Kabartangsel.com – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) butuh sirkuit permanen untuk mengembangkan dunia balap. Di kota dengan tujuh kecamatan ini, banyak rider potensial tapi minim dukungan sarana dan prasarana.
“Seperti di Kejurda (Kejuaraan Daerah) Drag Bike Banten. Sampai Seri 4 ini rider asal Tangsel, Osenk Tanxian memimpin klasemen. Ini potensi yang harus didukung,” kata Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Tangsel, Bahrudin.
Ia menilai, pengembangan dunia balap akan lebih berhasil jika didukung sarana dan prasarana mumpuni. Selama ini, para pebalap asal Tangsel maupun Banten selalu menumpang di sirkuit daerah lain, khususnya di Jawa Barat.
“Seperti pelaksanaan Kejurda Banten ini, kita menumpang di Cicangkal (Kabupaten Bogor). Karena memang di Tangsel ataupun daerah lain di Banten, belum ada sirkuit permanen,” kata pimpinan Bodisa Motor Sport (BMS) Pamulang ini.
Ia berharap, pemerintah daerah bisa melihat potensi yang dimiliki dunia balap, khususnya drag race di Kota Tangsel. Salah satunya, dengan memfasilitasi pembangunan sirkuit permanen.
“Paling tidak penyediaan lahan. Kita sudah melihat potensi lahan yang ada di wilayah Kecamatan Setu, di sisi Sungai Cisadane. Ini potensi, hanya saja memang milik pengairan (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane),” tutupnya. (tri/plp/fid)
Sport1 minggu agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Banten2 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport1 minggu agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga










