Latar belakang pelaku kerusuhan 22 Mei bikin geleng geleng kepala. Hal tersebut lantaran kata Polda Metro Jaya, para pelaku rata rata bertato dan pengangguran.
“Dari beberapa orang ini ada yang tatoan. Jadi ada banyak yang tatoan, ini sampel saja,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, semalam.
Hal lain, kata Argo massa merupakan bayaran dan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif kepolisian.
“Mereka rata rata dari luar daerah seperti Lombok, NTB. Massa diberi amplop untuk ikut aksi demo. Kalau uang yang di amplop (ditemukan) di tas, disimpan di tas,” ujarnya.
Bahkan menurutnya telah disita uang dollar ari pelaku kerusuhan yang ditangkap di Bawaslu dan itu disita dari peserta aksi yang datang dari Lombok.
Sebelumnya Polda Metro Jaya melakukan tindak tegas terhadap pelaku kerusuhan aksi 22 Mei.
Kali ini, jumlah pelaku kerusuhan yang ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi berjumlah 257.
Hal tersebut ditegaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019).
Rincian Argo, 72 tersangka dari pelaku kerusuhan di Bawaslu.
“Kemudian di petamburan ada 156 tersangka. Kemudian di gambir ada 29 tersangka. Jadi keseluruhannya ada 257 tersangka,” ujarnya. (pmj)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi












