Nasional
Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan Beras untuk Masyarakat

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bantuan pangan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (11/09/2023), di gudang Bulog yang berada di Komplek Pergudangan Sunter Timur II, Kelapa Gading, Jakarta. Kepada para penerima, Presiden menyampaikan bahwa bantuan beras diberikan kepada masyarakat selama tiga bulan mulai dari bulan September hingga November.
“Jadi nanti ini tiga bulan ibu diberikan terus. Nanti insyaallah kita berdoa bersama bulan Januari nanti lagi,” kata Presiden kepada para penerima.
Sementara itu, sejumlah keluarga penerima manfaat pun mengaku bersyukur atas bantuan beras yang diberikan oleh pemerintah.
“Alhamdulillah kita merasa berkah, merasa bersyukur karena dapat sembako kita buat makan sehari-hari,” ucap Ibu Muayati, salah satu penerima manfaat.
Selain penyerahan bantuan, pada kesempatan tersebut Presiden juga meninjau ketersediaan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dipandu oleh Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso.
Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi


































