Connect with us

Manajer JKT48 bernama Inao Jiro ditemukan meninggal bunuh diri di kediamannya yang beralamat di Perumahan River Park Blok GE.4 No.3 RT.002/02 Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (21/3/2017).

“Telah terjadi korban gantung diri, identitas korban Inao Jiro, Lahir Kyoto 11 – 07 – 1969, Agama Khatolik, Pekerjaan Swasta, Kewarganegaraan Jepang,” kata Kasubbag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri.

Dijelaskan Mansuri, menurut keterangan asisten rumah tangga korban yang bernama Suryati, sekitar pukul 09.00 WIB korban masih terlihat, kemudian pada pukul 11.00 WIB korban masuk kedalam kamar tidurnya. Selanjutnya pukul 15.00 WIB saksi menjemput anak korban di sekolah. Kemudian sekitar Pukul 17.00 WIB anaknya sempat mengetuk dan memanggil korban, namun tidak ada jawaban, selanjutnya pukul 17.00 WIB istri Korban Reny Damayanti, yang baru pulang kerja berkali kali memanggil korban namun tidak ada jawaban. Kemudian istrinya menyuruh Suryati untuk melihat dari jendela.

Advertisement

“Saksi melihat korban menggantung di dalam kamar mandi yang ada didalam kamar tidur dengan menggunakan seutas tali,” beber Mansuri.

Akhirnya pada pukul 18.00 WIB Istri Korban dibantu security setempat mendobrak pintu kamar dan berusaha memotong kain yang digunakan untuk gantung diri diatas plapon kamar mandi.

“Selanjutnya istri korban di bantu dengan dua orang security setempat membawa korban ke RS Primer Bintaro dengan mobil pribadi milik warga setempat, namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia,” ungkapnya.

AKP Mansuri jelaskan, kasus bunuh diri manager JKT48 karena beban kerja yang terlalu berat.

Advertisement

“Motif karena beban kerja terlalu berat. Pekerjaan generalisasi manajer JKT48,” kata AKP Mansuri. (tnt/kts)

 

Advertisement

Populer