Menu Sahur Praktis dan Sehat untuk Anak Supaya Kuat Puasa Seharian

By on Jumat, 18 Mei 2018

Saat anak mulai ikut berpuasa, Anda harus memutar otak saat menentukan makanan apa yang akan Anda sajikan saat sahur nanti. Pasalnya, Anda tentu harus menyajikan menu makanan bergizi seimbang untuk mendukung masa pertumbuhan anak.

Tidak hanya itu, makanan yang penuh nutrisi juga akan membuat anak tetap berenergi meski sedang berpuasa. Lantas, apa saja menu sahur untuk anak yang bisa dibuat dalam waktu singkat namun tetap sehat?

Yuk, intip resepnya berikut ini!

Pilihan menu sahur untuk anak yang praktis dan sehat

1. Nasi goreng telur

resep nasi goreng

Nasi goreng adalah salah satu menu makanan favorit sejuta umat, tak terkecuali anak-anak. Menu yang satu ini pun juga cocok disajikan sebagai menu sahur karena tidak membutuhkan banyak bahan makanan dan bisa dibuat dalam waktu singkat.

Untuk versi sehatnya, tukar nugget atau sosis kesukaan anak dengan bahan-bahan yang lebih sehat. Tambahkan berbagai macam sayuran sehat seperti sawi, wortel, atau kacang polong agar kebutuhan serat anak tetap terjaga. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan telur orak-arik atau telur dadar sebagai sumber protein hewani yang baik untuk anak.

2. Telur dadar isi brokoli keju

omelet

Telur merupakan sumber protein tinggi yang baik untuk pertumbuhan anak. Dalam sebutir telur mengandung 6 gram protein, setara dengan 21 persen kebutuhan protein anak usia 7-10 tahun.

Salah satu menu sahur untuk anak adalah omelet alias telur dadar. Kreasikan menu telur dadar bikinan Anda dengan potongan brokoli dan keju agar kebutuhan vitamin dan mineral anak tetap terpenuhi sepanjang hari.

Brokoli mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit anak. Tidak hanya itu, brokoli juga bisa membantunya terhindar dari berbagai infeksi sehingga anak tak mudah sakit saat puasa.

Jangan lupa untuk menambahkan parutan keju sebanyak 28 gram pada telur dadar. Setiap 7 gram protein pada keju setara dengan 25 persen kebutuhan protein anak. Artinya, dalam satu menu sahur untuk anak berupa telur dadar saja sudah bisa memenuhi 46 persen kebutuhan protein si kecil.

3. Sayur bayam wortel

memanaskan bayam

Tidak sedikit anak-anak yang mulai menyukai sayur bayam. Pasalnya, sayuran hijau yang satu ini memiliki rasa yang lebih ringan daripada jenis sayuran lainnya sehingga lebih mudah diolah ke dalam berbagai menu makanan.

Bayam mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh si kecil, terutama kandungan vitamin C, vitamin K, dan asam folat. Dengan demikian, tulang anak menjadi kuat dan tak mudah terserang penyakit saat sedang berpuasa.

Maka itu, sajikan sayur bayam wortel sebagai menu sahur untuk anak. Anda juga bisa menambahkan jagung manis untuk memancing nafsu makan si kecil saat sahur.

4. Nugget tahu sayur

nugget

Nugget adalah salah satu makanan yang memiliki daya tarik tersendiri untuk anak-anak. Sebab, nugget yang beredar di pasaran terdiri dari berbagai macam bentuk yang menarik dan memberikan rasa gurih serta renyah favorit anak-anak.

Ketimbang membeli nugget di pasaran, ada baiknya Anda membuat nugget sendiri yang tentunya lebih sehat. Anda bisa mempersiapkannya terlebih dahulu saat malam hari dan meletakkannya di freezer atau pendingin. Jadi, ketika sahur tiba, Anda tinggal menggorengnya saja.

Agar lebih sehat, buatlah nugget versi Anda sendiri dengan menambahkan wortel dan tahu. Dua bahan tersebut jelas mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak. Setiap 110 gram tahu mengandung 5 gram protein yang setara dengan 18 persen kebutuhan protein anak.

Jangan lupa sajikan susu dan buah-buahan sebagai pendamping menu sahur si kecil, ya!

Source