Menpora Zainudin Amali memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Rencana Pencalonan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Olimpiade Tahun 2032, Rabu (4/11) siang. (Foto: Humas/Fitri)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo mengenai progres penyusunan desain besar atau grand design sistem keolahragaan nasional.
“Tentang prestasi, tadi juga kami sudah laporkan bahwa kami sekarang tahap finalisasi tentanggrand designsistem keolahragaan nasional,” ujar Menpora usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Rencana Pencalonan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Olimpiade Tahun 2032, Rabu (4/11) siang.
Hal tersebut, imbuh Menpora, sebagai respons arahan Presiden Joko Widodo pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37, 9 September silam. Dalam acara tersebut Presiden menginstruksikan agar Menpora, KOI (Komite Olimpiade Indonesia), dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) untuk me-review total ekosistem olahraga nasional dan merancang tata kelola pembinaan atlet untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia.
Diungkapkan Menpora, pihaknya tengah melakukan uji publik grand design tersebut. “Sekarang ini kita sedang untukroadshowuntuk uji publik ke berbagai perguruan tinggi danstakeholderlainnya. Insyaallah ini juga akan menjadigrand designsecara jangka panjang pembinaan olahraga nasional dan termasuk di dalamnya untuk Olimpiade 2032,” ungkapnya.
Ketua Umum KONI Marciano Norman mengharapkan dengan penjabaran grand designsistem keolahragaan nasional tersebut, KONI dapat mempertajam prestasi Indonesia pada Olimpiade 2032.
“Di sisi pembinaan prestasi olahraga, untuk saat ini yang selalu mendapat medali adalah bulu tangkis, angkat besi, dan panahan. Kami mengharapkan melalui penjabarangrand designyang dibuat oleh Kemenpora, KONI dapat mempertajam agar pada Olimpiade tahun 2032 nanti kita tidak saja menjadi tuan rumah yang baik, tetapi peringkat kita yang pada (Olimpiade) 2016 kemarin di Rio adalah peringkat 46, kita bisa masuk ke-20-an, bahkan mungkin kita harapkan kita bisa lebih baik,” ujarnya.
KONI, imbuhnya, akan melaksanakan sebaik-baiknya dan menata kembali pembinaan prestasi olahraga jangka panjang sesuai arahan Kemenpora.
Terkait pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, Marciano menegaskan bahwa KONI akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada KOI dan Kemenpora dari sisi penguatan personel-personel apabila dibutuhkan untuk timbidding. “Biddingini harus sukses sehingga kita dapat memenangkan jadi tuan rumah Olimpiade di tahun 2032,” tegasnya.
Terakhir, Ketua Umum KONI berharap agar pembangunanvenue-venuemenjelang Olimpiade tahun 2032 betul-betul standar internasional. “Sehingga nanti tidak pada masa akhir baru membangun dengan cepat sehingga kadang-kadang kualitasnya bisa dikorbankan,” pungkasnya. (rls/fid)
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional2 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”













