Connect with us

Lifestyle

Menurut Penelitian, Obesitas Anak Sudah Muncul Sejak Usia 2-6 Tahun

Banyak yang berpikiran kalau anak gemuk itu lucu. Ya, kebanyakan orangtua menganggap kegemukan itu tidak masalah jika terjadi pada anak-anak, toh nanti akan berubah saat tumbuh dewasa. Padahal pandangan seperti itu salah besar, lho. Kondisi gizi anak saat ini menentukan seperti apa status gizinya ketika dewasa. Bahkan obesitas anak bisa terjadi sejak kecil.

Obesitas pada anak sudah muncul sejak usia dini

Kebanyakan orang biasanya mengira kalau berat badan di usia anak-anak tidak akan berpengaruh pada ukuran tubuhnya saat dewasa kelak. Karena toh, ukuran tubuh masih dapat berubah seiring berjalannya waktu. Entah itu dari gemuk ke kurus, kurus ke gemuk, bahkan gemuk ke obesitas.

Faktanya, sebuah penelitian yang dimuat dalam New England Journal of Medicine, menemukan bahwa mayoritas kelompok status gizi anak-anak di usia 5 tahun, misalnya tergolong kurus, normal, atau gemuk, akan tetap bertahan di kelompok status gizi tersebut hingga usianya menginjak 15-18 tahun.

Advertisement

Artinya, anak dengan berat badan tergolong obesitas akan tetap memiliki tubuh obesitas sampai usia 15-18 tahun. Begitu pula dengan tubuh kurus, normal, dan gemuk. Menariknya, Antje Körner, MD, dari University of Leipzig, Jerman, serta para rekannya yang meneliti mengenai obesitas anak ini mendapatkan “patokan” utamanya.

Rentang usia 2-6 tahun tampaknya menjadi periode penting, di mana sekitar 50 persen anak yang memiliki berat badan lebih ternyata mampu mencapai berat badan normalnya ketika remaja. Sedangkan sekitar 90 persen anak-anak di usia yang sama dengan berat badan obesitas, masih bertahan dengan “cap” tubuh obesitas sampai remaja nantinya.

Kenapa obesitas anak bisa terjadi?

penyebab obesitas pada anak

Menurut para peneliti, obesitas anak yang dialami di masa remaja sebenarnya merupakan “bibit” yang berkembang sejak anak masih berusia 2-6 tahun. Bibit tersebut akan terus mengikuti seiring pertumbuhan anak sampai memasuki usia remaja.

Usut punya usut, berat saat lahir merupakan salah satu faktor risiko obesitas anak yang akan terus berkembang sampai masa remaja, bahkan dewasa. Hal ini tentu berbeda dengan anak-anak di usia yang sama dengan berat badan rendah atau stabil, yang jarang mengalami obesitas ketika remaja.

Advertisement

Dalam penelitian ini, kurang lebih 44 persen anak yang lahir dengan berat badan besar cenderung mengalami kelebihan berat badan atau obesitas saat remaja.

Di sisi lain, faktor genetik dari berat badan ibu dan ayah serta pola makan anak yang kurang teratur, turut menjadi penyebab obesitas pada anak yang paling umum.

Ayo, terapkan cara ini untuk mencegah obesitas anak!

Antje Körner, sebagai salah seorang peneliti, menyarankan para orangtua untuk melakukan pencegahan yang tepat agar berat badan anak tidak melonjak naik drastis seiring bertambahnya usia.

Dilansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa langkah yang bisa dicoba sedini mungkin untuk mencegah obesitas pada anak:

Advertisement
  • Memberikan ASI Eksklusif, dinilai dapat membantu keseimbangan persediaan energi sekaligus penyimpanan lemak dalam tubuh bayi.
  • Kenalkan anak dengan beragam nutrisi penting nan sehat bagi tubuh sejak kecil.
  • Ajarkan anak untuk mengatur porsi camilan dan makanan harian sesuai aturan, supaya tidak terlalu banyak ataupun sedikit.
  • Batasi makan fast food jika anak menyukainya.
  • Perhatikan apa saja makanan yang dimakan anak di luar rumah.
  • Ajak anak dan anggota keluarga lainnya untuk rutin berolahraga, setidaknya sekali dalam seminggu.

Intinya, terapkan pola hidup sehat untuk seluruh anggota keluarga Anda, bukan hanya pada anak saja. Dengan begitu, anak pun akan lebih bersemangat untuk mulai menjalani pola hidup sehatnya.

Kabartangsel.com

Source

Nasional22 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport23 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer