Connect with us

Lifestyle

Obat Muntaber yang Ampuh untuk Meredakan Gejala

Muntaber atau gastroenteritis menandakan adanya infeksi bakteri, virus, dan parasit pada saluran pencernaan yang menyebabkan seseorang terus muntah dan diare. Umumnya penyakit ini menyerang anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga terkena. Untungnya, banyak obat yang tersedia untuk meringankan gejala sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Jadi, apa saja obat muntaber yang biasanya digunakan?

Obat untuk meredakan gejala muntaber

cara menyimpan obat padat

Gejala muntaber seperti demam disertai sakit perut, mual, dan muntah bisa menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Komplikasi paling rentan terjadi pada anak dan lansia.

Oleh karena itulah, Anda tidak boleh menyepelekan kondisi ini. Periksakan diri ke dokter jika Anda curiga mengalami gejala muntaber.

Advertisement

Beberapa rekomendasi obat untuk meringankan gejala muntaber, di antaranya:

1. Paracetamol

Sakit perut parah menandakan adanya infeksi dari bakteri, virus, atau parasit penyebab muntaber. Untuk meredakan gejala ini, Anda bisa minum obat paracetamol. Selain meredakan sakit perut, obat ini juga bisa menurunkan demam.

Paracetamol umumnya aman digunakan segala usia, baik itu anak-anak maupun lansia. Gunakan obat muntaber ini ketika gejalanya muncul. Jika sudah membaik, Anda tidak perlu melanjutkan penggunaan obat.

Anda mungkin tahu jika pereda nyeri juga bisa menggunakan obat golongan NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs), seperti ibuprofen, naproxen, aspirin, atau diclofenac.

Advertisement

Meski fungsinya sama, obat tersebut dapat mengiritasi lapisan perut pada beberapa orang. Mengingat orang yang mengalami muntaber mengalami infeksi pada saluran cerna, dikhawatirkan obat NSAID yang bisa mengiritasi akan memperparah kondisi. Oleh karena itu, obat golongan ini sebaiknya dihindari.

2. Oralit

Dehidrasi yang merupakan komplikasi muntaber, sebenarnya bisa dihindari. Salah satu cara ampuhnya adalah kembali mengganti cairan tubuh yang hilang dengan segera. Namun, ini tidak hanya cukup dengan minum air putih saja. Pasalnya, air putih tidak mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh.

Akan lebih baik jika Anda minum oralit. Oralit adalah larutan yang terbuat dari campuran air, gula, dan garam. Anda bisa mendapatkan obat muntaber ini dari apotek atau toko obat.

Akan tetapi, Anda juga bisa membuat oralit sendiri di rumah. Anda bisa membuat obat muntaber ini dengan langkah berikut ini:

Advertisement
  • Sediakan 1 liter air putih
  • Tambahkan 3/4 sendok teh garam meja
  • Campurkan 2 sendok makan gula dan aduk hingga rata

3. Obat antidiare

Infeksi membuat orang yang terkena muntaber, akan mengalami terus buang air besar dengan feses encer. Diare ini tentu akan membuat Anda jadi bolak-balik ke kamar mandi.

Untungnya, gejala muntaber ini bisa Anda redakan dengan obat antidiare. Contoh obat diare yang bisa Anda pilih, yaitu:

Loperamide

Loperamide adalah obat yang umum digunakan untuk mengobati diare. Cara kerja obat ini adalah mengurangi aliran cairan dan elektrolit ke dalam usus dengan memperlambat pergerakan usus.

Obat untuk diare akibat muntaber ini tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan larutan. Biasanya loperamide diminum setelah Anda buang air, tapi tidak boleh melebihi jumlah yang tercantum di label kemasan. Ingat, obat ini tidak boleh diberikan pada anak di bawah usia 2 tahun.

Efek samping yang mungkin dirasakan setelah minum obat muntaber ini adalah tubuh lemas dan sembelit.

Advertisement

Bismuth subsalicylate (pepto bismol)

Bismuth subsalisilat digunakan untuk mengobati diare dan sakit perut. Namun, obat ini hanya boleh digunakan orang dewasa dan anak-anak. Obat muntaber ini juga tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui karena memiliki risiko mengganggu perkembangan janin dan mengalir ke ASI.

Cara kerjanya adalah mengurangi aliran cairan dan elektrolit ke dalam usus, peradangan, dan membunuh organisme yang menyebabkan diare. Efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini adalah telinga berdenging.

4. Antibiotik

Salah satu penyebab muntaber adalah bakteri, salah satunya Escherichia coli. Bila penyebabnya memang bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Namun jika penyebabnya adalah virus, antibiotik tidak diperlukan.

Antibiotik bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri dan membunuhnya sehingga infeksinya tidak terus menyebar. Beberapa jenis obat antibiotik untuk mengobati muntaber, antara lain:

Advertisement
  • Doxycycline. Doxycycline diminum satu atau dua kali sehari dan harus dibarengi dengan segelas air putih. Efek samping yang mungkin terjadi meliputi mulut kering, mual, dan muntah.
  • Ceftriaxone. Ceftriaxone tersedia dalam bentuk bubuk yang perlu dicampurkan dengan air ketika diminum. Efek samping yang mungkin terjadi meliputi tubuh lemas dan napas pendek.
  • Ampicillin. Ampicillin tersedia dalam bentuk tablet dan larutan cair yang perlu disuntikkan. Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, muntah, dan ruam pada kulit.

5. Suplemen probiotik

Situs National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases menyebutkan bahwa suplemen probiotik masuk dalam daftar obat untuk muntaber. Namun, hanya bila dokter meresepkan.

Suplemen probiotik mengandung bakteri yang mirip dengan bakteri baik di usus. Adanya bakteri baik ini tentu akan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan sehingga membuat proses pemulihan usus dari infeksi jadi lebih cepat.

Pemberian obat muntaber disesuaikan dengan penyebab

penyebab resistensi antibiotik

penyebab resistensi antibiotik

Obat-obatan yang disebutkan di atas bisa Anda dapatkan di apotek maupun toko obat, baik dengan atau tanpa resep dokter. Bahkan, ada pula yang bisa Anda buat sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah dan bisa Anda jadikan sebagai obat untuk pertolongan pertama.

Perlu Anda ketahui bahwa obat muntaber tidak boleh diminum secara asal. Pasalnya, jika bakteri penyebabnya, obat biasa tidak akan cukup ampuh mengatasi gejala. Malahan kondisinya mungkin akan bertambah parah.

Sebaliknya, menggunakan antibiotik padahal virus adalah penyebabnya, akan timbul masalah kesehatan lain, yaitu resistensi antibiotik.

Advertisement

Kondisi ini menandakan bahwa bakteri jadi kebal terhadap antibiotik sehingga pengobatan tidak akan efektif. Itulah sebabnya, akan lebih baik jika Anda periksa lebih dahulu ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Selain minum obat muntaber, Anda juga diharuskan melakukan perawatan tambahan. Konsumsi makanan yang lembek dan tidak mengiritasi usus, contohnya bubur tanpa santan, buah pisang matang, dan apel yang dijus. Perbanyak minum air putih supaya dehidrasi tidak terjadi.

Jangan lupa, cukup istirahat untuk meningkatkan sistem imun agar tubuh lebih pulih dari infeksi.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport7 menit ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan7 jam ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan7 jam ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan15 jam ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan2 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional3 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional3 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan3 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan3 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan3 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan3 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan3 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan3 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport3 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport4 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport4 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional4 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport5 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Obituari3 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Nasional3 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional2 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Populer