Nasional
Menhan Prabowo Subianto: Untuk Menjadi Negara Maju, Indonesia Harus Memiliki TNI yang Kuat

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 2000 prajurit petarung korps Marinir di Ksatrian Sutedi Senaputra Yonarhanud-2 Mar Karangpilang Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/2).
Pengarahan Menhan ini dilaksanakan usai upacara pengangkatan Menhan sebagai warga kehormatan dan brevet kehormatan Korps Marinir yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto.
Di depan 2000 prajurit Korps Marinir Menhan Prabowo menekankan, sebagai negara yang besar, luas dan kaya, Indonesia harus memiliki pertahanan yang kuat.
“Mau tidak mau kalau Indonesia mau merdeka dan makmur, menjadi negara maju, kita harus punya TNI yang sangat kuat, Angkatan Laut yang sangat kuat dan Korps Marinir yang sangat kuat. Karena itulah TNI AL akan kita perkuat, Marinir akan kita modernisasi,” tegas Menhan Prabowo.
Menhan Prabowo di depan para prajurit Korps Marinir mengucapkan terimakasih atas pengangkatannya sebagai warga kehormatan Korps Marinir. Menhan merasa bangga karena Korps baret ungu memiliki sejarah yang gemilang dalam sejarah Republik Indonesia.
“Hari ini saya mendapat kehormatan diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir. Ini adalah suatu kehormatan yang besar, dan suatu kebanggaan. Saya terima dengan penuh rasa haru dan rasa kebanggaan,” ungkap Menhan Prabowo.
Yang terpenting menurut Menhan Prabowo adalah agar para prajurit harus tetap tangguh dan bangga. Menhan Prabowo juga menekankan akan terus berjuang untuk peningkatan alpalhankam dan kesejahteraan prajurit.
“Tugas saya membeli alat peralatan yang terbaik untuk kalian supaya kalian bisa menjaga kedaulatan bangsa ini.” (red/fid/rls)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

































