Twitter, tampaknya, tak mau disalahkan sebagai penyebab gagalnya Pemilu AS 2020. Pada Selasa (4/2), raksasa media sosial tersebut mengumumkan kebijakan baru. Mereka bakal memberikan label atau memusnahkan konten yang dirasa tak benar dan menyesatkan.
Wakil Presiden Keamanan dan Kepercayaan Twitter Del Harvey menyatakan, kebijakan itu diberlakukan untuk menekan peredaran konten yang bisa menipu atau menghasut masyarakat.
’’Ini bukan hanya tentang video deepfake. Ini adalah upaya kami untuk menanggulangi permasalahan media yang diubah atau bahkan dibuat-buat,’’ ujarnya menurut Agence France-Presse.
Dia menjelaskan, video yang dirasa menyesatkan pendapat umum akan diberi label peringatan. Label itu mencegah sistem untuk merekomendasikan konten tersebut kepada pengguna lain. Label itu juga berfungsi mengingatkan pengguna bahwa video tersebut tak bisa dipercaya.
’’Jika memang konten itu sangat berbahaya, kami bakal memusnahkannya,’’ tegas Harvey.
Salah satu video manipulatif yang beredar di Twitter adalah rekaman pembicaraan Ketua Dewan Perwakilan AS Nancy Pelosi. Video Pelosi sengaja diperlambat agar politikus perempuan itu terlihat bicara dengan lamban. Banyak yang akhirnya mengolok Pelosi sebagai pemabuk setelah melihat video tersebut.
Twitter akan mencoba memberlakukan kebijakan tersebut pada 5 Maret. Mereka meminta pengguna bisa memberikan komentar dan tanggapan atas kebijakan baru.
’’Pasti ada beberapa tantangan dan gangguan selama penerapan. Kami harap semua bisa bersabar karena kami ingin melakukan ini dengan benar,’’ tutur Kepala Integritas Situs Yoel Roth. (JPC)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja














