Connect with us

Banten

Kemenristek Dikti Bekukan 4 Perguruan Tinggi di Tangerang

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) membekukan ratusan perguruan tinggi. Sebanyak 193 perguruan tinggi, baik akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, universitas, dan akademik komunitas disanksi tegas. Hal ini dikarenakan rasio dosen dan mahasiswa yang tidak sesuai.

Di Tangerang, terdapat 4 perguruan tinggi yang dibekukan. Yaitu Akademi Bahasa Asing YPKK Tangerang, STIT Islamic Village Tangerang, STIT Tangerang Raya Yayasan Purgantorio dan STKIP Suluh Bangsa. Keempat kampus itu sudah diumumkan Kemenristek-Dikti pada Pangkalan Data Dikti http://forlap.dikti.go.id/perguruantinggi.

Menristek-Dikti M Nasir mengatakan, bila melihat data perguruan tinggi yang ada di Pangkalan Data Dikti, di sana sudah banyak perguruan tinggi yang dinonaktifkan. Sehingga, bagi masyarakat disarankan untuk memperhatikan dan dapat memilih perguruan tinggi yang aktif.

Perguruan tinggi itu dinonaktifkan lantaran tidak memenuhi kualifikasi dengan baik. Salah satu alasan nonaktif karena memiliki prodi yang tidak sesuai standar.

Advertisement

“Jumlahnya berapa? Banyak yang jelas. Sehingga, masih harus dilacak terus sampai selesai, jangan sampai terjadi ijazah itu beredar. Maka perguruan tinggi yang sudah nonaktif, tidak diperkenankan menerima mahasiwa baru atau pindahan, melakukan proses belajar mengajar, dan penyelenggaraan wisuda,” ujar Nasir kepada wartawan di gedung Kemenristek-Dikti, Jakarta, Rabu (3/6).

Nasir mengatakan, ketika melihat Pangkalan Data Dikti akan terlihat informasi yang menyebutkan program studi dan universitas, rasio jumlah mahsiswa dan dosen. Di mana umumnya rasio dosen dan mahasiswa, yaitu 1;20 dan untuk sosial 1:30. Sedangkan, untuk perguruan tinggi swasta rasio dosen dan mahasiswa 1;30 dan untuk sosial 1:45.

“Kalau tidak sesuai dengan itu, sudah masuk nonaktif dan artinya perguruan tinggi itu ada masalah,” tandas Nasir.

Ada beberapa standar yang tidak dipenuhi para perguruan tinggi itu. Selain rasio antara dosen dan mahasiswa, ada pula yang tidak memiliki fasilitas baik bagi para mahasiswanya. Alasan lain mereka dinonaktifkan adalah karena bisa saja yayasan di perguruan tinggi itu sedang konflik, sehingga tidak diketahui kepengurusan mana yang resmi.

Advertisement

“Sebenarnya standarnya banyak, tapi itu alasan utama kami bisa tindak perguruan tinggi itu. Hukuman para perguruan tinggi dinonaktifkan itu tidak ada batas waktunya. Tergantung respons perguruan tinggi untuk lakukan perbaikan,” katanya.

Ada akibat yang diterima para perguruan tinggi yang dinonaktifkan ini. Pertama mereka tidak akan mendapatkan bantuan dana hibah. Dosen perguruan tinggi itu pun tidak akan mendapatkan dana riset. Bila ada dosen yang mencari beasiswa pun tidak akan dikasih. “Terakhir, ijazah yang mereka keluarkan, akibatnya ilegal,” katanya.
Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenristek-Dikti Supriyadi Rustad menambahkan, perguruan-perguruan tinggi yang berpotensi melanggar bisa dilihat di Pangkalan Data Dikti.

“Jika perguruan tinggi di Pangkalan Data Dikti statusnya nonaktif dan rasio dosen dan mahasiswanya irasional, itu berindikasi kuat merupakan perguruan tinggi bermasalah,” selorohnya.

Menurutnya, kementerian sesungguhnya sudah banyak menerima pengaduan masyarakat tentang perguruan tinggi bermasalah. Ada 17 perguruan tinggi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta satu perguruan tinggi di Kupang, Nusa Tenggara Timur yang dilaporkan kepada kementerian.

Advertisement

Kasus yang dilaporkan bervariasi. Ada kampus yang menyelenggarakan perkuliahan tak sesuai prosedur lazim namun mudah menerbitkan ijazah. Ada juga kampus yang tak mewajibkan mahasiswanya menjalani kuliah namun bisa mendapatkan ijazah dengan membayar sejumlah uang.

Modus operandi yang lain ialah memalsukan izin penyelenggaraan pendidikan tinggi atau menyelenggarakan perkuliahan fiktif namun sang mahasiswa tetap mendapatkan ijazah. (te/kt)

Sport46 menit ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport52 menit ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport58 menit ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif1 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini16 jam ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional20 jam ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif21 jam ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif21 jam ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional21 jam ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional22 jam ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional23 jam ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional23 jam ago

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Nasional23 jam ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional23 jam ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Pemerintahan1 hari ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional2 hari ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport2 hari ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 hari ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 hari ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer