Nasional
Kepala BMBPSDM Kemenag Ingatkan Empat Sifat Pemimpin

Ramadan segera tiba dan harus disambut dengan suka cita. Di bulan suci ini, merupakan momentum untuk melatih karakter tiap manusia, termasuk para pemimpin.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama M. Ali Ramdani saat memberikan arahan dalam tarhib ramadan. Dalam kegiatan yang digelar oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) ini, Ali mengingatkan empat karakter yang perlu dimiliki pemimpin.
Menurut Ali, hal ini telah diberikan contoh oleh Rasulullah. Semasa hidup dan memimpin umat, Rasullah memegang teguh empat sifat shiddiq, amanah, tablig dan fathanah.
“Manusia terlahir sebagai pemimpin tidak peduli dia laki-laki atau perempuan paling tidak pemimpin untuk dirinya sendiri,” ujar Kaban Dhani di Ciputat, Selasa (25/2/2025).
“Shiddiq artinya jujur. Kejujuran adalah sikap utama yang selalu dipegang Rasulullah dalam memimpin, beliau dikenal sebagai sosok yang sangat jujur dan jauh dari dusta,” imbuhnya.
Menurutnya, kejujuran harus tertanam dalam diri pemimpin. Pemimpin yang jujur tidak akan membohongi orang yang dipimpinnya. Ia akan jujur kepada dirinya sendiri maupun kepada masyarakat, sebab pemimpin yang jujur paham bahwa kejujuran akan membawa kebaikan dalam segala hal.
Seorang pemimpin, lanjut Dhani, harus memiliki sifat tablig. Selain berani menyuarakan kebenaran dan berani dinilai secara kritis oleh rakyat, pemimpin yang tablig juga tidak bisa dibeli dengan kekuatan apa pun. Ia tegas dalam pendirian dan tegar dalam prinsip membela kebenaran.
“Kemudian fathanah yang artinya cerdas. Kecerdasan, kemampuan menguasai persoalan dan mengatasi masalah mutlak harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Kecerdasan itu sendiri terbagi kepada kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual,” terang Dhani.
Selanjutnya amanah artinya melakukan sesuatu aktivitas sesuai dengan mandat, tanggung jawab dan janjinya. Ibu dan Bapak dulu berjanji untuk mengabdikan diri sepenuh hati untuk negara ikhlas beramal dan sebagainya.
“Sama halnya ketika kita memasuki puasa Ramadan, puasa Ramadan itu secara sederhana kita melakukan janji kepada Sang Khalik, bahwa orang berpuasa adalah orang yang sehat,” ungkap Dhani.
Kaban Dhani juga mengungkapkan ada satu penelitian menyebutkan bahwa proses puasa mampu menghancurkan sel-sel bakal kanker. “Jadi laksanakan saja amanah dengan sebaik-baiknya karena itu mandat, janji dan eksistensi kita. Percayalah rezeki itu sudah ada yang atur,” tuturnya.
Jadi Allah itu menunjukkan jalan yang kerap kali kita hindari dan tidak sukai tapi sebenarnya itu jalan cepat menuju tujuan hidup kita. Evaluasi diri. “Husnudzon terhadap sang Khalik,” pesan Kaban.
Terakhir, Kaban berpesan bahwa jika ingin menjadi pemimpin sesungguhnya, maka harus melayani orang dengan baik dengan kriteria cerdas, amanah, siddiq dan tablig. “Bahwa seorang pemimpin adalah orang yang mengakselerasi melakukan percepatan terhadap pencapaian tujuan organisasi,” pungkas Kaban Dhani.
Kegiatan ini diawali dengan makan siang bersama seluruh pegawai Pusbangkom MKMB dan dibuka dengan diiringi tim marawis Bujubbuneng dari Pusbangkom MKMB.
Tarhib Ramadan diakhiri dengan mushofahah dan pembagian sembako sebagai tanda kasih dari widyaiswara Pusbangkom MKMB kepada Non Pegawai Aparatur Sipil Negara (NPASN).
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoRanking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport5 hari agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport5 hari agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2
Sport2 minggu agoFIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2


































