Connect with us

Lifestyle

Obat Penghancur Batu Ginjal yang Sering Diresepkan Dokter

Batu ginjal adalah penyakit yang umum. Gejala batu ginjal mungkin tidak akan begitu terasa jika ukuran batunya kecil karena masih bisa keluar dari saluran kemih bersama aliran urine. Namun, batu yang besar mungkin perlu dihancurkan dulu agar bisa ikut terbilas saat Anda berkemih. Dari sekian banyak pilihan obat penghancur batu ginjal yang diklaim ampuh, manakah yang benar-benar bekerja efektif?

Rekomendasi obat penghancur batu ginjal dari dokter

Sebelum cari tahu apa rekomendasi obat penghancur batu ginjal dari dokter, pahami dulu jenis batu ginjal apa yang Anda alami. Ini penting untuk menentukan komposisi dari batu tersebut. Sebab, pada dasarnya pilihan obat penghancur batu ginjal akan berbeda-beda setiap orang, tergantung pada jenis batu ginjal dan penyebabnya.

Beberapa batu ginjal yang sering terjadi adalah batu kalsium dan batu asam urat. Sesuai namanya, batu kalsium terbentuk dari kalsium oksalat dan batu asam urat terbentuk dari asam urat. Batu asam urat lebih mungkin terjadi terutama pada orang-orang yang lebih dulu memiliki riwayat asam urat.

Advertisement

Untuk menghancurkan batu asam urat, dokter mungkin akan meresepkan allopurinol. Obat penghancur ginjal ini masuk dalam golongan obat xanthine oxidase inhibitor. Allopurinol bekerja mengurangi jumlah asam urat yang dibuat oleh tubuh untuk mencegah batu ginjal tidak semakin membesar, atau bahkan hancur sama sekali.

Jika diperlukan, obat penghancur batu ginjal ini juga bisa dikombinasikan dengan obat lain seperti kalium sitrat atau natrium sitrat. Kedua obat tersebut dapat digunakan untuk membantu melarutkan batu asam urat. Semakin kecil ukuran batu dan semakin dekat posisinya dengan lubang kencing, maka semakin besar kemungkinan batu ikut terbuang bersama kencing. 

Dosis obat penghancur batu ginjal akan ditentukan dokter tergantung kondisi medis dan respon pasien terhadap pengobatan. Lamanya waktu mengonsumsi obat penghancur batu ginjal juga akan bervariasi pada setiap orang. Anda mungkin harus minum obat selama beberapa minggu, bulan, atau bahkan lebih lama.

Pastikan Anda minum obat sesuai dengan yang diresepkan dokter atau petunjuk yang ada di label kemasan. Jangan mengonsumsi obat penghancur ginjal terlalu sedikit, lebih banyak, lebih cepat, maupun lebih lama dari yang ditentukan dokter. Sebaiknya selalu konsultasi ke dokter terlebih dahulu setiap kali Anda ingin mengonsumsi obat tertentu.

Advertisement

Obat lain yang juga sering diresepkan dokter

Selain meresepkan allopurinol sebagai obat penghancur batu ginjal, dokter juga mungkin menambahkan beberapa obat lain untuk meringankan gejala batu ginjal.

Berikut beberapa pilihan obat batu ginjal yang sering diresepkan oleh dokter:

1. Obat pereda nyeri

Gejala batu ginjal sering kali menyebabkan sakit luar biasa di bagian punggung bawah. Tepatnya di antara tulang rusuk terendah dan bokong. Rasa sakit ini bersifat kambuhan, yang bisa datang dan pergi kapan saja.

Nah, guna meringankan kondisi tersebut, dokter biasanya akan meresepkan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan acetaminophen. Selain dengan resep dokter, kedua obat ini juga bisa Anda dapatkan di toko obat atau apotek. Namun, pastikan Anda membaca petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label kemasan sebelum menggunakannya.

Advertisement

2. Antibiotik

Tidak semua orang yang mengalami batu ginjal diberikan antibiotik oleh dokter. Dokter akan meresepkan antibiotik khusus untuk kasus batu ginjal struvit. Batu struvit merupakan batu ginjal yang disebabkan karena adanya infeksi yang berlangsung lama, misalnya akibat infeksi saluran kencing.

Antibiotik membantu menghentikan pertumbuhan bakteri dan mencegah penyebarannya agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Antibiotik yang biasa digunakan untuk mengatasi batu ginjal truvit adalah asam acetohydroxamic (AHA). Dokter mungkin juga meresepkan obat antibiotik lainnya untuk membantu mencegah infeksi.

AHA termasuk dalam golongan antibiotik yang kuat. Maka pemakaiannya harus sesuai resep dokter. Jangan gunakan obat ini terlalu banyak atau sedikit dan lebih lama atau sebentar dari yang disarankan

3. Calcium channel blockers dan alpha blockers

Dokter Anda mungkin juga akan meresepkan obat calcium channel blocker dan alpha blocker. Kedua obat ini telah terbukti mempercepat keluarnya batu dari tubuh Anda dengan cara melemaskan saluran ureter yang tegang.

Advertisement

Ureter adalah saluran berbentuk tabung yang berfungsi untuk mengalirkan urin dari ginjal ke kandung kemih. Ureter yang dalam keadaan rileks akan memudahkan urin mendorong batu keluar dari dalam tubuh Anda.

Beberapa obat yang masuk dalam golongan alpa blocker adalah Tamsulosin, Doxazosin, dan Terazosin. Sementara jenis obat kalsium channel blocker untuk mengobati batu ginjal adalah Nifedipine.

4. Obat diuretik tiazid

Obat diuretik (pil air) adalah obat yang dirancang khusus untuk mengurangi penumpukan cairan tubuh melalui urin. Obat ini akan membuat Anda berkemih lebih sering dan banyak dari biasanya. Nah, hal inilah yang memungkinkan batu dalam ginjal ikut keluar dari tubuh Anda melalui urin.

Ada beberapa jenis obat diuretik, namun dokter biasanya akan meresepkan obat diuretik tiazid untuk mengatasi batu ginjal. Obat-obatan jenis ini tidak hanya mengurangi cairan dalam tubuh saja, tapi juga membantu melemaskan pembuluh darah yang menegang.

Advertisement

Beberapa contoh obat diuretik jenis tiazid yang bisa membantu mengatasi batu ginjal adalah indapamide, metoloazone, chlorthalidone, chlorothiazide, dan lain sebagainya.

Konsultasikan dengan dokter terkait potensi efek samping yang bisa Anda alami sebelum Anda mengonsumsi obat ini.

Cara lain untuk mengobati batu ginjal

Untuk kasus batu ginjal yang berukuran kecil (kurang dari 5 mm), dokter biasanya merekomendasikan Anda untuk banyak minum air putih. Cara kerjanya sama seperti pil air. Semakin banyak dan sering Anda minum air, batu ginjal akan perlahan larut kemudian terdorong sampai ujung bukaan saluran kencing. Ketika Anda berkemih nantinya, batu akan ikut terseret keluar bersama urin.

Jika batu terlalu besar, misalnya berukuran lebih dari 2 cm, cara di atas tidak akan begitu berpengaruh. Begitu pula dengan pemberian obat penghancur batu ginjal allopurinol. Maka dokter akan menyarankan operasi untuk mengangkat batu tersebut. Ada dua pilihan pengangkatan pengangkatan batu ginjal yang mungkin direkomendasikan, yaitu Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) dan percutaneous nephrolitotomy.

Advertisement

ESWL adalah prosedur medis yang menggunakan gelombang suara untuk menciptakan getaran kuat (gelombang kejut). Penembakan berulang menggunakan gelombang kejut biasanya menyebabkan batu pecah menjadi potongan-potongan kecil yang dapat dikeluarkan lewat urin. Prosedur ini berlangsung selama sekitar 45–60 menit dan dapat menyebabkan nyeri intensitas sedang.

Selain itu, pengaturan diet pun perlu diperhatikan. Orang yang memiliki batu asam urat perlu mengurangi makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, bayam, dan asparagus.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional1 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport1 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional4 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer