Connect with us

Lifestyle

Potasium, Nutrisi Penting untuk Kesehatan Tubuh Sehari-hari

Potasium atau kalium adalah nutrisi yang penting diasup sehari-hari oleh tubuh. Setiap hari, manusia membutuhkan 100 miligram potasium untuk mendukung jalannya aktivitas tubuh. Apa saja manfaat penting potasium untuk tubuh? Bagaimana bila tubuh kekurangan nutrisi ini?

Makanan apa saja yang mengandung potasium tinggi?

Anda bisa mendapatkan asupan potasium cukup dalam sehari dari makanan seperti:

  • Kentang
  • Ikan
  • Pisang
  • Buah alpukat
  • Timun
  • Ubi jalar
  • Labu
  • Jamur
  • Dan sayuran berdaun hijau.

Menurut Angka Kecukupan Gizi yang diatur oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, berikut adalah asupan potasium yang harus dikonsumsi per harinya:

  1. Usia 0-1 tahun butuh 500 mg-700 mg
  2. Usia anak- anak 1-6 tahun butuh 3000 mg-3800 mg
  3. Usia anak-anak 6-12 tahun butuh 4500 mg
  4. Sedangkan remaja dan dewasa butuh 4700 mg

Apa saja manfaat potasium?

Mengonsumsi potasium cukup setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit berbahaya sebesar 20 persen. Penyakit yang bisa dihindari antara lain seperti stroke, tekanan darah tinggi, tulang keropos, hingga adanya batu ginjal.  Fungsi utama kalium dalam tubuh juga termasuk mengatur keseimbangan cairan dan mengendalikan aktivitas listrik di organ jantung dan otot lainnya.

1. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh

Kandungan air di dalam tubuh ada sekitar 60 persen. Sekitar 40 persen air berada di dalam sel, yang juga dinamakan sebagai  cairan intraseluler (ICF atau Intra Cellular Fluid). Lalu 20 persen sisanya ditemukan di luar sel seperti di darah, tulang belakang, dan disebut sebagai cairan ekstra seluler (ECF atau External Cellular Fluid)

Advertisement

Perlu diketahui, bahwa jumlah air dalam cairan intraseluler ini dipengaruhi oleh banyaknya elektrolit dari potasium dan natrium. Kalium atau potasium adalah elektrolit utama dalam ICF yang dapat menentukan jumlah air di dalam sel. Sebaliknya, natrium adalah elektrolit utama dalam ECF yang menentukan jumlah air di luar sel.

Jumlah elektrolit di dalam tiap cairan luar dan dalam sel harus sama dan seimbang. Namun ketika jumlah elektrolit dalam cairan sel tidak merata, salah satu cairan dari luar atau dari dalam sel akan mengisi ke bagian cairan yang kurang untuk menyamakan jumlahnya.

Risikonya, hal ini dapat menyebabkan sel dalam tubuh menyusut saat air di dalam sel tersebut bergerak keluar. Terkadang sel juga dapat membengkak dan pecah saat air bergerak masuk ke dalamnya.

Itulah mengapa penting untuk memastikan bahwa mengonsumsi asupan potasium dan natrium secara seimbang. elektrolit yang tepat, termasuk kalium. Apabila tidak ada keseimbangan dalam cairan elektrolit tubuh, ini dapat menyebabkan dehidrasi, yang pada akhirnya memengaruhi jantung dan ginjal.

Advertisement

2. Bagus untuk kerja fungsi saraf tubuh

Sistem saraf di tubuh fungsinya menyampaikan pesan antara otak dan tubuh Anda. Pesan-pesan ini disampaikan dalam bentuk impuls saraf. Salah satu contoh fungsi saraf adalah membantu mewujudkan adanya kontraksi otot tubuh, untuk jantung berdetak, dan banyak fungsi lainnya.

Impuls saraf ini dihasilkan oleh ion natrium yang bergerak ke dalam sel dan ion potasium yang bergerak keluar dari sel.Pergerakan kedua ion ini dapat mengubah tegangan sel untuk mengaktifkan impuls saraf. Apabila kadar kalium dalam darah menurun, alhasil kemampuan tubuh dalam menghasilkan impuls saraf jadi menurun.  

3. Mencegah stroke dan penyakit jantung.

Stroke terjadi ketika ada kekurangan aliran darah ke otak.  Penelitian dari University of Naples Medical School telah menemukan bahwa makan makanan kaya kalium dapat membantu mencegah stroke.

Dalam penelitian tersebut, ditemukan dari  128.644 peserta, yang mengonsumsi kalium lebih banyak memiliki risiko 24% lebih rendah terkena stroke dan penyakit jantung daripada orang yang makan kalium sedikit.

Advertisement

4. Menjaga kesehatan tulang

Osteoporosis adalah kondisi pengeroposan tulang yang disebabkan karena kadar kalsium yang rendah di dalam tubuh.

Menariknya, penelitian dari Institute Medical and Veterinary di Adelaide, Australia, menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan mengandung potasium tinggi dapat membantu mencegah osteoporosis dengan mengurangi kalsium yang hilang terbuang melalui urin,

Pernyataan ini juga diperkuat oleh penelitian dari Inggris yang meneliti 62 wanita sehat berusia 45-55 tahun. Ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan berpotasium tinggi  memiliki kepadatan massa tulang yang tinggi. Maka dari itu, potasium cukup penting untuk mendukung kesehatan tulang sekarang dan tua nanti. 

Apa risikonya apabila tubuh kekurangan atau kelebihan potasium?

Risiko kelebihan potasium

Meskipun wajib mengonsumsi kalium sehari-hari, namun apabila dikonsumsi secara berlebihan, itu dapat menyebabkan hiperkalemia. Kadar kalium pada darah normalnya 3.5 hingga 5 milimol per liter (mmol/L).

Advertisement

Apabila kadar kalium pada darah di atas 7.0 mmol/L, kondisi ini dapat sangat berbahaya  Berikut gejala kondisi dari hiperkalemia:

  • Sering merasa mual
  • Kelelahan
  • Kelemahan Otot

Selain gejala-gejala tersebut, hiperkalemia dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti perubahan ritme jantung yang membahayakan nyawa atau aritmia jantung. Kadar kalium yang ekstrem pada darah dapat membuat jantung berhenti berdetak, menyebabkan kematian.

Risiko kekurangan potasium

Kekurangan kalium dalam istilah medis disebut dengan hipokalemia. Kondisi ini terjadi jika kadar kalium dalam aliran darah seseorang berada di bawah batas normal. Dalam kondisi normal, kadar kalium di dalam darah berkisar antara 3,5 sampai 5  mEq/L. Namun, apabila kadar kalium dalam darah kurang dari 3,5 mEq/L, Anda bisa didiagnosis menderita hipokalemia.

Berikut gejala apabila Anda mengalami hipokalemia:

  • Lemah, letih dan lesu
  • Sering mengalami  otot kram
  • Sakit perut
  • Kesemutan dan mati rasa

Ada beberapa kondisi bisa menyebabkan seseorang kekurangan kalium. Misalnya seseorang mengalami muntah-muntah dan diare yang bersamaan, terlalu banyak berkeringat, kecanduan alkohol, dan pakai obat pencahar yang berlebihan.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan5 jam ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan5 jam ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional2 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport2 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport2 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport3 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport3 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport3 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport3 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional4 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional5 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Populer