Connect with us

Lifestyle

Mengapa Manusia Mudah Lupa? Ini 4 Kemungkinan Penyebabnya!

Bertemu seseorang tapi lupa namanya, pernah menceritakan sesuatu tapi lupa pada siapa, atau bahkan lupa ulang tahun orang terdekat merupakan segelintir keluhan banyak orang yang akarnya sebetulnya cuma satu – yakni lupa. Ya, tampaknya mudah sekali bagi manusia untuk melupakan sesuatu. Pernahkah Anda mengira-ngira, sebenarnya apa yang menjadi penyebab mudah lupa?

Ternyata ini penyebab manusia mudah lupa

Otak dipenuhi dengan sejumlah besar ingatan yang telah terbentuk selama Anda hidup. Mulai dari kenangan yang mendalam hingga yang paling sepele sekalipun. Penelitian yang dilakukan oleh para psikolog kognitif beberapa dekade belakangan ini telah menguak bahwa setidaknya ada dua sistem ingatan utama dalam pikiran manusia, yaitu ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.

Selain memiliki perbedaan dalam waktu mengingat informasi, kedua sistem ini juga dipercaya memiliki tingkat yang berbeda dalam kemampuannya untuk mengingat secara detail informasi yang telah diterima. Artinya, meskipun Anda bisa menyimpan banyak hal dalam ingatan, detail ingatan tersebut tidak selalu “jernih” dan justru sering kali cukup terbatas.

Mungkin Anda sendiri juga sudah sering mendengar ucapan seperti, “Namanya juga manusia, wajar saja kalau lupa akan sesuatu.” Namun, sebenarnya manusia mudah lupa karena memang kemampuannya terbatas atau karena malas mengingat saja? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak terus penjelasan mengapa manusia mudah lupa di bawah ini.

Advertisement

1. Informasi tidak disimpan dalam ingatan jangka panjang

Tanpa Anda sadari, salah satu penyebab sering lupa yaitu karena informasi tersebut tidak disimpan sebagai ingatan jangka panjang. Ini yang mengakibatkan suatu informasi tidak dapat Anda ingat secara mendetail.

Mudahnya begini, suatu eksperimen dari para peneliti meminta sekelompok peserta untuk membedakan uang koin logam yang benar dari beberapa gambar uang logam yang salah. Kemudian, uang logam yang terpilih dibandingkan dengan uang logam yang benar. Ternyata, sebagian besar peserta salah ketika memilih gambar uang logam yang benar.

Mengapa bisa salah? Kemungkinannya adalah karena Anda cenderung lebih mengingat bentuk dan warnanya saja, tapi kesulitan dalam mengingat ciri uang logam lainnya secara detail. Ini karena detail dari uang koin tersebut belum diproses dengan baik ke dalam ingatan jangka panjang Anda.

Advertisement

2. Tergantikan dengan informasi baru

atrofi otak

Saat sedang asyik mengobrol dengan teman, tiba-tiba ada bagian obrolan yang sepertinya telah lenyap dari ingatan Anda. Bahkan, mungkin sebenarnya Anda pernah ingat hal tersebut, tapi kemudian telah melupakannya tanpa sadar. Nah, kondisi ini termasuk penyebab mudah lupa yang paling umum.

Alasan yang paling mungkin tentang fenomena ini dikenal dengan nama decay theory. Menurut teori ini, alur ingatan dibuat setiap kali ada memori baru yang terbentuk. Seiring waktu, alur ingatan ini bisa saja semakin memudar hinga kemudian hilang. Apalagi bila alur ingatan tersebut tidak pernah “dihidupkan” kembali dengan cara mengingat-ingat kejadian tersebut atau melihat foto yang bisa mengingatkan Anda soal kenangan tertentu.

Akhirnya alur ingatan akan suatu informasi yang sudah tidak pernah dihidupkan tersebut akan digantikan dengan alur ingatan baru. Alur ingatan ini tentu saja berisi informasi baru yang lebih segar.

3. Banyak informasi yang mirip

pikiran bercabang

Teori lain yang berhubungan dengan ingatan yakni interference theory. Teori ini menjelaskan bahwa beberapa ingatan seolah bersaing satu sama lain. Hal ini biasanya terjadi ketika Anda menerima informasi yang sangat mirip dengan informasi lain yang telah lebih dulu disimpan dalam ingatan.

Advertisement

Kemudian informasi yang mirip ini akan saling “mempertahankan dirinya” masing-masing, siapa yang akan disimpan dalam ingatan jangka panjang, mana yang disimpan dalam jangka pendek, dan mana yang akan langsung dibuang.

4. Informasi hilang dengan sendirinya

video porno bisa merusak otak

Otak manusia sebenarnya dapat berkerja secara aktif untuk melupakan suatu hal, terutama kenangan atau pengalaman yang traumatis. Bagaimana bisa?

Ya, dilansir dari laman Psychology Today, ini diyakini berkat adanya sistem neurotransmitter cannabinoid pada otak, yang berperan dalam mendukung kerja saraf sensoris. Neurotransmitter alias senyawa kimia otak ini bertugas untuk memusatkan perhatian Anda pada rangsangan indra pada saat ini, bukan pada masa lalu.

Dengan begitu otak jadi mampu berfungsi normal untuk menjalani tugas sehari-hari seperti berpikir logis, mengambil keputusan, menyusun kalimat, dan menjaga fokus pada masa kini. Inilah cara otak untuk mengingatkan manusia pentingnya hidup pada masa kini, jangan terjebak di masa lalu.

Advertisement

Lama-lama, ingatan yang traumatis atau tidak relevan pun akan semakin “terkubur”, meski mungkin tidak hilang sepenuhnya.

Apakah ada cara agar tidak mudah lupa?

Sebenarnya, lupa bisa dikatakan sebagai kondisi alamiah yang terjadi pada diri manusia. Namun, karena kemampuan otak manusia terbatas bukan berarti Anda jadi pasrah begitu saja. Sesekali cobalah untuk melatih kemampuan otak Anda dalam mengingat sesuatu.

Menurut dr. Adam Gazzaley, Ph.D., seorang direktur sekaligus pendiri Neuroscience Imaging Center di University of California, San Francisco, otak dapat bekerja lebih baik ketika mendapat “tantangan”.

Maka itu, dr. Adam menyarankan untuk selalu berusaha memusatkan perhatian Anda pada tugas atau kegiatan yang sedang Anda jalani. Sebaiknya, lakukan hal itu sampai benar-benar selesai, baru kemudian Anda boleh melakukan kegiatan selanjutnya. Dengan kata lain, sebaiknya hindari multitasking yang bikin Anda susah fokus sehingga jadi mudah lupa.

Advertisement

Artikel Berjudul ” Mengapa Manusia Mudah Lupa? Ini 4 Kemungkinan Penyebabnya! ” Bersumber dari Situs Hello Sehat.

Source

Nasional19 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport20 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport21 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer