Connect with us

Lifestyle

Kesalahan Pengobatan Diabetes yang Bisa Memperburuk Kondisi Anda

Pengobatan diabetes terdiri atas proses panjang yang membutuhkan waktu dan usaha. Sayangnya, masih ada sebagian penderita diabetes yang keliru saat mengonsumsi obat-obatan dari dokter. Padahal, kesalahan tersebut bisa menyebabkan pengobatan diabetes tidak optimal dan kondisi tubuh penderita tidak kunjung membaik.

Kesalahan dalam pengobatan diabetes yang harus dihindari

Berikut adalah kesalahan umum yang harus Anda hindari selama menjalani pengobatan diabetes:

1. Lupa atau tidak sempat mengonsumsi obat

Penderita diabetes sering kali lupa atau tidak sempat mengonsumsi obatnya tepat waktu. Saat menjalani pemeriksaan rutin dengan dokter, konsultasikan hal ini kepada dokter Anda.

Tanyakan apakah Anda harus segera mengonsumsi dosis obat yang terlupa atau boleh melanjutkan dosis berikutnya.

Advertisement

Anda dapat mencegah kesalahan ini terulang kembali dengan menyetel alarm pada ponsel. Selain itu, Anda pun bisa menggunakan aktivitas tertentu sebagai pengingat untuk mengonsumsi obat.

Misalnya dengan meletakkan tempat obat Anda di meja makan saat sarapan atau di sebelah sikat gigi saat hendak menyikat gigi sebelum tidur pada malam hari.

2. Menambah dosis obat yang dikonsumsi

Obat-obatan untuk diabetes memang dapat mengendalikan kadar gula darah. Namun, bukan berarti Anda bisa menambah dosis seenaknya untuk menekan naiknya gula darah karena baru makan makanan tinggi gula.

Inilah salah satu kekeliruan yang sering dilakukan diabetesi saat menjalani pengobatan diabetes.

Advertisement

Menambah dosis obat secara sembarangan akan menyebabkan penurunan kadar gula darah secara drastis. Akibatnya, Anda justru dapat mengalami efek samping dari pengobatan diabetes.

Selalu patuhi dosis yang telah dianjurkan oleh dokter Anda.

3. Berhenti minum obat tanpa persetujuan dokter

Pengobatan diabetes dapat menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, diare, dan efek lainnya yang membuat Anda merasa tidak nyaman. Namun, berbagai efek samping ini bukanlah alasan untuk berhenti minum obat.

Berhenti mengonsumsi obat tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter juga merupakan salah satu kekeliruan yang sering dilakukan saat menjalani pengobatan diabetes.

Advertisement

Padahal, tindakan ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda. Jika efek samping ini cukup menganggu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan alternatif obat.

4. Tidak memeriksa gula darah secara rutin

Selain pengobatan, pemeriksaan gula darah secara rutin juga sama pentingnya bagi penderita diabetes. Pasalnya, kadar gula darah penderita diabetes bisa naik dan turun secara drastis.

Perubahan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat membahayakan nyawa.

Advertisement

Saat kunjungan rutin, berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai cara yang tepat untuk memantau gula darah. Tanyakan pula berapa kali Anda harus memeriksa gula darah dalam satu hari.

Apabila gula darah Anda naik atau turun secara drastis, hubungi dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun. Ingat, jangan menambah dosisnya tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

5. Mengonsumsi obat yang salah

Pengobatan diabetes sering kali dibarengi dengan pengobatan untuk penyakit lain. Dampaknya, penderita diabetes menjadi keliru saat mengonsumsi obatnya.

Anda mungkin minum obat yang ditujukan untuk penyakit lain dan malah melewatkan dosis obat diabetes pada waktu tertentu.

Advertisement

Untuk mencegahnya, Anda bisa menggunakan tempat penyimpanan obat khusus atau pill organizer. Tempat penyimpanan obat ini terdiri atas beberapa kotak dengan keterangan tanggal, hari, bahkan jam berbeda sehingga Anda tidak akan keliru lagi saat mengonsumsi obat.

Kesalahan yang dilakukan penderita diabetes, sekalipun kecil, selama menjalani pengobatan dapat menimbulkan efek samping.

Tak hanya itu, efektivitas obat juga bisa turun, bahkan membahayakan jiwa. Inilah sebabnya Anda perlu aktif menggali informasi mengenai pengobatan yang Anda jalani.

Penderita diabetes umumnya perlu mengonsumsi banyak obat-obatan sehingga sering kebingungan saat mengonsumsi obat.

Advertisement

Jadi, jangan ragu untuk menyampaikan pertanyaan mengenai pengobatan Anda kepada dokter. Bila perlu, catatlah berbagai hal yang perlu Anda lakukan dan hindari selama menjalani pengobatan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional10 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional10 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional1 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer