Ciputat
Pemkot Tangsel Mulai Tertibkan Pedagang di Pasar Ciputat

Ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kawasan Pasar Ciputat mulai dibongkar oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pembongkaran melibatkan 250 personel gabungan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kota Tangsel, Azhar Syamun mengatakan penertiban PKL baru bisa dilakukan setelah aset kepemilikan lima pasar dilimpahkan kewenangannya dari Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada Pemkot Tangsel.
“Karena asetnya baru menjadi milik Tangsel, jadi baru bisa Kita tertibkan. Alhamdulillah semua berjalan lancar tanpa penolakan apalagi sampai kisruh,” kata Azhar, Senin (30/5/2016).
Sejumlah masyarakat senang, dengan penertiban PKL yang dilakukan pemkot Tangsel, karena selama ini keadaan sekitar pasar Ciputat kerap menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan akibat aktifitas PKL yang beridiri di lahan trotoar dan sebagian badan jalan.
Sebelumnya, walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menegaskan bahwa Pemkot setempat memang sudah merencakan pembangunan dan penataan ulang seluruh lokasi Pasar Ciputat yang direncanakan pembangunan dimulai awal tahun 2017 mendatang.
“Perbaikan pasti dilakukan awal tahun 2017 nanti yang terpenting legalitas dan kepemilikan status kepemilikan kios oleh pedagang harus dituntaskan dari PT Betania dan eks tanah desa terlebih dulu walaupun sudah lima tahun ini meraka sudah pindah dari dalam pasar untuk menghindari terjadinya masalah dikemudian hari,” ujar Airin Rachmi Diany didampingi Camat Ciputat, Andi Patabai.
Untuk masalah kepemilikan itu, imbuh Airin Rachmi Diany, meminta agar kegiatan sosialisasi masalah kepemilikan harus dilakukan ke bekas pedagang lama agar tak timbul masalah dikemudian hari yang langsung meminta Camat Andi Patabai melakukan sosialisasi tersebut.
Sambil menunggu rencana pembangunan gedung Pasar Ciputat yang baru, Walikota juga berharap pedagang hendaknya tak membuka lapak di pinggir jalan, badan jalan atau trotoar tapi menempati kios maupun los yang ada agar tak semrawut maupun kumuh serta terjadi kemacetan yang kerap dikeluhkan pemakai jalan.
Seperti diketahui, Pasar Ciputat sendiri baru diserahkan dari Kabupaten Tangerang kepada Kota Tangsel per 1 Januari 2016. (plp/fid). Foto: (Foto Wulan Mega Saputri)
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji



















