Komunitas
KONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel

Semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap musik reggae mewarnai gelaran KONGRES 2026 (Kongkow Reggae Senang) yang berlangsung pada 30 Mei 2026. Acara yang digagas oleh Kita Reggae Senang (KRS) ini menjadi salah satu momen penting bagi perkembangan musik reggae di Tangerang Selatan, sekaligus menandai lahirnya ruang baru bagi para musisi lokal untuk berekspresi dan berkarya.
Berawal dari sebuah kelompok kecil yang dibangun atas dasar kebersamaan, KRS tumbuh menjadi wadah yang menyatukan para pecinta reggae. Bagi Bang Joe selaku penggagas, KRS bukan sekadar komunitas, melainkan sebuah keluarga yang menjadi tempat berbagi semangat, kreativitas, dan harapan.
Dari semangat itulah lahir KONGRES 2026, sebuah ajang yang berhasil menghadirkan energi positif serta memperlihatkan potensi besar skena reggae lokal. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa musik reggae di Tangerang Selatan terus berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat.
Acara tersebut dimeriahkan oleh sejumlah Local Heroes Band, di antaranya D’Blow, Bunaken, Pasir Pantai, Bananapoyo, D’Fitrees, Fariana, Woles Area, Musafat, dan D’Bakot. Kehadiran mereka tidak hanya menghibur para penonton, tetapi juga menunjukkan kualitas dan kreativitas musisi reggae lokal yang mampu tampil dengan karakter masing-masing.
Menurut Bang Joe, keberhasilan penyelenggaraan KONGRES 2026 merupakan hasil dari kerja sama, dukungan, dan rasa kekeluargaan yang terjalin di antara seluruh pihak yang terlibat.
“Kami ingin membangun ruang yang dapat menyatukan para musisi dan pecinta reggae. Acara ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan, sesuatu yang besar dapat diwujudkan,” ungkapnya.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, termasuk sponsor Bagi Kopi Pamulang dan Super Musik yang turut berkontribusi dalam kelancaran kegiatan.
Ke depannya, KRS berencana menjadikan KONGRES sebagai agenda rutin yang dapat digelar setiap tiga bulan di berbagai kota. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat bermusik para pelaku reggae lokal sekaligus membuka peluang lebih luas bagi musisi untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik.
Selain sebagai ajang hiburan, KONGRES juga diharapkan berkembang menjadi wadah kolaborasi dan pengembangan kreativitas bagi para musisi reggae di berbagai daerah.
Menutup acara, Bang Joe menegaskan bahwa KRS akan terus berkomitmen menjaga semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama organisasi tersebut.
“KRS bukan hanya sebuah nama. KRS adalah simbol persaudaraan dan kebersamaan. Karena pada akhirnya, kita semua adalah Kita Reggae Senang,” tuturnya.
Melalui KONGRES 2026, KRS menunjukkan bahwa kekuatan komunitas yang dibangun atas dasar persaudaraan mampu menghadirkan dampak positif bagi perkembangan musik reggae lokal dan membuka jalan bagi lahirnya berbagai karya baru di masa mendatang.
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport4 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026





































