Connect with us

Lifestyle

Obat Sesak Nafas Anak yang Perlu Diketahui Ortu

Ada banyak sekali penyebab sesak napas pada anak-anak. Mulai dari hal sepele seperti pilek hingga asma. Apa pun penyebabnya, sesak napas pada anak harus diobati dengan tepat dan cepat. Jika dibiarkan terus, gejala sesak napas dapat berubah menjadi kondisi yang lebih serius. Kabar baiknya, ada banyak pilihan obat sesak nafas yang aman untuk anak-anak.

Anda bisa menggunakan obat medis dari dokter atau memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di dapur rumah. Penasaran apa saja? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Obat medis untuk mengatasi sesak napas anak

Pada prinsipnya pemberian obat sesak napas untuk anak-anak disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Oleh sebab itu, obat sesak napas yang bisa diberikan untuk setiap anak tidak selalu sama.

Sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat mengenai kondisi kesehatan Anda. Dengan begitu, obat yang diminum anak bisa bekerja optimal dan sesak napas yang mereka alami bisa segera mereda.

Advertisement

Berikut beberapa jenis obat-obatan yang paling umum digunakan untuk meredakan sesak napas anak.

1. Bronkodilator

tips memilih nebulizer

Bronkodilator sering disebut-sebut sebagai obat penyelamat karena kemampuannya yang dapat melegakan pernapasan dengan cepat.

Obat ini bekerja melemaskan dan melonggarkan otot-otot saluran pernapasan yang membengkak sehingga anak bisa bernapas lebih lega.

Advertisement

Bronkodilator dibagi menjadi dua jenis berdasarkan waktu kerjanya: reaksi cepat dan reaksi lambat. Bronkodilator reaksi cepat digunakan untuk mengatasi sesak napas akut (tiba-tiba). Sementara bronkodilator reaksi lambat difungsikan untuk mengontrol gejala sesak napas kronis.

Jika sesak napas yang dialami anak disebabkan karena asma atau PPOK, dokter biasanya akan meresepkan obat bronkodilator. Bronkodilator tersedia dalam bentuk tablet/pil, sirup, suntikan, hingga hirup.

Tiga jenis obat bronkodilator yang umum digunakan untuk mengatasi sesak napas pada anak, yaitu:

2. Kortikosteroid hirup

terapi asma pada anak

terapi asma pada anak

Kortikosteroid adalah obat untuk mengurangi efek peradangan dalam tubuh, termasuk di saluran pernapasan. Dengan minum obat ini, saluran udara yang mengalami peradangan akan mereda sehingga udara akan mudah untuk keluar-masuk.

Advertisement

Obat kortikosteroid tersedia dalam beragam bentuk seperti oral (minum), hirup, dan suntik. Namun, kortikosteroid hirup lebih sering diresepkan dokter daripada kortikosteroid oral (tablet atau cair).

Ini karena obat yang dihirup dapat bekerja lebih cepat karena langsung masuk ke paru-paru, sementara efek obat minum umumnya lebih lama karena harus dicerna dulu di lambung baru kemudian dialirkan ke aliran darah. 

Selain itu, obat minum juga mungkin memiliki potensi efek samping yang lebih tinggi, seperti peningkatan tekanan darah tinggi atau kenaikan gula darah.

Obat kortikosteroid hirup untuk bayi dan balita umumnya diberikan lewat alat nebulizer dengan masker wajah atau pengisap. Ketimbang inhaler, uap yang dihasilkan nebulizer sangat kecil sehingga obat ini akan lebih cepat meresap ke bagian paru-paru yang ditargetkan.

Advertisement

Contoh obat kortikosteroid hirup yang bisa digunakan untuk membantu meredakan sesak napas adalah budesonide (Pulmicort®), fluticasone (Flovent®), dan beclomethasone (Qvar®).

3. Obat antiansietas (anti kecemasan)

epilepsi pada anak

epilepsi pada anak

Bila sesak nafas yang dialami anak disebabkan karena kecemasan berlebih, minum obat anticemas bisa jadi solusinya. Obat anticemas bekerja memengaruhi sistem saraf pusat supaya memberikan efek menenangkan atau mengantuk.

Obat anticemas tidak boleh digunakan sembarangan. Pastikan Anda memberikan obat anti kecemasan ke anak sesuai yang diresepkan dokter.

Beberapa obat anti kecemasan yang sering diresepkan dokter adalah benzodiazepine, chlordiazepoxide (Librium), alprazolam (Xanax), diazepam(Valium), lorazepam, dan clonazepam (Klonopin).

Advertisement

4. Oksigen tambahan

Anak laki-laki menggunakan inhaler asma untuk mengatasi batuk di malam hari pada anak

Anak laki-laki menggunakan inhaler asma untuk mengatasi batuk di malam hari pada anak

Selain obat-obatan di atas, sesak nafas pada anak juga bisa diatasi dengan penggunaan oksigen tambahan.

Oksigen biasanya tersedia dalam bentuk gas atau cairan. Keduanya dapat disimpan dalam tangki portabel. Anda umumnya bisa membeli oksigen cair dalam versi tangki kecil portabel di apotek tanpa harus menebus resep dokter.

Sebelum memberikannya pada anak, sebaiknya baca dulu aturan pakai yang ada di kemasan atau brosur produk dengan teliti. Jangan ragu bertanya ke dokter atau apoteker bila Anda belum paham betul bagaimana cara menggunakannya.

5. Antibiotik dan antivirus

anak susah minum obat

anak susah minum obat

Apabila sesak nafas anak disebabkan oleh infeksi pneumonia, obat yang diresepkan dokter akan disesuaikan pada mikroba penyebabnya. Entah itu bakteri atau virus.

Advertisement

Bila pneumonia anak disebabkan oleh infeksi bakteri maka dokter akan meresepkan antibiotik seperti xorim (cefuroxime). Sementara itu,  bila pneumonia anak disebabkan oleh virus, dokter dapat meresepkan obat antivirus, seperti oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir (relenza).

Kedua obat ini tidak harus diminum dengan teratur sesuai yang diresepkan dokter. Jangan menghentikan atau meningkatkan dosis obat tanpa sepengetahuan dokter.

Obat alami untuk mengatasi sesak nafas anak

Anak yang sesak napas juga bisa diobati dengan obat-obatan alami. Namun, penting untuk dipahami bahwa obat alami tidak selalu aman bagi semua orang. Bila si kecil punya alergi dengan obat-obatan alami, sebaiknya Anda jangan coba-coba.

Berikut beberapa obat alami yang bisa digunakan untuk meredakan sesak napas pada anak:

Advertisement

1. Jahe

Jahe sebagai obat batuk alami

Jahe sebagai obat batuk alami

Jahe terkenal dengan khasiatnya untuk menghangatkan tubuh dan meredakan mual. Namun, tidak hanya itu saja. Studi dalam American Journal of Respiratory Cell and Molecular Biology tahun 2013 mengungkapkan bahwa jahe dapat membantu meredakan sesak napas. 

Dalam studi tersebut diketahui bahwa jahe memiliki efek terapeutik untuk mengatasi sejumlah masalah pernapasan, termasuk asma. Sebab jahe dapat membuat aliran oksigen yang masuk ke dalam tubuh lebih lancar.

Nah, karena efek itulah, jahe bisa dijadikan sebagai obat alami untuk mengatasi sesak nafas pada anak. Selain berkhasiat, rempah satu ini pun murah dan mudah diolah. Cukup memarkan satu atau dua jahe ukuran sedang dan rebus sampai mendidih. Setelah matang, tambahkan gula merah, madu, atau kayu manis untuk mengurangi rasa pedasnya.

2. Minyak kayu putih

perbedaan minyak telon dan minyak kayu putih

perbedaan minyak telon dan minyak kayu putih

Sesak napas yang disebabkan karena asma, sinusitis, dan pilek dapat diredakan dengan menghirup minyak kayu putih. Studi menyebutkan bahwa minyak esensial ini memiliki potensi sebagai antiradang yang dapat digunakan untuk mengurangi peradangan di saluran napas. Tak hanya melegakan saluran napas, minyak ini pun membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di sana.

Advertisement

Namun, hati-hati. Sebelum digunakan sebagai obat alami untuk sesak nafas, pastikan anak tidak punya alergi terhadap minyak kayu putih. Alih-alih sembuh, minyak kayu putih malah dapat memperburuk kondisi anak.

Gunakan diffuser supaya minyak dapat menyebar di udara dan dihirup si kecil. Bila diffuser tidak tersedia, Anda bisa menghirup uap dari baskom yang sudah diisi dengan air panas lalu tambahkan 2-3 tetes minyak kayu putih.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport2 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport2 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan4 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan4 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan6 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan6 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Populer