Connect with us

Lifestyle

Obat Keracunan Makanan yang Alami dan dari Dokter

Keracunan makanan sering terjadi akibat jajan sembarangan karena mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, parasit, atau virus. Selain itu, Anda juga dapat mengalami keracunan makanan setelah makan daging yang kurang matang atau mentah seperti daging steak dengan tingkat kematangan rare, atau sushi dan makanan laut mentah lainnya yang bisa langsung dimakan. Jika sudah telanjur terjadi, apa saja obat keracunan makanan yang bisa dikonsumsi?

Obat alami untuk atasi keracunan makanan

Gejala keracunan makanan biasa muncul dalam beberapa jam setelah Anda makan atau minum sesuatu yang terkontaminasi kuman. Namun umumnya, mengatasi keracunan makanan tidak perlu langsung dengan obat medis jika tarafnya ringan. Pada dasarnya kondisi ini bisa sembuh sendiri dalam 1 sampai 2 hari ke depan. 

Namun, Anda bisa mencoba beberapa obat alami ini agar lebih cepat sembut dari keracunan makanan:

Advertisement

1. Air

Air mineral adalah obat alami untuk mencegah risiko dehidrasi akibat keracunan makanan. Air dapat membantu mengisi ulang cairan tubuh yang terbuang lewat muntah dan diare yang Anda alami.

Selain air putih biasa, Anda juga bisa penuhi kembali cairan tubuh dengan minum kuah hangat seperti sop ayam atau sayur bayam bening. Namun, hindari makanan berkuah yang pedas, bersantan, dan berminyak. 

2. Makanan rendah serat

Nasi putih, roti tawar panggang, dan pisang juga bisa menjadi obat alami untuk mengatasi keracunan makanan. Makanan-makanan tersebut rendah serat yang mudah dicerna usus ketika sedang meradang.

Selain itu, pisang dan nasi merupakan makanan tinggi karbohidrat yang membantu menghasilkan lebih banyak energi untuk melawan penyakit. 

Advertisement

3. Teh jahe

Menurut penelitian di tahun 2017 dari jurnal Nutrition, jahe dapat dijadikan obat alami untuk meredakan mual yang Anda rasakan saat keracunan makanan.

Anda bisa meracik teh jahe hangat untuk mendapatkan manfaat ini. Caranya, kupas bersih jahe seukuran 1-4 cm dan rebus dalam panci berisi air sampai mendidih. Minum teh jahe sebanyak 1-2 kali sehari.  

4. Makanan probiotik

Setelah kondisi perut mulai membaik, Anda boleh mencoba makanan tinggi probiotik sebagai obat keracunan makanan alami.

Makanan tinggi probiotik mengandung bakteri baik yang bisa menyeimbangkan bakteri jahat di dalam usus. Probiotik juga dapat membantu tubuh Anda meregenerasi bakteri sehat yang hilang dan meningkatkan kerja sistem pencernaan serta sistem imun tubuh.

Advertisement

Anda bisa mengonsumsi makanan probiotik yang mudah, seperti yogurt atau tempe yang direbus. 

5. Istirahat 

Istirahat di rumah adalah salah satu perawatan alami yang bisa Anda lakukan saat terserang keracunan makanan.

Saat istirahat tubuh akan memperbaiki jaringan dalam yang rusak karena diserang infeksi virus dan bakteri.

Tubuh juga butuh suplai energi yang cukup untuk melawan keracunan makanan, dan itu bisa Anda dapatkan dari istirahat. 

Advertisement

Segera ke dokter apabila mengalami gejala berikut

Gejala keracunan makanan yang khas memang hanya sekadar muntah dan diare. Namun jika gejala keracunan makanan tidak juga membaik setelah 1-2 hari, sebaiknya segera ke dokter untuk mendapatkan obat yang tepat.

Keracunan makanan yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan dehidrasi yang risikonya fatal.

Segera ke IGD rumah sakit terdekat apabila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala keracunan makanan parah seperti berikut ini:

  • Mulut terasa sangat kering
  • Rasa haus yang ekstrem
  • Kencing sedikit, atau tidak sama sekali kencing
  • Air kencing warnanya gelap
  • Detak jantung cepat
  • Tekanan darah rendah
  • Kepala terasa pusing. Terutama ketika beranjak dari rebahan ke duduk atau berdiri, atau dari duduk ke berdiri.
  • Linglung atau kebingungan
  • Ada darah di muntah atau di feses saat buang air besar
  • Pandangan kabur 
  • Diare berlangsung selama lebih dari 3 hari
  • Nyeri hebat atau kram di perut Anda
  • Demam lebih dari 38° Celsius
  • Tangan kesemutan
  • Otot lemas 

Obat keracunan makanan di rumah sakit

Pada kasus yang parah, keracunan makanan mungkin perlu diobati dokter karena risikonya bisa fatal apabila sampai kena dehidrasi. Orang tua usia lanjut dan anak-anak adalah yang paling berisiko mengalami dehidrasi.

Berikut adalah beberapa obat keracunan makanan yang akan diberikan di rumah sakit:

Advertisement

1. Rehidrasi oral

Dikutip dari Panduan Klinis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pengobatan lini pertama di rumah sakit untuk keracunan makanan adalah dengan rehidrasi.

Rehidrasi akan diberikan dengan obat atau suplemen yang mengandung cairan elektrolit (natrium dan glukosa), umumnya berupa oralit.

Dokter juga mungkin akan memasangkan infus yang mengandung larutan natrium klorida isotonik, dan larutan Ringer Laktat.

Obat rehidrasi oral dari dokter akan bekerja lebih cepat mengganti cairan elektrolit tubuh yang hilang saat Anda mengalami keracunan makanan. 

Advertisement

2. Obat jenis adsorben

Selain itu, Anda kemungkinan akan diberikan obat adsorben seperti kaopectate dan aluminium hidroksida. Obat ini membantu memadatkan feses apabila diare akibat keracunan makanan berlangsung lama. Obat ini hanya digunakan apabila kondisi diare Anda terjadi lebih dari beberapa hari. 

3. Obat antibiotik

Obat antibiotik seperti cotrimoxazole atau cefixime mungkin akan diberikan dokter jika penyebab keracunan makanan Anda adalah bakteri tertentu, misalnya infeksi Salmonella typhii. Obat tersebut bekerja menghambat pertumbuhan bakteri yang masuk menginfeksi tubuh.

Anda juga dapat diobati dengan antibiotik apabila gejala keracunan makanan disebabkan oleh infeksi parasit.

Namun jika penyebab keracunan makanan Anda karena infeksi virus, dokter akan memberikan perawatan lain. Infeksi virus tidak dapat ditangani dengan obat antibiotik. 

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional2 jam ago

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli

Jabodetabek1 hari ago

UIN Jakarta Gelar Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

Sport1 hari ago

Hasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport2 hari ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport2 hari ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Sport3 hari ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional3 hari ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini3 hari ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten3 hari ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional4 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum4 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional5 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten5 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan6 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan6 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport6 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional6 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

Nasional3 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Jabodetabek2 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Nasional3 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Serba-Serbi1 minggu ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport1 minggu ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Nasional2 minggu ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Serba-Serbi6 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Populer