PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai bank yang fokus kepada UMKM, terutama pada sektor pertanian kembali menunjukkan komitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia melalui dukungan untuk menyukseskan program AKSI Pangan. Diresmikan di Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, (24/03), AKSI Pangan adalah akronim dari Akselerasi, Sinergi dan Inklusi Pangan. Sebagai langkah awal, program yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) teresbut melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Perdagangan serta 26 perbankan dan 3 perusahaan fintech / e-commerce.
“Ada tiga fokus utama dalam program ini, yakni peran industri jasa keuangan, skema pembiayaan rantai nilai, dan inovasi pangan lewat fintech atau e-commerce. Program AKSI Pangan membidik enam tujuan diantaranya peningkatan pertumbuhan pembiayaan di sektor pertanian,” kata Hari Siaga Amijarso Corporate Secretary Bank BRI dalam keterangan tertulisnya yang diterima kabartangsel.com belum lama ini.
Tahun ini, sambung Hari, OJK mendorong kepada bank-bank pendukung program tersebut untuk menaikkan kredit pangan minimal 15 persen. Tujuan berikutnya adalah meningkatkan akses masyarakat petani terhadap jasa keuangan yang lebih luas, pemahaman sektor jasa keuangan terhadap bisnis sektor pertanian dan sektor pangan lebih baik serta memperbaiki tingkat kesejahteraan petani dan pelaku usaha mikro dan kecil. Selain itu, dalam program ini juga terdapat pendampingan bagi para petani dan peternak.

“Program AKSI Pangan akan difokuskan pada para petani (sektor produktif) bukan pada sektor perdagangan. Ini sesuai visi BRI, dimana BRI akan fokus menyalurkan kredit untuk sektor produktif. Khusus untuk sektor pertanian, alasannya adalah agar para petani bisa memproduksi tanaman pangan mulai dari menanam hingga memanen sehingga menciptakan multiplier effect yang lebih besar dibandingkan apabila menyalurkan kredit kepada sektor perdagangan,” ujarnya.
Hari menambahkan, dalam jangka panjang, apabila ketersediaan pangan melimpah akan menciptakan harga pangan yang stabil di masyarakat.
“Dengan harga yang terkendali maka inflasi juga dapat dikendalikan. Disinilah Bank BRI secara tidak langsung memiliki peran sebagai pendorong perekonomian masyarakat,” tutupnya. (pr/fid)
Sport2 minggu agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport2 minggu agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga









