Connect with us

Nasional

Kominfo Adakan Penilaian Program Gerakan Menuju Smart City

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan penilaian atau asessment dalam penyelenggaraan Program Gerakan Menuju Smart City. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo menyatakan penilaian itu merupakan upaya mendorong pemerintah pusat dan daerah agar menerapkan Smart City dengan baik.

“Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perlu mendapatkan dorongan ke arah yang benar, untuk bisa mewujudkan smart city di daerah masing-masing. Tentunya dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan penilaian seperti ini, ataupun bimbingan teknis (bimtek),” jelasnya saat memberikan sambutan dalam Penilaian (Assessment) dalam Rangka Program Gerakan Menuju Smart City dari Jakarta Pusat, Senin (01/11/2021).

Menurut Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, saat ini banyak dari masyarakat Indonesia yang menghabiskan aktivitasnya di ruang digital. Mengutip laporan “Digital 2021: The Latest Insights Inti The State of Digital” yang dibuat oleh media asal Inggris We Are Social bekerja sama dengan Hootsuite, masyarakat Indonesia dapat menghabiskan waktu kurang lebih selama sembilan jam di ruang digital.

Dirjen Semuel menyatakan transformasi digital  yang tengah berlangsung tidak hanya berlansung pada level individu atau kelompok tertentu saja, tapi juga perkotaan. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan layanan digital lebih meningkat.

Advertisement

“Transformasi digital yang semakin pesat inilah yang membuat masyarakat semakin menuntut akan pelayanan digital yang lebih baik dan lebih cepat. dalam hal ini ditujukan dalam kota pintar, atau kabupaten pintar,” ujarnya.

Mulai dari Pola Pikir

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo mengajak seluruh lapisan masyarakat dan lembaga pemerintahan perlu mengetahui dan memahami smart city. Oleh karena itu, Dirjen Semuel menekankan arti penting adanya perubahan pola pikir (mindset).

“Smart City tidak melulu tentang teknologi, tapi itu mengenai pola kerja dan mindset kita. Teknologi yang membantu melaksanakan apa yang ingin kita lakukan untuk perubahan. Teknologi itu enablernya, mindset, visi dan juga misi dari daerah itu yang menjadi kuncinya, sedangkan teknologi itu yang akan membantu percepatannya,” jelasnya.

Advertisement

Selanjutnya, dalam penerapan Smart City, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menekankan perhatian terhadap business process atau proses bisnis.  Apalagi saat ini kondisi kota dan kabupaten di Indonesia berbeda-beda.

“Tiap kotanya juga memiliki fokus yang berbeda-beda. Sebab itu, pemerintah daerah perlu mengetahui dan menetapkan kota atau kabupaten seperti akan yang ingin dibangun dan dicapai, layanan seperti apa yang ingin ditingkatkan dan juga apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Setelah pembentukan business process selesai, Dirjen Semuel menyatakan pemerintah daerah dengan bantuan dari pusat, dapat memilih teknologi yang tepat untuk bisa mewujudkan perencanaan smart city tersebut.

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menyatakan ada beberapa hal lainnya yang penting untuk bisa mewujudkan smart city yang lebih baik. Seperti halnya peran kolaborasi dari semua pihak termasuk masyarakat dan juga pembentukan kebijakan.

Advertisement

“Kalau bicara mengenai transformasi terdapat tiga pilar yaitu pemerintah, masyarakat dan bisnis. Ini harus berjalan sama-sama. Jadi waktu kita melakukan perubahan bisnisnya juga siap, masyarakatnya juga siap. Tanpa itu, kita akan susah bergerak,”ungkapnya.

Bahkan, menurut Dirjen Semuel, kunci utama dari kesiapan ini adalah sumber daya manusia (SDM). “Jadi kita melakukan perubahan dari SDMnya, kemampuan birokrasi, bagaimana kita mampu melakukan bisnis prosesnya, dan juga kemampuan anggaran juga harus dicarikan,” ujarnya.

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menekankan smart city bukan hanya sekadar bentuk perubahan sistem pemerintahan dalam transformasi digital saja. Lebih dari itu, melalui Gerakan Menuju Smart City,  dapat menciptakan daerah dengan pelayanan yang terbaik, membangun dan juga berkelanjutan.

“Pemerintah Daerah harus bisa memikirkan dan membuat kebijakan, business process, roadmap-nya agar dapat berkelanjutan hingga 25 tahun ke depan. Hal ini tentu untuk menghindari adanya perubahan-perubahan roadmap di setiap periode, yang dapat membuat anggaran terbuang dengan sia-sia,” tegasnya.

Advertisement

Prioritas Kegiatan Bermanfaat

Penilaian Gerakan Menuju Smart City berlangsung untuk kota dan kabupaten yang ada di Indonesia.  Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen Aptika Kementerian Kominfo menggelar penilaian untuk mengukur kesiapan (readiness). Pada akhir penilaian akan dipilih 50 pemerintah kota dan kabupaten yang akan mendapatkan pendampingan penyusunan masterplan kota cerdas (smart city).

Direktur LAIP Ditjen Aptika Kementerian Kominfo, Bambang Dwi Anggono mengharapkan peserta penilaian memberikan informasi yang realisitis dan sesuai pelaksanaan di lapangan.

“Agar peserta kegiatan penilaian untuk realistis dan tidak menceritakan yang tidak ada, karena akan diketahui oleh asesor,” ujarnya.

Advertisement

Bahkan, Direktur Bambang mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan kegiatan unggulan dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah Daerah sudah seharusnya memiliki satu kegiatan yang sifatnya unggulan yang memang itu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah secara optimal, serta memberikan manfaat dan dapat dirasakan langsung bagi masyarakat. Jika masyarakat tidak mendapatkan manfaat secara langsung, pada umumnya dukungan dari masyarakat pun tidak menjadi maksimal.” jelasnya.

Direktur LAIP Ditjen Aptika menjelaskan untuk mendapatkan penilaian terbaik, pelibatan masyarakat menjadi kunci penting. Menurutnya dalam pelaksanaan Smart City, hal yang perlu dikembangkan bagaimana pemerintah bisa mengintegrasikan, dan mengolah pola-pola konseptual bersama dunia usaha dan masyarakat untuk mewujudkan pelayanan yang baik, lebih modern, dan cerdas

“Jadi kisi-kisinya sederhana, semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam program smart city yang bapak/ibu unggulkan maka, semakin mendapatkan penilaian terbaik,” tegasnya.

Advertisement

Melalui pelibatan semua elemen, Program Smart City diharapkan  dapat menghasilkan pendapatan ekonomi yang lebih baik, membangun pelayanan pemerintahan dan layanan publik yang lebih inovatif.

“Serta membangun masyarakat sebagai bagian dari pelanggan pemerintah dengan cara yang baik,” jelas Direktur Bambang.

Rangkaian kegiatan pelaksanaan penilaian berlangsung selama 4 hari, dan diikuti oleh 88 perwakilan pemerintah kabupaten dan kota dari 150 kabupaten dan kota yang diundang. Peserta akan melaksanakan penilain per kelas, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Dalam penilaian Program Gerakan Menuju Smart City juga berlangsung gelar wicara dengan pokok pembahasan perencanaan sarana dan prasarana permukiman cerdas, implementasi SPBE dan peningkatan infrastruktur dalam rangka gerakan menuju smart city 2022, kebijakan umum percepatan transformasi digital, dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (smart city).

Advertisement

Kegiatan pembukaan penilaian dihadiri Direktur Cipta Karya, Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti; Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kementerian Dalam Negeri, Deddy Winarwan; dan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE, Kementerian PAN RB, Cahyono Tri Birowo. (rls)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport18 jam ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport18 jam ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport18 jam ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport18 jam ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional2 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan3 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan5 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan5 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional5 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional5 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional6 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Nasional7 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport3 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Nasional3 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Populer