Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto melantik Prof. Kadir sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Kamis (22/10) di gedung Kemenkes, Jakarta.
Sebelumnya Prof. Kadir menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Kemenkes. Mulai saat ini ia yang bernama lengkap Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp. THT-KL(K), MARS resmi menjadi Dirjen Pelayanan Kesehatan membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Menkes Terawan mengatakan pergantian jabatan merupakan sarana pembinaan dan pengembangan aparatur dalam penataan organisasi. Penataan perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
“Karena itu saya minta khususnya kepada saudara Dirjen Yankes agar segera berkoordinasi melakukan konsolidasi dengan beberapa pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, untuk menajamkan pandangan dan menyerasikan gerak langkah agar program kegiatan terlaksana dengan baik,” katanya.
Jabatan yang diamanahkan, lanjut Menkes Terawan, di satu sisi merupakan kepercayaan dan penghormatan, tapi di sisi lain merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan baik.
“Saya mengajak saudara Dirjen Yankes untuk melaksanakan amanah mulia ini dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan pembangunan manusia di bidang kesehatan khususnya di masa pandemi COVID-19,” tutur Menkes Terawan.
Menkes Terawan mengingatkan bahwa dalam pekerjaan tidak dapat bekerja sendiri tapi harus bersikap terbuka dan bersedia menerima masukan dari semua pihak. Tumbuhkan suasana kondusif untuk menjamin kelancaran tugas-tugas yang diemban.
“Saya minta agar saudara dapat melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai peraturan dan perundang-undangan,” ucapnya. (rls/fid)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2











