Nasional
Menkes Tanamkan Profesionalisme Bagi Pejabat Kemenkes

Menteri Kesehatan Budi G Sadikin melantik pejabat tinggi pratama, pejabat fungsional, dan direksi rumah sakit vertikal. Sekaligus juga mengukuhkan dewan pengawas rumah sakit pada hari ini Rabu (17/5).
Sebanyak tujuh orang JPT Pratama dan 125 direksi rumah sakit dilantik pada hari ini baik secara luring di kantor Kementerian Kesehatan maupun secara daring.
Dalam sambutannya, Menkes mengatakan pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian Kesehatan merupakan wujud dari transformasi pilar ketujuh yaitu budaya kerja dan organisasi Kemenkes.
Menkes ingin memastikan setiap pegawai di lingkungan Kemenkes adalah yang terbaik, tidak hanya bisa menciptakan perubahan di lingkup nasional, bahkan sampai ke lingkup internasional.
“kita ingin benar benar menciptakan K/L yang berisi orang orang yang terbaik yang ada di negara ini, bisa menjadi panutan bagi masyarakat dan juga bisa jadi kebanggaan karena perannya di dunia internasional” ujar Menkes Budi.
Ada empat pilar yang harus dipedomani dan dijalankan, khusunya bagi pejabat yang baru dilantik hari ini, lanjut menkes.
Pilar pertama adalah menjaga integritas dengan baik, bisa bekerja dengan baik dan bisa dipanuti oleh anak buah, rekan kerja dan masyarakat
“Kedua, profesionalisme kerja harus dapat memberikan yang terbaik. Kalau bisa melakukan kebaikan bagi masyarakat jangan takut karena adanya tekanan, jadi profesionalisme sangat penting.” jelas Menkes
Ketiga, kerjasama dan komunikasi yang baik, bahwa bekerja sebagai satu lingkungan kemenkes dan suasana pemerintah republik indonesia, lebih besar juga dalam tataran bangsa indonesia, harus benar-benar cair dan bekerja bersama.
“Perputaran akan semakin banyak kita lakukan agar bisa bekerja bersama sama. Apapun latar belakang pendidikan, speasilis, maupun daerah. Rotasi akan diperbanyak agar kebiasaan kerjasama kita bisa cairkan” lanjutnya
Terakhir, semua harus berani menantang diri, meningkatkan kapasitas untuk tidak hanya bertarung di level kota atau nasional saja, namun juga sampai tataran global. Menkes mencontohkan kerjasama baik antara Kemenkes bersama kemenkeu mampu menginisiasi pandemic fund pada tahun 2022 sebagai sumber keuangan bagi seluruh negara di dunia kalau punya masalah kesehatan.
“Selamat bertugas dan bekerja keras menjadikan bangsa kita sehat, jaya, dan disegani oleh bangsa lainnya di dunia.” Tutup Menkes
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026
Bisnis6 hari agoBogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting
Bisnis6 hari agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi





































