Mudah marah
  • Kemampuan kognitif terganggu
  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Sulit berkonsentrasi

Adakah cara untuk menurunkan risiko hidrosefalus pada anak?

Hidrosefalus pada anak sebenarnya bukanlah kondisi yang bisa dicegah. Namun, Anda bisa sedikit bernapas lega karena setidaknya masih ada cara untuk menurunkan risiko penyakit ini.

Bila Anda sedang atau berencana untuk hamil, pastikan selalu mendapatkan perawatan yang tepat selama masa kehamilan, misalnya dengan rutin periksa kehamilan. Cara ini dapat membantu Anda untuk mendeteksi adanya kelainan pada janin, serta mengurangi risiko bayi lahir prematur yang bisa menjadi faktor risiko dan/atau komplikasi hidrosefalus.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional16 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport17 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport18 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer